May 25, 2026
Image default
Asian Hit ListWhat's New

Shye Rilis Single Terbaru “Eclipse”, Terinspirasi Cocteau Twins & The Cure

South Jakarta – Musisi Singapura, Shye, merilis karya pertamanya di tahun 2026 lewat single “Eclipse” yang bernuansa indie-rock dan membahas tentang rasa sakit yang hadir saat kita mencintai seseorang yang belum tentu mencintai kita sepenuhnya. Topik seputar keintiman yang bersifat tarik-ulur, ketidakpastian, dan kerinduan yang menohok dibahas oleh Shye di “Eclipse”. Dengarkan “Eclipse” lewat tautan ini.

“Eclipse” mengajak kita menjelajahi ruang perasaan yang hadir saat kita menyayangi seseorang dengan sepenuh hati, namun orang tersebut tidak memiliki perasaan yang sama. Gerhana menjadi penggambaran dari situasi ini, khususnya lewat lirik-lirik yang menceritakan tentang adanya kedekatan sebelum akhirnya merasa jauh kembali. Keraguan pun muncul. Lagu ini pun berujung dengan adanya penerimaan, namun tetap dengan sebuah pertanyaan yang Shye bawakan dalam penggalan lirik berikut: “Would they miss you the same way when they’re gone, or do they simply like the safety of being able to miss you from a distance?”

Nuansa dream-pop dari band-band seperti Cocteau Twins dan The Cure terdengar sepanjang lagu yang dibanjiri permainan gitar dan efek reverb. Suasana hilang-timbul diwakili oleh permainan gitar di lagu ini. Vokal Shye terdengar airy dan intim, dilapisi dengan harmoni-harmoni dan efek vokal yang terdengar jauh, namun membuat suasana semakin dekat. Layaknya sebuah film bertema coming-of-age, “Eclipse” memadukan kesedihan dan kehangatan yang dapat hadir secara berdampingan, membuat rasa sakit hati terdengar indah.

“Sebagai karya pertamaku di tahun ini, lagu ini menjadi awal yang tepat untuk memberikan cuplikan dari karya-karyaku selanjutnya yang penuh dengan kejujuran, introspektif, dan penuh dengan berbagai macam emosi. Aku harap lagu ini menjadi ruang aman bagi banyak orang, di mana mereka merasa dapat dimengerti,” ungkap Shye.

“Eclipse” adalah lagu untuk kita semua yang memilih untuk mencintai tanpa jawaban yang jelas. Shye berharap lagu ini menjadi lagu yang dapat menjadi teman untuk banyak orang di masa-masa yang sulit dan dapat memberikan kenyamanan dan rasa aman.

Artwork “Eclipse” – Shye ( foto : istimewa )

Tentang Shye

Shye adalah seorang musisi independen, produser, dan penulis lagu yang dikenal melalui lagu-lagunya yang meleburkan genre indie-pop dan rock alternatif. Seorang musisi otodidak, ia menulis, merekam, memproduksi, serta melakukan proses mixing dan mastering semua lagunya sendiri. Hasilnya adalah warna musik yang intim dan ekspansif.

Shye memulai perjalanan musiknya di umur 16 tahun saat ia menjadi pemenang termuda di kompetisi musik Vans Musicians Wanted di tahun 2018. Sejak itu ia telah merilis karya secara reguler termasuk EP perdananya yang berjudul ‘Augus7ine’ di tahun yang sama, diikuti oleh album perdananya di tahun 2020 yang bertajuk ‘days to morning glory’. Album perdananya berhasil memenangkan Album of The Year di Youth Music Awards Singapura pada tahun 2021. Selanjutnya adalah EP eksperimental Shye yang berjudul ‘hello TRINITY’ dirilis pada 2021, dan disusul oleh EP ‘idk it’s complicated’ pada 2022, dan EP terkininya ‘9LIVES’ pada tahun 2023 yang diikuti oleh serangkaian single selama tahun 2024. Kini ia melanjutkan perilisan single-single menuju album berikutnya yang akan ia rilis di tahun 2026.

