July 16, 2026
Image default
Hot Releases

Musisi Emo rouri404 Rilis EP ‘Crows’ Lepas Single “decay” Bareng Vaeo

South Jakarta – Penyanyi, penulis lagu sekaligus produser asal Orlando, Amerika Serikat, rouri404, telah merilis EP terbarunya ‘crows’ melalui Red Bull Records. Proyek ini juga menampilkan single terbarunya “decay” yang menampilkan kolaborasinya dengan musisi alternatif Vaeo. EP terbaru rouri404 dirilis setelah ia merilis beberapa single. Melalui EP ini rouri404 memberikan pernyataan bahwa ia juga beralih menjadi seorang musisi yang bisa melakukan banyak hal. Bukan hanya memberikan jeritan-jeritan ala emo yang glitching, ia juga memberikan elemen drum-n-bass di beberapa lagunya. Sebagai musisi yang tidak ingin berada dalam satu kotak genre saja, rouri404 mencoba untuk menguasai segala macam genre dalam EP terbarunya dengan memperkenalkan sebuah gebrakan baru untuk musik emo yang jujur, dengan nuansa pop dan elektronik.

Dibalik pembuatan “crows”, rouri mengatakan: “Setelah merekam ‘smile’, aku semakin yakin kalau lagu ini harus menjadi track pertama pada EP ini dan aku juga ingin proyek EP ini bisa memberikan energi yang bersemangat, itu juga sebabnya aku meminimalisir adanya down time di antara lagu-lagu. Dengan kata lain, tidak ada istirahatnya. Dari segi produksi, kami terus mendorong ide-ide dari luar ranah kami pada biasanya, dan secara lirik aku hanya ingin menunjukkan sisiku sejujur-jujurnya sejelas mungkin. Tujuan utamaku dengan proyek ini adalah agar siapa pun yang mendengarkan bisa merasakan bahwa lagu ini juga bisa menjadi milik mereka sendiri. Harapanku semoga lagu-lagu ini bisa membantu dan mengingatkan siapapun yang sedang merasa sendirian bahwa mereka sepenuhnya sendirian, sekaligus apapun perasaan yang sedang mereka rasakan valid dan mau seberapa buruknya yang mereka pikirkan, perasaan mereka bisa diutarakan dan bisa didengarkan.”

Melengkapi perilisan dari EP terbarunya, “decay (feat. Vaeo)” juga hadir dengan sebuah video klip yang disutradarai oleh Pilot Lee. Video klip ini membawa penonton ke sebuah ruangan yang terisolasi bersama rouri404, diselingi dengan cuplikan video gaya rumahan yang mencerminkan elemen do-it-yourself (DIY) yang ada pada lagu tersebut. Kedua musisi ini pun tidak asing dengan satu sama lain, bukan hanya dalam ranah kolaborasi, dinamika pertemanan mereka juga akan terlihat pada video klip ini dan juga intensitas keseluruhan lagunya sendiri.

rouri404 Photo Credit Pilot Lee

Artwork EP ‘Crows’

rouri404 juga menambahkan: “‘decay’ adalah lagu terakhir yang kami garap untuk EP ‘crows’. Setelah menyelesaikan lagu-lagu lainnya untuk EP ini, semua produserku yang terlibat dan aku sendiri setuju bahwa kami membutuhkan satu lagu lagi yang memiliki intensitas yang kuat. Setelah menemukan loop guitar yang terdengar aneh namun sangat menarik dari teman kami RJ Pasin, aku langsung merekam sesuatu di atas 8 bar loop tersebut, dan seketika aku langsung merasa ada energi yang berbeda pada rekaman ini dibandingkan lagu-lagu yang lainnya. Secara lirik, aku hanya ingin terus terang dengan emosi yang sedang aku rasakan di momen tersebut. Setelah kehilangan nenekku tahun lalu, pikiranku berada di tempat yang tidak terlalu baik, aku sering menyendiri dari berbagai hal, dan sering kali menghabiskan waktu untuk memikirkan faktanya dalam kehidupan ini kita tidak bisa mengontrol semua hal yang terjadi. Pada akhirnya aku bisa mengutarakan semua perasaan ini ke dalam lagu-lagu yang aku tuliskan bersama teman-teman terdekatku. Pada akhirnya hal ini, proses pembuatan EP ini adalah sebuah pengalaman yang tidak akan aku tukarkan dengan apapun.”

Tentang rouri404

Seni dan internet adalah pelipur lara bagi orang-orang yang kurang beruntung dan selalu merasa terpinggirkan. Namun dibalik semua kesempatan yang ditawarkan oleh teknologi tersebut, orang-orang memiliki peluang untuk berubah menjadi sosok lain di jagad maya agar bisa bangkit dari kondisi mereka di kehidupan nyata. Sebagian besar hidupnya, Joseph (Joey) Cash, yang berasal dari Orlando, Amerika Serikat tumbuh dewasa di dalam grid dan aplikasi Logic dan SoundCloud ketika semua cara yang lebih tradisional yang telah ia coba dan selalu gagal. Sebagai seseorang yang putus sekolah pada usia 16 tahun, masa depan Joey dipenuhi keraguan. Ia sering dipecat dari pekerjaannya karena sering menghabiskan waktu untuk ngerap di depan rekan kerjanya, dan juga mengalami musibah dari satu ke musibah lainnya.

