May 27, 2026
Image default
Asian Hit ListMusicologyWhat's New

Perseteruan NewJeans VS ADOR Berlanjut, Terungkap Fakta Baru di Pengadilan

South Jakarta – Perseteruan girl group NewJeans dengan ADOR telah memasuki babak baru. ADOR yang dimiliki HYBE mengungkapkan bahwa pihaknya tetap memberikan pembayaran  kepada NewJeans selama sidang pengadilan pada hari Kamis (3 April) dalam sengketa kontrak mereka. Agensi tersebut mengungkapkan bahwa pembayaran terus berlanjut bahkan setelah grup tersebut berusaha mengakhiri kontrak eksklusif mereka, seperti yang diberitakan oleh Koreaboo di hari yang sama.

Selama proses di Pengadilan Distrik Pusat Seoul, ADOR dilaporkan telah memberikan bukti telah memenuhi komitmen keuangan untuk menolak klaim bahwa mereka gagal memenuhi kewajiban manajemen mereka. ADOR mengklaim bahwa perusahaan terus melakukan pembayaran bulanan kepada anggota NewJeans termasuk biaya iklan dan pembayaran acara, selain gaji, meskipun menerima pemberitahuan pemutusan kontrak pada November lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, NewJeans, yang telah mengubah nama mereka menjadi NJZ, menyatakan pada bulan November bahwa kontrak mereka dengan ADOR batal demi hukum, setelah keluar tuduhan penganiayaan dan perundungan yang dilakukan oleh staf ADOR di tengah konflik yang sedang berlangsung antara label tersebut dengan mantan CEO sekaligus manajer NewJeans, Min Hee-jin. Baru-baru ini, ADOR memberi tahu pengadilan bahwa sejak Oktober 2023, penyelesaian dengan NewJeans telah mencapai sekita 12 miliar Won ($8,2 juta), yang diklaim perusahaan telah dibayarkan kepada anggota NewJeans.

Agensi tersebut selanjutnya mencatat investasi yang dilakukan oleh perusahaan induk HYBE di NewJeans. Dikatakan bahwa HYBE mengakuisisi 100% saham ADOR senilai 5 miliar Won ($3,4 juta dengan nilai tukar saat ini) pada November 2021 setelah ADOR berpisah dari Source Music. HYBE kemudian melakukan investasi tambahan sebesar 10 miliar Won ($6,9 juta) pada tahun 2021 dan 6 miliar Won ($4,1 juta) pada tahun 2022 untuk mendukung operasi ADOR, Koreaboo melaporkan.

Perwakilan ADOR juga mengungkapkan dalam persidangan tersebut bahwa biaya produk untuk album debut NewJeans saja mencapai sekitar 7 miliar Won ($4,8 juta), lebih dari dua kali lipat rata-rata industri sebesar  3 miliar Won ($2 juta) pada saat itu. Grup tersebut debut pada Juli 2022 dengan singel “Attention”. ADOR mengklaim bahwa HYBE telah menginvestasikan total 30 miliar Won ($20 juta) untuk membantu debut NewJeans. ADOR menekankan bahwa mereka “melakukan investasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya, hanya untuk NJZ,” untuk menepis klaim bahwa “HYBE tidak menyukai NJZ.”

Di sisi lain, tim hukum NewJeans menyatakan bahwa pemecatan mantan CEO Min Hee Jin menjadikan ADOR saat ini sebagai “perusahaan yang berbeda” dari perusahaan tempat mereka bekerja sebelumnya.

“Kami tidak hanya berbicara tentang Min Hee Jin. Ketika Min Hee Jin digulingkan, dan manajemen baru berada di bawah HYBE, manajemen baru tersebut memiliki nilai-nilai yang sama sekali berbeda dari masa lalu dan [menjadi] perusahaan yang berbeda,” kata tim hukum NewJeans seperti dikutip oleh Koreaboo di persidangan tersebut.

Min, yang secara luas dianggap sebagai otak di balik NewJeans, mengundurkan diri sebagai direktur internal ADOR, mengeluarkan surat publik pada bulan November di mana ia menuduh bahwa tindakan HYBE terhadapnya adalah pembalasan atas upayanya untuk membocorkan pelanggaran yang dilakukan perusahaan raksasa K-pop tersebut.

“Hubungan kepercayaan telah rusak, jadi kami tidak bisa melanjutkan hubungan ini,” kata tim hukum NewJeans. “Kami berharap bahwa daripada hanya melihat Min Hee Jin, dalam situasi di mana dia telah dikeluarkan, kami berharap pengadilan akan memeriksa apakah ADOR yang dulu dan sekarang sama dengan agensi yang dipercayai grup ini dan apakah sesuai bagi mereka untuk melanjutkan ADOR yang sekarang,” mereka menambahkan.

Sementara itu, tim hukum ADOR menyebut argumen NewJeans kontradiktif, khususnya mengenai pengaruh kreatif Min Hee Jin.  “Memang benar bahwa Min Hee Jin berkontribusi dalam pembentukan NJZ, tetapi tidak masuk akal untuk mengatakan bahwa mereka tidak dapat bertahan tanpa Min Hee Jin,” kata ADOR.

Perwakilan hukum ADOR menambahkan: “ADOR adalah anak perusahaan HYBE, label hiburan nomor satu di Korea, jadi tidak masuk akal untuk mengatakan bahwa mereka tidak dapat menemukan produser lain. Mengingat mereka mempersiapkan penampilan di Hong Kong tanpa bantuan Min Hee Jin bertentangan dengan klaim mereka bahwa mereka tidak dapat melakukan apa pun tanpanya.”

Pernyataan agensi tersebut merujuk pada penampilan NewJeans baru-baru ini di ComplexCon di Hong Kong, di mana grup tersebut memperkenalkan diri mereka sebagai “NJZ” dan merilis lagu baru berjudul Pit Stop. Grup tersebut menutup konser dengan pengumuman bahwa mereka akan hiatus tanpa batas waktu setelah pengadilan di Seoul mengeluarkan perintah yang melarang mereka beroperasi secara independen dari label mereka.

“Sangat sulit bagi kami untuk mengatakan ini, tetapi ini mungkin penampilan terakhir kami untuk sementara waktu. Demi menghormati keputusan pengadilan, kami memutuskan untuk menghentikan semua kegiatan kami untuk saat ini,” kata grup tersebut kepada para penggemar.

Related posts

Shaggy Dog Ulang Tahun Ke-27 Luncurkan MV “Tonight”

AQK

Naura Ayu Rilis Single “Di Depan Mata” Kisahkan Sahabat Jadi Cinta”

AQK

Formasi Klasik Jane’s Addiction Rilis Single Baru “Imminent Redemption” Setelah 34 Tahun

AQK

Leave a Comment