South Jakarta – Satu lagi grup musik baru yang siap meramaikan blantika musik Indonesia. Adalah duo pop folk asal kota Bandung, Rasukma yang baru saja merilis single bersama Juni Records, berjudul “Lala,,Lala” pada 29 Agustus 2024 lalu. Dalam keterangannya, Rasukma yang terdiri dari Shareza Sendhang Rasendrya atau Eson (vokal/gitar) dan Aulia Magnfirani atau Adel (vokal). Lagu “Lala,Lala” menjadi langkah awal dari Rasukma menuju debut album mereka yang akan segera dirilis. Dalam keterangannya, lagu “Lala,Lala” terinspirasi dari keresahan Eson terhadap ibunya yang bernama Lala masih terus bekerja bahkan sampai lembur demi untuk anak-anaknya yang sudah beranjak dewasa.
Lagu “Lala,Lala” juga ditujukan Rasukma untuk para ibu yang selalu bekerja keras demi anak-anaknya. Rasukma berharap lagu ini bisa jadi pengingat bahwa di balik kerja para ibu-ibu tersebut, juga tidak lupa untuk beristirahat dan bersenang-senang. Sebenarnya lagu “Lala,Lala’ telah dibuat jauh sebelum dirilis yaitu pada bulan Maret 2023 lalu namun masih berupa demo. Setelah beberapa kali mengalami perubahan aransemen dan lirik, lagu “Lala Lala” direkam pada bulan Agustus 2023 di Ava Studio, Bandung. Dalam keterangannya, Eson mengungkapkan,
“Kami rasa, sudah waktunya kami yang ambil giliran. Biar Ibu kami lebih banyak beristirahat, menikmati hari-harinya dan menuai buah dari apa yang sudah ia tanam dan rawat selama ini. Sekarang, giliran anak-anaknya yang bekerja keras untuk membalasnya.”
Sejumlah nama musisi dan band juga menjadi inspirasi Rasukma dalam membuat karya diantaranya adalah Efek Rumah Kaca dan Sore dari dalam negeri serta Pink Floyd dan Radiohead dari mancanegara. Nuansa pop yang dibalut dengan unsur folk dan alternative menjadi ciri dari musik yang disajikan oleh Rasukma. Sebelumnya Rasukma telah merils album ‘Inti Bumi’ pada 2020 lalu disusul dengan mini album (EP) ‘Ramu Waktu’ pada 2022 lalu.
Untuk video musik lagu “Lala,Lala” disutradarai oleh Rayhan Farqi diproduseri oleh Rasukma bersama Studio Sinema. Dalam video tersebut, menampilkan hubungan antara seorang anak dengan ibunya yang ditampilkan dalam tarian yang koreografinya dikerjakan oleh Tsania Ratnaduhita Surawiredja dan menampilkan penari Aisha Anindita Bastaman-Denia, Isvara Mahalia Denia serta Tsania Ratnaduhita Surawiredja..