Mengembangkan dirinya sebagai musisi bergenre hyperpop di awal karirnya, akhirnya Joey mengambil nama rouri404 sebagai nama monikernya dalam bermusik. Ia akhirnya juga menemukan bahwa dalam proses menjadi rouri404 ia menemukan jati dirinya.

crows’ merupakan proyek kedua rouri404 di bawah naungan Red Bull Records dan merupakan proyek pertamanya di mana ia menghadirkan berbagai macam genre lagu, mulai dari hyperpop, trap-metal, sampai emo ke dalam sebuah EP yang sama. Meskipun menghadirkan genre yang berbeda-beda pada masing-masing lagunya, ia tidak kehilangan jati dirinya sebagai musisi dan juga seorang penggemar musik. Judul crows sendiri terinspirasi dari lagu-lagu demo milik Sklipnot dan juga film action Brandon Lee di tahun 1994, di mana soundtrack pada film tersebut merupakan perpaduan unik antara unsur goth, industrial, mental dan juga grunge – yang sampai hari ini memiliki pengaruh yang besar di dalam musik yang diciptakan oleh rouri404.

Sebagai seseorang yang berasal dari Orlando, rouri404 juga tidak lupa untuk memberikan penghormatan kepada kota kelahirannya dari pemilihan sound yang ia gunakan pada lagu-lagunya, ia memasukkan unsur dubstep ala Skrillex, metal core, dan juga elemen Dirty South hip-hop. Pada masa SMA, banyak teman-teman Joey mengajaknya menghadiri konser masa-masa awal karirnya XXXTentacion, di mana ia mencoba menyerap pelajaran yang bisa diambil dari rapper tersebut. Selama masa formatif ini, sosok Lil Peep juga menjadi sumber inspirasi ketika rouri404 ingin mengubah cara pendekatannya untuk melakukan sesuatu lebih dari hanya ngerap, kini ia mampu bernyanyi dan juga berteriak atau dikenal dengan istilah scream-sing. “Aku rasa orang-orang bisa merasakan kejujuran yang aku coba sampaikan melalui suaraku. Semua yang aku nyanyikan emang benar emo. Ketika aku sudah tau apa yang mau aku sampaikan, aku akan langsung mengutarakan semuanya.”

‘crows’ tidak meninggalkan sisa apa-apa di atas meja, hal ini sudah disadari sejak dirilisnya “Narcissist”, sebuah lagu yang bermula dari Soundcloud sampai akhirnya menjadi lagu Top 100 dalam hitungan jam di tahun 2021. “Sebelum ini semua, aku hanya membuat lagu bergenre hyperpop, namun dengan ‘Narcissist’ lagu tersebut lebih terasa seperti lagu pop-rock era 2000-an,” ungkap rouri404 sambil merenung. “Seketika aku menyadari sesuatu bahwa aku bisa melakukan apapun yang aku inginkan dengan musikku.” Setelah EP ‘GORE‘ yang ia rilis  pada tahun 2022, rouri404 semakin menekankan sisi rock dan emo sebagai tempat untuk menjadi wadah bakat-bakatnya sebagai seorang penyair, musisi, sekaligus, dan produser.

Lagu yang rouri404 rilis sebelumnya seperti  “smile,” “skin,” dan “spit” memperlihatkan kemampuannya untuk menulis lagu dengan lirik yang tajam. “Untuk ‘Skin’, aku menulis lagu tersebut ketika aku sedang berada di Los Angeles, pada saat itu aku sedang tidak berada di poin di mana aku merasa bahagia.” jelas rouri404. Proses produksi dari EP rouri404 mengambil tempat yang sama dengan lokasi di mana Evanescence dan Incubus mereka lagu-lagu rock hits mereka. Meskipun sebagian besar dari EP ‘crows’ mencakup elemen musik math-rock, drum-n-bass, dan EDM,  “decay” memberikan bocoran musik seperti apa yang rouri404 akan hadirkan kedepannya. “Aku sepertinya tidak akan pernah bisa mencapai sesuatu seperti ini lagi di lain waktu dalam kehidupanku.”

Terinspirasi oleh dualitas yang muncul ketika menciptakan musik di internet (bagaimana seseorang mempertemukan kapasitas tak terbatas untuk mengekspresikan diri batasan tanpa ruang dan waktu), rouri404 melihat musisi-musisi seperti Bones yang produktif dan Daft Punk yang perfeksionis sebagai dua malaikat pelindungnya; “Aku menemukan diriku selalu  berjuang antara menjadi misterius dengan visual dan estetika yang sempurna dan sisi lain dari, aku ingin mendapatkan sebanyak mungkin hasil secepat mungkin.” Namun, ketika keterampilan dan posisi rouri404 di industri musik semakin dikenal, proses kreatif rouri selalu berpegang teguh kepada asal-usulnya. Yaitu seseorang yang jiwanya tersesat yang selalu terhubung dengan pendengarnya, seraya ia mewakili orang-orang seperti dirinya sendiri yang mencakup para remaja yang sulit untuk dimengerti, penyair-penyair muda yang terjebak di cubicle pekerjaan mereka yang tak berarti, dan penggemar musik yang terlalu kewalahan mencari sesuatu yang permanen di saat segala sesuatu terasa mudah tergantikan. ‘crows’ bukan hanya sebuah penanda dari kedatangan dari rouri404 di industri musik, namun sosoknya bisa menjadi sebuah inspirasi untuk generasi selanjutnya.

Daftar lagu dari album ‘crows’:
1. smile
2. skin
3. spit
4. decay (feat. Vaeo)
5. shotgun carousel

 

(SPR)

Related posts

Film “Perang Kota” Sajikan Cinta, Perjuangan, dan Pengkhianatan, Dibintangi Ariel Tatum dan Chicco Jerikho

AQK

Luke Chiang Rilis Single “say that!”, Menuju Album Perdana

Qenny Alyano

Becky and the Birds Umumkan Album Debut ‘Only Music Makes Me Cry Now’ Lepas Single “I made my baby cry”

AQK

Leave a Comment