South Jakarta – Satu tahun setelah merilis album Manifestasi Hati, Nidji merayakan perjalanan emosional tersebut dengan cara yang lebih dekat dan personal. Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan rangkaian aktivasi di ruang publik yang menyatukan musik, perjalanan, dan cerita hidup warga Jakarta.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui Booth Manifestasi Hati 2026, sebuah instalasi interaktif yang berlangsung pada 19 Desember 2025 hingga 17 Januari 2026 di tiga titik strategis TransJakarta: Halte Dukuh Atas 1, Halte CSW, dan Halte Bundaran HI. Booth ini menjadi ruang singgah di tengah mobilitas kota, tempat penumpang TransJakarta dapat menuliskan manifestasi dan harapan mereka untuk tahun 2026, sekaligus menikmati listening session lagu-lagu dari album Manifestasi Hati.
Lebih dari sekadar instalasi visual, Booth Manifestasi Hati 2026 dirancang sebagai perpanjangan dari nilai album itu sendiri—sebuah karya yang lahir dari refleksi tentang cinta, harapan, doa, dan perjalanan batin manusia. Di tengah ritme kota yang cepat, booth ini mengajak publik untuk berhenti sejenak, mendengar, dan menuliskan apa yang mereka yakini.
Kolaborasi dengan TransJakarta juga memiliki makna personal bagi Nidji. Sebagai band yang lahir dan tumbuh di Jakarta, kota ini telah menjadi bagian dari perjalanan kreatif mereka sejak awal. Salah satu lagu dalam album Manifestasi Hati, Bolehlah Ku Berharap, secara khusus terinspirasi dari kehidupan Jakarta—tentang harapan yang tumbuh di tengah rutinitas, jarak, dan perjalanan sehari-hari. Lagu tersebut merekam perasaan banyak orang yang menjalani hidup di kota ini: berangkat pagi, pulang malam, dan tetap menyimpan doa kecil di sepanjang perjalanan.
“Album ini lahir dari banyak percakapan batin dan pengalaman yang kami jalani sehari-hari. Jakarta adalah ruang yang membentuk banyak cerita itu. Lewat booth ini, kami ingin membuka ruang agar Manifestasi Hati tidak berhenti di kami saja, tapi juga hidup di cerita orang-orang yang kami temui setiap hari,” ujar Ariel, gitaris Nidji.


Sebagai puncak dari rangkaian aktivasi ini, Nidji akan menggelar interactive showcase di area TransJakarta—sebuah pertunjukan musik yang dirancang bukan hanya sebagai konser, tetapi sebagai perayaan bersama atas satu tahun perjalanan Manifestasi Hati. Showcase ini akan menggabungkan musik, cerita, dan interaksi langsung dengan audiens, mempertemukan lagu-lagu di album dengan kisah nyata para pendengarnya.
Menurut Ubay, vokalis Nidji, kolaborasi ini terasa sangat dekat dengan keseharian mereka.
“TransJakarta adalah bagian dari denyut hidup Jakarta. Banyak orang jatuh cinta, patah hati, berharap, dan bermimpi di perjalanan mereka. Kami merasa Manifestasi Hati memang seharusnya hadir di ruang seperti ini—tempat emosi dan kehidupan nyata bertemu,” ungkapnya.
Album Manifestasi Hati sendiri dirilis pada 17 Januari 2025 dan menandai era baru Nidji bersama Ubay. Dalam satu tahun perjalanannya, album ini membawa Nidji pada berbagai pencapaian penting, mulai dari konser tunggal berskala internasional di Axiata Arena Kuala Lumpur dengan lebih dari 12.000 penonton, hingga terpilihnya lagu Teman Sejati sebagai soundtrack film animasi blockbuster Ejen Ali The Movie 2. Lagu-lagu seperti Lampu Hati, Zayang-Zayang, dan Bolehlah Ku Berharap tumbuh secara organik dan menemukan tempatnya di hati pendengar lintas generasi.
Melalui kolaborasi dengan TransJakarta ini, Nidji ingin menegaskan bahwa musik tidak hanya hidup di panggung atau platform digital, tetapi juga di perjalanan sehari-hari—di halte, di antrian, di waktu tunggu, dan di harapan yang dituliskan dengan jujur.
Manifestasi Hati kini tersedia di seluruh platform musik digital.

Tentang Nidji
Nidji adalah salah satu grup musik legendaris Indonesia yang dibentuk pada tahun 2002. Dikenal dengan gaya musik yang menggabungkan unsur pop, rock, dan elektronik, Nidji telah menghasilkan deretan hits yang mewarnai perjalanan musik Indonesia, seperti Hapus Aku, Laskar Pelangi, dan Disco Lazy Time.
Pada Februari 2019 Nidji melanjutkan perjalanan bersama Ubay, Vokalis baru dan semenjak saat itu telah mengeluarkan 6 single: Segitiga Cinta, Vibrasi (Dua Arah), Cinta & Portal Waktu, Wadoow, Abu-Abu, Buang-Buang Waktu, dan 1 album: Manifestasi Hati (2025)
Band ini terdiri dari enam personil dengan formasi terbaru: Ubay (Vokal), Ariel, Rama (Gitar), Randy, (Keyboard) Andro (Bass), dan Adri (Drum). Hingga saat ini Nidji terus berevolusi dengan tetap mempertahankan energi khas mereka yang penuh semangat dan inovasi.
(SPR)

