South Jakarta – Band indiepop asal Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sunwich, kembali menorehkan pencapaian membanggakan di kancah musik internasional. Menutup tahun 2025, Sunwich akan kembali bertolak ke Jepang setelah sebelumnya sukses menjalani tur di awal tahun, termasuk tampil di Music Lane Festival Okinawa serta sejumlah panggung di berbagai kota.
Kesuksesan tersebut berbuah manis: Sunwich resmi mendapatkan slot tampil di Festival BiKN yang digelar di kawasan Shibuya, Tokyo, sebuah festival musik bergengsi yang menjadi etalase bagi band-band baru dengan potensi besar. Dalam perhelatan ini, Sunwich menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia, berbagi panggung dengan deretan nama menarik seperti Otoboke Beaver (Jepang), PAMI (Thailand), Haku (Jepang), Boylife (AS), Nono (China), Lucid Express (Hong Kong), dan Yel (Korea Selatan).
Perjalanan Musik dan Rilis Album
Sunwich merilis debut album mereka, ‘Apophenia,’ pada 23 Februari 2024 di bawah naungan Demajors Records. Album yang berisi 10 trek ini menjadi tonggak penting setelah lima tahun perjalanan musikal, didahului oleh mini album ‘Storage’ (2020) dan sejumlah single seperti “The Bended Man” (2022) dan “False Expectation”(2023).
Rilis ini langsung menarik perhatian label independen ternama Jepang, Big Romantic Records. Melalui Terao Budha, pemilik label, Sunwich mendapat kesempatan merilis Apophenia dalam format piringan hitam. Sebanyak 400 keping vinyl resmi dirilis pada Juli 2024, menandai apresiasi luar biasa dari pasar Jepang.
Antusiasme Personel Menjelang Tur
Vokalis Aliefa Agustine (Fia) mengungkapkan rasa takjub atas kesempatan ini. “Kami tidak menyangka akan secepat ini kembali main di Jepang. BiKN adalah salah satu festival yang kami incar sejak awal, jadi rasanya benar-benar menyenangkan bisa diundang tampil di sini,” ujarnya.Bassis Raflie ‘Ibek’ Arbiantara menambahkan,“Seneng banget bisa kembali main di Jepang. Semoga bisanambah pendengar baru dan dapat kesempatan kolaborasi dengan musisi Jepang.”
Sementara itu, drummer Rifki “Jibon” Handani menekankan bahwa ini adalah kali keempat Sunwich tampil diluar negeri. Mereka sebelumnya tampil di sejumlah ajang internasional, termasuk F1 Singapore (2023), Monsoon Festival Hanoi (2023), Gig Tabik! Bangkok (2023), Music Lane Okinawa (2025), dan Ombak FestivalJohor Bahru (Malaysia). Sunwich juga pernah hadir secara virtual di Rockin’ the Region – Esplanade Singapore
(2021) dan AXEAN Festival (2021).

Jadwal Tur Jepang
Dalam rangkaian tur terbaru ini, Sunwich akan tampil empat kali di Jepang, mencakup Shibuya – Tokyo, Saitama dan Yokohama. Sebelum naik panggung di BiKN Festival, mereka dijadwalkan tampil sebagai pembuka tur band Taiwan, I’m Difficult, serta tampil di sebuah gig khusus di Yokohama.
Rangkaian tur Sunwich ke Jepang ini didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Inisiatif ini merupakan bagian dari MTN Rekognisi Internasional, dalam trajektori Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya (MTN Seni Budaya) untuk membawa talenta musik Indonesia ke panggung dunia. Tur ini dirancang oleh SRMBookings & Services. Untuk lini merchandise, Sunwich turut didukung oleh SDY (Sun Eater Group) dan Heyfolks!
Tentang Sunwich
Terbentuk pada tahun 2019, Sunwich terdiri dari Aliefa Agustine (vokal), Raflie Arbiantara (bas), dan Rifki Handani (drum). Dengan warna indiepop yang khas dan energi panggung yang hangat, Sunwich terus berkembang menjadi salah satu band Indonesia yang paling aktif menembus panggung internasional.
(SPR)

