South Jakarta – Masih ingat dengan lagu “Sabtu Minggu” yang pernah hits di awal tahun 2000-an lalu ? Musisi dan penulis lagu Sandy Canester kembali menghadirkan karya terbarunya berjudul “Pohon’. Sebuah lagu reflektif yang mengangkat tema sederhana namun mendalam, yaitu pohon sebagai saksi setia perjalanan hidup manusia, yang sering hadir tanpa disadari dan bahkan terlupakan.
Lewat lirik yang jujur dan puitis, Pohon diceritakan dari sudut pandang sebuah pohon yang selalu ada untuk manusia. Pohon mendengar cerita, menyaksikan sedih dan bahagia, serta menemani dari waktu ke waktu. Namun di balik kehadirannya yang setia, pohon kerap tidak mendapatkan perhatian yang sama dari manusia. Dalam acara media gathering yang berlangsung pada hari Jum’at (27/2) di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Sandy Canester mengungkapkan,
“Pohon adalah tentang hubungan yang sering kita anggap biasa. Kita datang saat butuh, bersandar saat rapuh, tapi lupa menjaga ketika sudah merasa kuat. Almarhum Ibu saya pernah bilang ‘kalau sama pohon tuh ajak ngobrol aja. Suatu malam di tahun 2017, saya lagi gak punya ide. Kebetulan di depan halaman rumah saya ada pohon mangga. Terus kepikiran bikin lagu tentang pohon. Terus saja aja ngobrol, :saya pengen bikin lagu buat kami nih’. Kira-kira begitu ide awalnya.’


Pohon digambarkan memiliki hidup, tumbuh, dan pada akhirnya mati, bahkan sering kali hidupnya berakhir demi manusia. Pesan ini disampaikan secara lembut tanpa menggurui, mengajak pendengar untuk berhenti sejenak dan merenung, bukan untuk dihakimi.
Dalam perilisan single ini, Sandy Canester bekerja sama dengan NOICE, platform content streaming terkemuka di Indonesia yang menghadirkan beragam konten seperti musik, podcast, film, radio streaming, dan konten-konten menarik lainnya. Melalui kolaborasi ini, Pohon dirilis secara eksklusif dan berbayar, yang dapat diakses melalui sistem pay-per-content di NOICE. Sebagian dari hasil penjualan lagu Pohon akan disalurkan untuk program donasi penanaman dan pelestarian pohon di Indonesia.
Secara musikal, “Pohon” hadir dengan aransemen yang tenang dan emosional, memberi ruang bagi lirik dan pesan untuk berbicara. Lagu ini dapat dimaknai secara personal oleh setiap pendengarnya, sejalan dengan perjalanan Sandy Canester saat ini yang lebih mengutamakan kejujuran karya dan dampak yang bisa diberikan melalui musik.
Melalui Pohon, Sandy Canester berharap lagu ini tidak hanya dapat menemani pendengar, tetapi juga menjadi pengingat bahwa manusia dan alam diciptakan untuk saling menjaga, bukan saling menghabiskan.
“Lagu ini tidak saya buat untuk menjadi ramai,” ungkap Sandy. “Saya hanya berharap Pohon bisa menemani, terutama bagi mereka yang sedang lelah.” lanjut Sandy.
Single “Pohon” kini tersedia secara eksklusif hanya di platform NOICE (https://open.noice.id/) dan akan didukung dengan video musik berkonsep visual minimalis yang sarat makna.

