April 16, 2026
Image default
What's New

Doug Ingle Pendiri dan Vokalis Band Iron Butterfly Tutup Usia

South Jakarta – Berita duka datang dari dunia musik internasional. Doug Ingle, salah satu pendiri band heavy rock Iron Butterfly dan juga vokalis serta pemain organ pada lagu-lagu termasuk hit andalan mereka, “In-a-Gadda-Da-Vida,” meninggal dunia pada hari Jumat, 24 Mei 2024 di usia 78 tahun. Doug Ingle menjadi yang terakhir dari lineup klasik dari akhir 1960-an. Keluarga Ingle mengumumkan kematiannya di media sosial dan tidak menyebutkan penyebab kematiannya. “Dengan berat hati dan kesedihan yang besar mengumumkan meninggalnya Ayah saya Doug Ingle,” tulis Doug Ingle Jr. “Ayah meninggal dengan damai malam ini di hadapan keluarga. Terima kasih Ayah telah menjadi ayah, guru, dan teman. Kenangan penuh cinta yang berharga akan kubawa sepanjang sisa hari-hariku bergerak maju dalam perjalanan hidup ini. Sayang kamu ayah.”

Nama Iron Butterfly tidak lagi menjadi nama yang umum dalam nostalgia tandingan seperti band lain pada masanya, sebagian karena mereka bubar segera setelah kesuksesan terbesarnya di tahun 1971 – dan tidak menikmati reuni panjang seperti yang dilakukan beberapa kelompok lain. Namun Doug Ingle mengambil bagian dalam reuni singkat di akhir tahun 70an, dua lagi di tahun 1980an dan, akhirnya, tugas yang lebih lama di akhir tahun 1990an, yang berakhir ketika Ingle pensiun dari tampil sama sekali pada tahun 1999. Di antara anggota band lain dari era klasik band single “In-A-Gadda-Da-Vida”, gitaris Erik Brann meninggal pada tahun 2003, bassis Lee Dornan pada tahun 2012 dan drummer Ron Bushy pada tahun 2021.

Terlahir dengan nama Douglas Lloyd Ingle pada 9 September 1945 di Nebraska, Omaha, Amerika Serikat, Doug Ingle mendirikan Iron Butterfly di San Diego pada tahun 1966, tetap bersama grup tersebut ketika mereka pindah ke Los Angeles pada akhir tahun itu, dan menjadi bagian dari lineup klasik grup, yang menampilkan Ingle, drummer Ron Bushy, gitaris Erik Brann, dan bassis Lee Dorman. Karyanya ditampilkan di album Iron Butterfly ;Heavy’ (1968),’ In-A-Gadda-Da-Vida’ (1968), ‘Ball’ (1969) dan ‘Metamorphosis’ (1970). Dia juga menulis hit terbesar band, juga berjudul “In-A-Gadda-Da-Vida”.

Related posts

Nabila Taqiyyah Cerita Perjalanan Cinta di Debut Album ‘Kekal yang Sementara’

AQK

Lyodra Rilis Album ‘Melangkah’ Luncurkan Single “Malu Malu Tapi Nyaman”

AQK

Linkin Park Umumkan Formasi Baru Luncurkan Single dan Album Baru

AQK

Leave a Comment