May 31, 2026
Image default
What's New

Marianne Faithfull, Ikon Musik 60-an Pelantun “As Tears Go By”, Tutup Usia

South Jakarta – Dunia musik internasional kembali berduka. Penyanyi dan aktris Marianne Evelyn Gabriel Faithfull atau dikenal dengan Marianne Faithfull pada hari Kamis 30 Januari 2025 lalu di usia 78 tahun. Kematiannya dikonfirmasi oleh juru bicara, yang tidak menyebutkan penyebabnya. Sejumlah musisi termasuk frontman The Beatles, Paul McCartney dan juga Morrissey ikut membeirkan peryataan. 

“Sungguh berita yang menyedihkan bahwa Marianne Faithfull telah meninggal dunia. Dia hadir dalam hidupku di tahun enam puluhan dan merupakan gadis cantik berusia 17 tahun yang manis yang memancarkan kegembiraan yang polos. Kemudian selama bertahun-tahun aku cukup beruntung untuk bertemu dengannya dan menjadi sahabatku seumur hidup. Sungguh menyedihkan memikirkan bahwa saya tidak akan bertemu dengannya lagi, tetapi kenangan tentang pertemuan kita selama bertahun-tahun akan selalu membawa saya kegembiraan. Semoga Tuhan memberkati Anda Marianne dan membimbing Anda dalam langkah selanjutnya dalam perjalanan Anda.” ungkap Paul McCartney.

Sementara Morrissey juga ikut mengucapkan bela sungkawa, “Marianne Faithfull, RIP. This is the evening of the day  piringan hitam pertama yang saya beli. “‘Come And Stay With Me’ … beberapa tahun kemudian, saat duduk di tempat tidurnya di Brussels … mendengar versinya dari ‘Dear God, Please Help Me’ … dia berkata ‘Lou Reed menyuruhku untuk meng-cover lagu itu’ … musiknya membuat kami semua lebih dekat … gadis yang kepadanya semua terjadi.”

Dilahirkan pada 29 Decsmber 1946 di Hampstead, London, Faithfull memulai kariernya pada tahun 1964 setelah menghadiri sebuah pesta untuk band The Rolling Stones, di mana ia ditemukan oleh Andrew Loog Oldham. Nama Marianne semakin dikenal saat  merilis singel top 5 Inggrisnya “As Tears Go By” dan menjadi salah satu artis wanita terkemuka dalam British Invasion di Amerika Serikat. Album studio debutnya tahun 1965 ‘Marianne Faithfull’, dirilis bersamaan dengan album studionya ‘Come My Way’, meraih kesuksesan besar dan diikuti oleh album-album selanjutnya di Decca Records. Dari tahun 1966 hingga 1970 ia menjalin hubungan romantis yang dipublikasikan secara luas dengan Mick Jagger. Popularitasnya meningkat melalui peran-perannya dalam film, termasuk ‘I’ll Never Forget What’s’isname’ (1967), ‘The Girl on a Motorcycle’ (1968) dan ‘Hamlet ‘(1969).

Setelah lama absen, Marianne Faithfull kembali bermusik pada tahun 1979 dengan merilis album studio ketujuh yang mendapat pujian dari kritikus, ‘Broken English’. Album tersebut sukses secara komersial dan menandai kebangkitan karier musiknya. ‘Broken English’ membuat Marianne ‘Faithfull dinominasikan untuk Grammy Award untuk Penampilan Vokal Rock Wanita Terbaik dan dianggap sebagai “rekaman definitifnya”. Ia kemudian merilis serangkaian album studio termasuk Dangerous Acquaintances’ (1981), ‘A Child’s Adventure’ (1983) dan ‘Strange Weather’ (1987).

 

Related posts

Naura Ayu Kembali Rilis Single Baru “Ternyata”

AQK

Lomba Sihir Siap Buka Lembaran Kedua Hadirkan “Menit Tambahan”

AQK

Kim Gordon Rilis Film Pendek “NOT TODAY” Dari Album ‘PLAY ME’

Qenny Alyano

Leave a Comment