May 14, 2026
Image default
Hot Releases

Bolehmusic Wawancara Dengan Ehrling : Musik Saya Jelas Condong Ke Arah Nuansa Chill dan Tropical House.

South Jakarta – DJ dan produser asal Swedia, Ehrling, membuka suasana musim panas dengan single terbarunya, ‘Ocean Blue’, sebuah kolaborasi penuh sinar matahari bersama penyanyi-penulis lagu asal Norwegia, Eirik Næss. Menggabungkan elemen downtempo, chill, tropical house, dan electronic pop, ‘Ocean Blue’ adalah pelarian sonik murni.

Ehrling, artis dan produser asal Swedia, memulai perjalanan musiknya sejak usia delapan tahun, belajar piano dan menunjukkan bakat alami dalam menciptakan melodi yang catchy. Di usia tiga belas, dia sudah mulai memproduksi musik sendiri lewat komputer. Ehrling membangun koleksi lagu dan menemukan ciri khas suaranya: saksofon. Ia memilih saksofon karena bisa mengekspresikan emosi layaknya melodi vokal.

Musiknya mulai dikenal lewat video para vlogger perjalanan di YouTube, yang kontennya bertema tropis sangat cocok dengan gaya musiknya. Paparan ini membantu Ehrling menjadi salah satu dari tiga artis yang paling sering digunakan di platform tersebut.

 

Sejak itu, Ehrling terus berkarya dengan merilis musik dan tampil di festival besar di Swedia seperti Summerburst dan Lollapalooza. Ia kini dianggap sebagai salah satu artis terdepan di dunia dari genre Chill dan Tropical House, sejajar dengan nama-nama seperti Bakermat, Klingande, Lost Frequencies, Kygo, dan Sam Feldt. Hingga saat ini, lagunya telah diputar lebih dari setengah miliar kali, termasuk lagu populer seperti “Sthlm Sunset” dan “Ona Ona”. Salah satu puncak kariernya adalah ketika Madonna mengunggah ulang musiknya di Instagram, di mana anak-anaknya menari diiringi lagu Ehrling.

 

Beberapa waktu lalu, Bolehmusic mendapat kesempatan wawancara dengan Ehrling tentang single barunya,  ‘Ocean Blue’. Berikut petikannya,

1) Tolong beri kami gambaran tentang bagaimana Anda menciptakan Ocean Blue dan tentang apa lagu ini?

Ocean Blue dimulai dengan ide yang sangat sederhana, hanya piano dan saksofon. Saya hanya bermain-main, mencoba membuat sesuatu yang terasa santai dan emosional. Kemudian Eirik menambahkan vokalnya, dan semuanya menjadi sangat alami. Lagu ini tentang suasana hati yang santai, suasana musim panas, tanpa stres, hanya suasana hati yang baik dengan sedikit emosi di baliknya.

2) Mengapa Anda memilih untuk berkolaborasi dengan Eirik Ness dan apakah ada tantangan karena kalian berdua berasal dari negara yang berbeda?

Saya dan Eirik bertemu di acara musisi Skandinavia selama ADE, dan kami langsung cocok. Awalnya kami bahkan tidak benar-benar berbicara tentang membuat musik bersama. Itu hanya energi yang baik. Setelah saya kembali ke Swedia, saya dan label saya mengiriminya beberapa instrumen, dan dia benar-benar cocok dengan salah satunya. Vokalnya sangat cocok secara alami, jadi masuk akal. Meskipun kami berada di negara yang berbeda, itu tidak menjadi masalah, kami mengunggah lagu itu ke sana ke mari secara online, dan semuanya berjalan lancar.

3) Apa rencana Anda selanjutnya setelah merilis Ocean Blue dan Summer On My Mind?
Ada rencana tur ke Asia atau Indonesia?

Saat ini, saya hanya fokus merilis lebih banyak musik dan melihat ke mana hal itu akan membawa saya. Saya tidak punya rencana tur saat ini, tetapi saya ingin mengunjungi Asia dan khususnya Indonesia suatu saat nanti. Itu pasti ada dalam daftar saya.

4) Beberapa media telah melabeli suara Anda sebagai bagian dari genre Chill dan Tropical House, bagaimana menurut Anda?

Ya, saya pernah melihatnya dan saya pikir itu cocok. Musik saya jelas condong ke arah nuansa chill dan tropical house. Tetapi saya tidak terlalu memikirkan genre saat membuat sesuatu. Saya hanya mengikuti apa yang terasa enak. Terkadang lebih lembut, terkadang lebih beraliran dance. Saya hanya mencoba untuk membuatnya tetap menyenangkan dan membangkitkan semangat.

5) Apakah ada artis atau produser dari Asia yang saat ini ada dalam radar Anda?

Saya belum berkesempatan untuk menyelami dunia musik Asia, tetapi saya sangat terbuka untuk menemukannya. Menemukan musik baru dari berbagai belahan dunia selalu menyenangkan dan merupakan cara yang bagus untuk mendapatkan inspirasi juga.

Related posts

.Feast Memulai Era Baru Luncurkan Album ‘Membangun & Menghancurkan’

AQK

Film ‘Siksa Kubur’ Siap Tayang di Layar Bioskop 11 April 2024

AQK

Giant Killing Gandeng Andre Dinuth Lepas Single “TOXIC”

AQK

Leave a Comment