May 26, 2026
Image default
What's New

Jade LeMac Rilis EP ‘It’s Always At Night’, Ungkap Sisi Rapuh Yang Tersembunyi

South Jakarta – Musisi Kanada keturunan Vietnam, Jade LeMac, hari ini merilis EP yang telah ditunggu-tunggu berjudul ‘It’s Always at Night’ lewat Warner Music Canada / East West Records. Lewat EP terbarunya, penyanyi, penulis lagu, dan multi-instrumentalis yang berbasis di Vancouver ini membangun sebuah dunia yang merayakan sisi-sisi rapuh diri kita yang kerap ingin kita sembunyikan. Kombinasi lirik-lirik penuh perasaan dan vokal Jade yang lembut bersinar sepanjang enam lagu di EP ini. Dengarkan EP ‘It’s Always at Night’ lewat tautan ini.

Gitar menjadi instrumen dasar dalam pembuatan EP ini. Lirik-lirik puitis Jade kemudian diolah oleh rekan kolaboratornya JVP menjadi lagu-lagu pop yang terdengar besar. Lewat EP ini, Jade menyelami topik-topik seputar jatuh cinta dan pencarian jati diri, seraya ia membuka diri kepada para pendengarnya yang ternyata membuat dirinya menjadi kuat.

‘It’s Always At Night’ adalah sebuah kisah tentang seseorang yang jatuh cinta dengan cinta. Ada lagu-lagu untuk berbagai emosi. Patah hati, keinginan, cinta, dan hawa nafsu. Tiap lagu adalah sebuah cerita tentang berbagai hal yang aku rasakan saat aku sedang jatuh cinta dengan seseorang.”ungkap Jade LeMac Jade melanjutkan, “Begitu matahari tenggelam dan malam datang, aku sendiri di kamar tidurku. Semua perasaanku pun rasanya seperti terasa beratus-ratus kali lipat dan berbagai jenis pikiran pun masuk ke dalam kepalaku. Judul EP ini mencerminkan banyak perasaan yang lagu-lagu di EP ini wakili yang lebih dapat aku rasakan di waktu malam,”

EP ini menampilkan single “Pink Balloon”, “Sleeping with The Lights On”, dan “Running Home” yang terus berkembang dan telah masuk ke Top 50 chart radio pop Amerika Serikat dan Top 40 di Kanada. Jade juga merilis video lirik untuk single “Intertwined” bersamaan dengan perilisan EP ini.

Jade sedang mempersiapkan sebuah tur Kanada dan Australia yang siap digelar tahun depan. Tahun ini ia tampil di berbagai panggung di Amerika Serikat dan Kanada yang kemudian disusul dengan sejumlah penampilan di berbagai festival musik termasuk Lollapalooza dan Osheaga, serta menjadi musisi pembuka Maren Morris di tur musim gugur Amerika Utaran miliknya. Jade baru saja diumumkan menjadi penampil pre-show di gelaran iHeartRadio Z100 Jingle Ball di kota New York dengan lineup yang diisi Ed SheeranAlex WarrenRavyn Lenae, dan sebagainya.

Jade adalah seorang bintang muda yang telah mendapat pengakuan dari LA WeeklyOnesToWatchRolling StoneWonderland Magazine, dan juga GLAAD yang memberikannya nominasi untuk kategori Outstanding Breakthrough Music Artist. Karir Jade pun terus tumbuh, hal itu terbukti dari 450 juta stream secara global yang telah ia kumpulkan dan 1.6 juta follower di TikTok.

Asia Tenggara menjadi kawasan terbesar dari sisi basis penggemarnya. Filipina di peringkat #1, diikuti oleh Thailand (#3), Indonesia (#6), dan Vietnam (#8). Jade secara perlahan telah membangun basis penggemar yang setia dan kian berkembang melalui kejujuran jati dirinya — mendefinisikan ulang rupa dan suara bintang pop modern.

Daftar Lagu EP ‘It’s Always at Night’:
1. Running Home
2. Heaven’s Sake
3. Sleeping With The Lights On
4. Intertwined
5. Sweet Dreams
6. Pink Balloon

Jade LeMac Photo Credit Meredith Traux

Tentang Jade LeMac

Jade LeMac bagaikan memiliki kaca pembesar untuk melihat ke dalam jiwa musik pop. Kekuatannya dalam menulis lagu membuatnya lihai dalam menciptakan sebuah semesta musik yang merayakan semua lapisan dalam kehidupan kita yang banyak orang sembunyikan. Seorang penyanyi, penulis lagu, dan multi-instrumentalist, Jade adalah seorang musisi berketurunan Vietnam dan memiliki ikatan kuat terhadap komunitas queer yang telah membantunya untuk mendobrak berbagai batasan genre. Kombinasi lirik-lirik penuh perasaan, performa vokal yang lembut khasnya, dan aktivismenya untuk komunitas queer  membuatnya masuk ke deretan musisi pop generasi baru yang karirnya patut diikuti.

Single 2021 Jade, “Constellations”, viral dan telah mendapatkan sertifikasi Gold di Amerika Serikat dan Platinum di Kanada. Lagu tersebut juga ditampilkan di film 2024  ‘Sidelined: The QB and Me’ dan serial Netflix ‘My Life with the Walter Boys’.

Pada 2023 ia merilis EP ‘Constellations’ dan disusul oleh EP ‘Confessions’ pada 2024 di mana ia terus bereksperimen dalam teknik penulisan lagu dan bernyanyinya. Jade LeMac adalah sosok yang ekspresif di media sosial di mana ia tidak engga membagikan sisi Vietnam dan queer-nya dengan para penggemar musiknya. Hal itu kemudian menarik perhatian para kritikus musik dan industri musik.

Pada 2022, ia masuk ke daftar 20 Under 20 GLAAD. Dua tahun kemudian ia mendapatkan nominasi di kategori Outstanding Breakthrough Music Artist di gelaran 2024 GLAAD Media Awards. Ia juga telah mendapatkan pujian dari berbagai publikasi ternama seperti EarmilkWonderlandTeen VogueOnes To WatchFlaunt, dan POPDUST. Pada 2025, musikalitas Jade bersinar di atas panggung-panggung festival musik seperti Lollapalooza di mana ia menjadi musisi pembuka after party ROLE MODEL yang menampilkan Olivia Rodrigo sebagai tamu istimewa.

Jade pun terus memantapkan langkahnya di dunia musik lewat perilisan EP ‘It’s Always At Night’. Dua hal akan selalu menjadi dua hal terdepan dalam perjalanan musiknya yaitu representasi dan eksplorasi musik yang tidak pernah berhenti.

Related posts

Gitaris Legendaris Kadek Rihardika Rilis Single Instrumental “Roda Waktu”

Redaksi

Billkiss Rilis “Tahta (Hipdut Version)” Rayakan Patah Hati di Hari Kasih Sayang

Angga Foster

Oasis Memulai Tur Konser Reuni 25 Tahun di Cardiff, Simak Setlist Yang Dimainkan

AQK

Leave a Comment