July 16, 2026
Image default
Asian Hit ListWhat's New

Bintang Pop Singapura, Shye, Rilis Single Baru ‘All at Once”

South Jakarta – Bintang pop indie Singapura, Shye, kembali lewat single baru berjudul “All at Once”. Bernuansa atmosferik yang menghantui, “All at Once” membahas rasa sunyi yang hadir akibat patah hati. Cerita yang diangkat di lagu ini melanjutkan narasi di single sebelumnya, ” Waited for you ” . Namun kali ini para pendengarnya diberikan jalan cerita yang lebih dalam, dibalut dengan nuansa pengharapan yang akhirnya berubah menjadi penerimaan yang pahit.

Jika “Waited for you” membahas kesedihan saat kita menunggu seseorang yang tak datang hadir, “All at Once” menemani kita untuk melewati babak selanjutnya. “Lagu ini tentang dihantui oleh memori-memori seseorang yang telah move on sementara kita masih terperangkap di titik yang sama,” ujar Shye.

Ucapan “Come back to me” menjadi penggerak utama “All at Once” yang seolah memberikan ilusi bahwa kita baik-baik saja. “Duka di lagu ini menelisik di setiap sudut kehidupan kita saat kita mulai menyadari kehilangan akan orang-orang tersebut di setiap hal yang kita lihat. Saat kita tahu bahwa semuanya telah berakhir dan kita harus move on, namun kenyataannya, lebih mudah untuk mengatakan hal tersebut,” ujar Shye.

“Lewat lagu ini, aku ingin memberikan suara bagi bentuk patah hati yang senyap tapi rumit – yang sering kali tak terucapkan. Perasaan terjebak dalam sisa-sisa sesuatu yang telah pergi, sementara dunia terus berjalan. Aku berharap siapa pun yang sedang mengalami hal serupa dapat merasa Paham, dan tidak sendirian.” ungkap Shye.

Setelah merilis single ” Cecilia ” dan ” Waited for you ” , lagu terbarunya ini menjadi titik Shye meramu ruang suara yang lebih lembut, dreamy , dan jujur secara emosional. Dari segi nuansa musik, Shye meninggalkan warna musik yang lebih berat seperti rilisan sebelumnya, dan memilih suasana yang lebih atmosferik—dipenuhi permainan gitar dreamy dan lirik-lirik yang polos, tanpa topeng. “All at Once” terdengar seperti helaan napas dari hati—lembut, menghantui, dan agak rapuh.

Tentang makna dari lagu ini, Shye bercerita, “Inspirasi datang dari ruang emosi yang aneh—di mana segalanya masih mengingatkanku kepada seseorang, meskipun ia sudah tidak ada dalam kehidupannya. Saat sedang jatuh cinta, hidupmu perlahan terbentuk di sekitar orang itu. Tapi ketika ia pergi, yang tersisa hanyalah bayangan dari apa yang dulu ada.”

Melalui lirik dan aransemennya, ia menangkap rasa pilu yang sunyi sambil terus berusaha untuk terus berjalan sambil mengumpulkan kepingan hati yang belum pulih sepenuhnya. Permukaannya tampak tenang, tapi di dalamnya penuh gejolak perasaan yang belum selesai.

“All at Once” adalah genggaman hangat untuk siapa pun yang sedang berjuang—teman bagi mereka yang diam-diam menahan sakit, menawarkan ketenangan, dan membuat mereka merasa tidak sendirian. “Tidak apa-apa jika tidak baik-baik saja,” katanya. “Kadang, duduk bersama kenyataan itu adalah bagian dari proses kita sembuh.” Lebih dari segalanya, Shye berharap lagu ini bisa sampai pada mereka yang paling membutuhkan waktu yang paling tepat dan memberi mereka keberanian untuk memberi diri mereka sendiri ruang dan waktu untuk benar-benar pulih.