Shye telah tampil di festival musik Tiger Den SXSW di Austin, Texas (2023), AXEAN Festival di Singapura (2023), Asia Rolling Music Festival di Taiwan (2022), Urbanscapes di Malaysia (2019), Baybeats di Singapura (2023, 2019), Asiya Festival di Filipina (2024), dan secara virtual untuk Music Lane Okinawa (2021) dan Bangkok Music City (2020). Shye telah tampil juga di acara pengangkatan Perdana Menteri Singapura yang baru pada Mei 2024 lalu, dan menutup penampilan tahun itu di The Alex Blake Charlie Sessions pada bulan Desember 2024 bersandingan dengan musisi internasional lainnya. Pada 2025 ia memperluas jejaknya di benua Asia dengan penampilannya di Emerge Fest di Taiwan pada bulan Februari dan menggelar konser solo pertamanya di Bangkok, Thailand pada bulan April 2025. Di bulan September, Shye tampil untuk pertama kalinya di Indonesia pada acara AXEAN Festival Bali. Ia juga tampil di Music Matters Live di Singapura sebelum ia pergi ke Jepang untuk tampil di weekend penutupan World Expo Osaka. Shye mengakhiri 2025 dengan tampil di Sing60 Festival di Singapura. Shye memulai 2026 dengan penampilannya di Bangkok Music City. Ia dijadwalkan menjadi musisi pembuka konser Wisp Live in Singapura bulan Januari ini.

Shye telah melalang buana. Ia hadir di Times Square, New York City melalui billboard Spotify EQUAL, hingga dinobatkan sebagai Freshmusic’s Best New Artist di tahun 2021, Best New Act from Asia di Bandlab NME Awards 2022, dan KKBOX Rising Star Award 2022. Shye juga pernah difitur dalam 30 Under 30 milik Forbes Asia di tahun 2023, Gen T Leaders of Tomorrow milik Tatler Asia di tahun 2024, 40 under 40 milik majalah Prestige, dan 100 Global and Asia milik Dazed. Ia juga masuk ke daftar Top 10 of Asia: Southeast Asia’s Best Emerging Female Singers 2025.

Shye telah menjadi musisi pembuka untuk beberapa musisi internasional termasuk Daniel Caesar, Clairo, Superorganism, Sales, Men I Trust, dan The Chairs saat mereka menghampiri Singapura saat tur. Sebagai tambahan, ia juga pernah mewakili Singapura dalam acara televisi 青年派计划 (Youth π Plan) di Cina dan Chuang Asia di Thailand. Shye juga tergabung dalam deretan musisi yang menyanyikan lagu tema Hari Nasional Singapura di tahun 2021 yang berjudul “The Road Ahead” dan baru-baru ini, ia turut tampil di panggung National Day Parade Singapura sebagai bagian dari selebrasi SG60.

Di luar musik, Shye juga pernah diundang Chanel untuk menghadiri peragaan busana internasional pertamanya di Hong Kong pada bulan November lalu yaitu Chanel Cruise Replica Show yang turut dihadiri oleh musisi ternama dunia lainnya seperti G-DRAGON dan Angèle. Ia juga menjadi warga negara Singapura pertama yang diundang untuk hadir di peragaan busana Chanel di Paris Fashion Week bulan Maret lalu sebagai salah satu celebrity guest. Shye telah muncul di halaman depan berbagai majalah seperti FEMALE, Men’s Folio, Prestige, Her World, Grazia, Aplus, dan ELLE Singapore. Seiring berjalannya waktu, ia juga telah bekerjasama dengan berbagai brand, menjajal perannya sebagai orang berpengaruh di industri musik, mode, dan budaya.

Baik saat di atas panggung atau pun di studio kamar tidurnya, Shye terus melangkah maju dengan dorongan yang dipengaruhi oleh kecintaannya terhadap musik dan terus melahirkan karya yang mampu membuat pendengarnya merasakan yang tidak bisa diutarakan. Lewat tiap lagu, Shye mengundang para pendengarnya untuk masuk dan menjelajahi dunianya sambil bersama-sama mengarungi dunia ini.

(SPR)

Related posts

Bruno Mars dan Rose BLACKPINK Kolaborasi Lepas Single “Apt”

AQK

Menolak Tua Deep Purple Rilis Single “Portable Door” Dari Album ‘=1’

AQK

Kisah Ashira Zamita Berlanjut di Single Terbaru ‘1 Dari 1000’

AQK

Leave a Comment