April 21, 2026
Image default
What's New

Jade LeMac Runtuhkan Semua Tembok di Single “Sleeping with the Lights On”

South Jakarta – Setelah kesuksesan single “Running Home” yang dirilis Agustus lalu, penyanyi, penulis lagu, dan multi-instrumentalis Kanada Jade LeMac hari ini merilis single bernuansa ballad baru berjudul “Sleeping with the Lights On”.

Lagu ini menjadi lagu ketiga dari EP terbarunya ‘It’s Always at Night’ yang siap dirilis pada 7 November 2025 lewat Warner Music Canada / East West Records.

Sebuah lagu yang penuh dengan emosi serba jujur yang lembut, “Sleeping with the Lights On” adalah momen saat Jade LeMac meruntuhkan semua temboknya. “How the hell are you so fine, while I’m out here losing my mind?” ucapnya di lagu ini seraya ia bercerita tentang apa yang ia rasakan pasca berakhirnya sebuah hubungan. Jade telah menampilkan lagu ini di gelaran turnya dan di sesi Audiotree di mana ia juga membawakan “Constellations” dan “Running Home”, dan ia juga diwawancara di sesi tersebut.

“‘Sleeping with the Lights On’ adalah salah satu lagu terfavoritku. Lagu ini adalah lagu patah hati yang benar-benar jujur. Proses penulisan lagu ini juga menjadi momen saat aku menemukan sound-ku saat aku menulis lagu menggunakan gitar,” ungkap Jade LeMac.

Cara bercerita Jade membuat dirinya bersinar sejak awal karirnya. EP ‘It’s Always at Night’ menjadi penanda baru dari talenta bermusiknya. Gitar menjadi instrumen yang menjadi dasar pembuatan lagu-lagu di EP barunya yang dibantu oleh rekan produksi musiknya JVP yang telah berkolaborasi dengan Simple Plan dan Mother Mother. Hasilnya adalah karya-karya terbaru Jade yang memiliki nuansa pop lebih besar. Salah satu momen menarik di EP ini adalah paduan suara yang diisi oleh keluarga dan teman-teman Jade. Kehadiran mereka menjadi refleksi dari rasa kemanusiaan Jade karena ia membawa orang-orang tercintanya dalam perjalanan bermusiknya.

EP ‘It’s Always at Night’ berpusat pada misi Jade untuk menyelami tema-tema tentang jatuh cinta dan menemukan jati diri, ia membuka diri kepada para pendengarnya. Ia juga menemukan kekuatan dalam dirinya terlepas dari segala kerentanannya. Tentang EP ini, Jade menjelaskan: “‘It’s Always at Night’ adalah kisah tentang seseorang yang jatuh cinta. Ada lagu-lagu yang mewakilkan beragam emosi seperti patah hati, hasrat, cinta, dan nafsu. Setiap lagu memiliki kisahnya sendiri dari pengalamanku jatuh cinta pada seseorang.”

Dari awal tahun ini, Jade LeMac telah mencapai tonggak penting dengan penampilannya di Osheaga Music and Arts Festival dan Lollapalooza 2025 — bahkan bergabung dengan ROLE MODEL di atas panggung pada after party Lollapalooza-nya. Kini, penyanyi serta penulis lagu yang tengah naik daun ini sedang bersiap untuk bergabung dengan artis peraih GRAMMY® Award, Maren Morris, sebagai pembuka turnya yang akan datang — mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pendatang baru paling menjanjikan saat ini.

Di usianya yang masih 21 tahun, ia telah menerima pujian dari banyak publikasi ternama termasuk LA Weekly, OnesToWatch, Rolling Stone, Wonderland Magazine, GLAAD, dan masih banyak lagi. Hal ini membuktikan pengaruhnya dalam industri musik yang kian berkembang. Dengan lebih dari 450 juta total stream secara global, serta lebih dari 1,6 juta pengikut di TikTok, jangkauan Jade terus berkembang di seluruh dunia. Basis audiens TikTok yang mayoritas berasal dari Asia Tenggara juga mengukuhkan masa depan yang baik di bagian dunia ini, dengan Filipina di peringkat #1, diikuti oleh Thailand (#3), Indonesia (#6), dan Vietnam (#8). Jade secara perlahan telah membangun basis penggemar yang setia dan kian berkembang melalui kejujuran jati dirinya — mendefinisikan ulang rupa dan suara bintang pop modern.

Daftar Lagu EP ‘It’s Always at Night’:
1. Running Home
2. Heaven’s Sake
3. Sleeping With The Lights On
4. Intertwined
5. Sweet Dreams
6. Pink Balloon

Jade LeMac -Photo Credit Meredith Traux

Tentang Jade LeMac

Jade LeMac bagaikan memiliki kaca pembesar untuk melihat ke dalam jiwa musik pop. Kekuatannya dalam menulis lagu membuatnya lihai dalam menciptakan sebuah semesta musik yang merayakan semua lapisan dalam kehidupan kita yang banyak orang sembunyikan. Seorang penyanyi, penulis lagu, dan multi-instrumentalist, Jade adalah seorang musisi berketurunan Vietnam dan memiliki ikatan kuat terhadap komunitas queer yang telah membantunya untuk mendobrak berbagai batasan genre. Kombinasi lirik-lirik penuh perasaan, performa vokal yang lembut khasnya, dan aktivismenya untuk komunitas queer  membuatnya masuk ke deretan musisi pop generasi baru yang karirnya patut diikuti.

Single 2021 Jade,  “Constellations”, viral dan ditampilkan di film 2024  ‘Sidelined: The QB and Me’ dan seri Netflix ‘My Life with the Walter Boys’. Lagu itu sudah mengumpulkan lebih dari 325 juta stream sampai hari ini. Pada 2023 ia merilis EP ‘Constellations’ dan disusul oleh EP ‘Confessions’ pada 2024 di mana ia terus bereksperimen dalam tehnik penulisan lagu dan bernyanyinya. Jade LeMac adalah sosok yang ekspresif di media sosial di mana ia tidak engga membagikan sisi Vietnam dan queer-nya dengan para penggemar musiknya. Hal itu kemudian menarik perhatian para kritikus musik dan industri musik. Ia masuk ke daftar 20 Under 20 GLAAD dan mendapatkan nominasi di kategori Outstanding Breakthrough Music Artist di gelaran 2024 GLAAD Media Awards. Ia juga telah mendapatkan pujian dari berbagai publikasi ternama seperti EarmilkWonderlandTeen VogueOnes To WatchFlaunt, dan POPDUST.

Kejujuran Jade terhadap perasaannya menjadi fondasi dari EP ‘It’s Always at Night’. Ia pun terus bergerak maju sebagai seorang musisi yang tak lelah untuk mengeksplorasi berbagai sudut musik seraya terus menjadi representasi bagi komunitasnya.

(SPR)

Related posts

Daftar Lengkap Pemenang Melon Music Awards (MMA) 2025

Qenny Alyano

Odan Saragih Mengabadikan Luka di Penghujung Musim Melalui Single Terbaru “Februari”

Angga Foster

Joyland Festival Umumkan Daftar Lengkap Penampil Siap Hadirkan Keseruan Selama 3 Hari

AQK

Leave a Comment