Tentang Shye

Shye adalah seorang musisi independen, produser, dan penulis lagu berusia 22 tahun dari Singapura. Seorang musisi yang menjunjung tinggi semangat melakukannya sendiri (diy), Shye juga menulis, merekam, dan melakukan mixing dan mastering musiknya sendiri dari rumah. Musiknya terinspirasi oleh berbagai genre mulai dari pop elektronik yang dreamy, pop-punk 2000an, dan band-band rock Inggris tahun 80an.

Shye musik belajar secara otodidak dan memulai perjalanan musiknya di umur 16 tahun saat ia berpartisipasi dalam sebuah kompetisi musik secara iseng pada tahun 2018. Secara tak terduga ia keluar sebagai juara dan tak lama dia untuk kemudian merilis EP perdananya berjudul ‘Augus7ine’ di tahun yang sama. Shye dikenal sebagai musisi yang produktif. Pada tahun 2020 Shye merilis album perdananya berjudul ‘Days to Morning Glory’ yang menampilkan 14 lagu. EP kedua Shye berjudul ‘hello TRINITY’ dirilis pada tahun 2021, dan disusul oleh EP ‘idk it’s tricky’ pada tahun 2022. Proyek musik terbarunya ‘9LIVES’ yang bernuansa rock alternatif dirilis pada Oktober 2023 dan ia terus merilis musik baru sepanjang tahun 2024 dan 2025.

Shye ( foto : istimewa )

Shye telah menjadi musisi pembuka untuk beberapa musisi internasional termasuk Daniel Caesar , Clairo , Superorganism , Sales , Men I Trust , dan The Chairs . Ia juga telah tampil di berbagai festival musik seperti Tiger Den SXSW di Austin, Texas (2023), Asia Rolling Music Festival di Taiwan (2022), Urbanscapes di Malaysia, (2019), Baybeats di Singapura (2023, 2019), dan secara virtual di Music Lane Okinawa (2021) dan Bangkok Music City (2020). Shye juga tampil di seremoni pembukaan perdana menteri Singapura yang baru pada Mei 2024 lalu. Selain itu, Shye juga tampil di festival musik The Alex Blake Charlie Sessions bulan Desember lalu yang turut menampilkan Juliet Ivy dan SOBS . Shye juga baru saja tampil di panggung Emerge Fest di Taiwan, dan menggelar konser perdananya di Bangkok, Thailand pada bulan April lalu.

Shye juga dinobatkan sebagai ‘Best New Act from Asia’ di gelaran BandLab NME Awards 2022 , serta menerima penghargaan ‘Rising Star Award’ dari KKBOX di tahun yang sama. Ia juga menjadi finalis dalam program Realitas Musik asal Tiongkok, 《青年派计划》, yang ditayangkan di Mango TV. Tahun lalu, Shye berpartisipasi dalam ajang survival show Chuang Asia Thailand .

Namanya juga masuk dalam berbagai daftar bergengsi seperti Forbes Asia 30 under 30 , Tatler Asia’s Gen.T Leaders of Tomorrow 2024 , Dazed 100 Global dan Asia, serta Prestige 40 under 40. Pada November lalu, Shye diundang oleh Chanel untuk menghadiri Chanel Cruise Replica Show di Hong Kong , acara yang juga dibawakan oleh musisi ternama seperti G-DRAGON dan Angèle . Ia kemudian tampil di Paris Fashion Week pertamanya bersama Chanel pada bulan Maret. Shye pun telah meliput cover majalah seperti FEMALE , Men’s Folio , Prestige , Her World , Grazia , dan Aplus , serta membawakan berbagai kolaborasi dengan sejumlah brand fashion ternama.

(SPR)

Related posts

Kis-My-Ft2 Umumkan Peluncuran Katalog Lengkap di Platform Streaming

AQK

SIVIA Rayakan Fase Kehidupan Lewat “Bangkit (Apa Yang Kau Takutkan?)”

AQK

Good Charlotte Perkenalkan “Stepper” Single Kedua Menuju Album ‘Motel Du Cap’

AQK

Leave a Comment