June 4, 2026
Image default
What's New

Shifty Shellshock, Frontman Band Crazy Town, Meninggal Dunia Overdosis

South Jakarta – Kabar duka datang dari dunia musik Internasional. Vokalis dan frontman band Crazy Town, Seth Brooks Binzer atau dikenal dengan nama Shifty Shellshock, meninggal dunia pada hari Senin, 24 Juni 2024 lalu di usia 49 tahun di rumahnya. Setelah sebelumnya belum diketahui penyebab kematian Shifty, namun kini ternyata sudah mulai terkuak. Dikabarkan penyebab meinggailanya Shifty penyalahgunaan overdosis obat. Penyebab kematiannya diungkapkan oleh perwakilan Binzer, Howie Hubberman, yang mengatakan kepada Rolling Stone:

“Seth telah bergelut dengan masalah penyalahgunaan zat selama beberapa waktu. Seth tidak senang dengan perjuangan sehari-hari yang disebut kehidupan. Beberapa orang menghadapi banyak masalah berbeda. Sangat disayangkan kita kehilangan begitu banyak orang karena kecanduan dan akses terhadap obat-obatan berbahaya. Shifty adalah sebuah tragedi dalam kehidupan nyata.Terlalu cepat, terlalu keras, terlalu cepat.”

Shellshock bertemu dengan salah satu pendiri Crazy Town, Bret Mazur, pada tahun 1992. Mereka pertama kali mulai membuat musik dengan nama Brimstone Sluggers, tetapi pada tahun 1999, moniker mereka diubah menjadi Crazy Town dan band ini menambahkan anggota Rust Epique, James Bradley Jr. . (alias JBJ), Doug Miller, Adam Goldstein (alias DJ AM) dan Antonio Lorenzo “Trouble” Valli. Album debut Crazy Town, “The Gift of Game,” dirilis pada November 1999 dan band ini mendukung Red Hot Chili Peppers dalam tur tak lama setelahnya.

Pada bulan Oktober 2000, Crazy Town merilis “Butterfly” sebagai single ketiga dari “The Gift of Game.” Lagu ini mengambil sampel lagu “Pretty Little Ditty” dari Red Hot Chili Peppers dan menampilkan gaya rap Shellshock yang santai — “Come my lady, come-come my lady, You’re my butterfly, sugar baby” — yang dengan mulus memadukan kedua genre tersebut. Lagu ini mencapai No. 1 di Billboard Hot 100 selama dua minggu tidak berturut-turut dan menjadi hit terbesar band.

Shellshock telah terbuka tentang perjuangannya melawan kecanduan dan muncul di beberapa reality show mengenai masalah tersebut, termasuk dua musim “Celebrity Rehab” VH1 dan dua musim acara lanjutannya “Sober House.” Pada tahun 2012, dia dirawat di rumah sakit setelah kehilangan kesadaran dan mengalami koma sebelum pulih. Dia terakhir ditangkap karena DUI pada tahun 2022.

Shellshock meninggalkan ketiga anaknya, Halo, Gage dan Phoenix.

Related posts

Special Drop JICAF 2025: Hindia Berkolaborasi dengan Seniman Indonesia & Malaysia

Qenny Alyano

25 Musisi Siap Ramaikan All U Can Hear Gigs Vol.2 Desember 2025

Qenny Alyano

MUSE Sukses Panaskan Penonton Jakarta Setelah 18 Tahun

Qenny Alyano

Leave a Comment