July 10, 2026
Image default
Hot GearWhat's New

Matt Cameron Mengundurkan Diri Dari Pearl Jam Setelah Hampir 3 Dekade Bersama

South Jakarta – Kabar kurang mengenakkan datang dari band rock Pearl Jam. Drummer Matt Cameron telah mengumumkan pengunduran diri setelah hampir tiga dekade bersama band tersebut. Sanf drummer mengumunkan kabar tersebut menulis di media sosialnya: “Setelah 27 tahun yang fantastis, saya telah melangkahkan kaki terakhir di panggung drum untuk Pearl Jam yang hebat. Banyak cinta dan rasa hormat kepada Jeff, Ed, Mike, dan Stone karena telah mengundang saya bergabung dengan band tersebut pada tahun 1998 dan memberi saya kesempatan sekali seumur hidup, yang penuh dengan persahabatan, seni, tantangan, dan tawa. Saya selamanya berterima kasih kepada kru, staf, dan penggemar di seluruh dunia. Ini adalah perjalanan yang luar biasa. Akan ada lebih banyak lagi. Terima kasih dari lubuk hati saya yang terdalam.”

Sementara personil band Pearl Jam lainnya menambahkan dalam pernyataan terpisah: “Dari menjadi salah satu pahlawan musik pertama kami di band Skinyard dan Soundgarden yang hebat, hingga bermain di demo pertama kami pada tahun 1990, Matt Cameron telah menjadi musisi dan drummer yang luar biasa dan luar biasa. Dia telah memacu pertunjukan langsung dan rekaman studio Pearl Jam selama 27 tahun terakhir. Itu adalah babak yang sangat penting bagi grup kami dan kami selalu mendoakan yang terbaik untuknya. Dia akan sangat dirindukan dan akan selalu menjadi teman kami dalam seni dan musik. Kami mencintaimu Matt.”

 

 

 

Matt Cameron pertama kali bergabung dengan Pearl Jam sebagai pengganti Jack Irons yang juga mantan drummer Red Hot Chilli Peppers. Dave Krusen adalah drummer awal Pearl Jam, diikuti oleh Matt Chamberlain dan Dave Abbruzzese.

Matt Cameron mulai bermain drum secara profesional pada usia 14 tahun di berbagai band cover di San Diego. Ia mengambil pelajaran privat dari usia 17-19 tahun dengan Jon Szanto dari San Diego Symphony. Matt pindah ke Seattle pada usia 20 tahun (1983). Ia bermain di berbagai band, dan langsung menemukan dunia musik lokal yang kreatif sangat menginspirasi.

Saat di Seattle, Matt bertemu banyak orang kreatif, termasuk tetangganya Kim Thayil. Band baru Kim, Soundgarden membutuhkan drummer baru, jadi Matt bergabung dengan band grunge Seattle tersebut yang menjadi pelopor dan bermain bersama mereka dari tahun 1986 hingga 1997. Mereka melakukan tur keliling dunia berkali-kali, bertemu banyak orang hebat, dan memenangkan dua Grammy Awards.

Tak lama setelah Soundgarden bubar, Matt diminta untuk bergabung dengan Pearl Jam pada tahun 1998. Matt juga pernah bergabung dengan berbagai band proyek sampingannya seperti Hater dan Wellwater Conspiracy  Pada tahun 2010, Soundgarden bersatu kembali untuk tur baru dan merilis album baru, “King Animal”, pada tanggal 13 November 2012. Namun tak lama kemudian Soundgarden secara efektif bubar lagi setelah kematian vokalis Chris Cornell pada bulan Mei 2017.

Related posts

Dipha Barus dan Hindia Kolaborasi Putus Rantai Trauma di Single “Nafas”

Qenny Alyano

Madison Beer Rilis Single “15 MINUTES” Jelang Tampil di LALALA Festival Jakarta

AQK

Deredia Satu Dekade, Lepas Single “Pernah Muda”

Qenny Alyano

Leave a Comment