May 12, 2026
Image default
What's New

PREP Rilis EP Baru ‘One Day In The Sun’, Siapkan Tur Asia 2026?

South Jakarta – Band asal Inggris Raya, PREP, hari Jumat lalu merilis EP terbaru berjudul ‘One Day In The Sun’ lewat label musik Bright Antenna Records. Sebuah semesta pop serba retro-futuristik yang menjelajahi berbagai era dan tempat, EP ‘One Day In The Sun’ diwarnai oleh melodi-melodi ceria nan hangat, serta lirik-lirik penuh suka duka khas PREP.

EP ini juga menjadi momen PREP menyegarkan kembali nuansa musik khas mereka yang telah dicintai oleh banyak orang di seluruh dunia. Menampilkan empat lagu, EP ini turut menghadirkan single utama “Do What You Gotta” yang dirilis Januari lalu dan menjadi momen PREP berkolaborasi dengan band asal Taipei, Sunset Rollercoaster, untuk pertama kalinya. Dengarkan EP ‘One Day In The Sun’ lewat tautan ini.

Setelah merilis dua album studio dan empat EP, perilisan ‘One Day In The Sun’ menjadi momen penting dalam perjalanan PREP yang memiliki banyak pendengar setia di Asia Tenggara. EP ‘One Day In The Sun’ memadukan vibe jazz dekade 1970-an dengan musik rock dan soul ala West Coast Amerika Serikat, dengan teknik studio khas dekade 1980-an, dengan sentuhan genre city pop Jepang, dibalut dengan sensibilitas kontemporer khas London. Hasilnya adalah sebuah mini album yang menjembatani berbagai era, tempat, dan genre, lengkap dengan nuansa nostalgia dan bahasa musik khas PREP.

Single “One Day In The Sun” dari EP ini terdengar seperti sebuah lagu dari masa keemasan MTV lengkap dengan beat yang membuat kita ingin berdansa kecil dan permainan saksofon yang membahana, layaknya sebuah pita Möbius yang berisi musik pop yang ceria, sophisticated, dan adiktif.

“Lagu ini bercerita tentang kita yang berharap dapat memperbaiki situasi seseorang, dan berharap mereka dapat percaya akan ucapan di chorus lagu ini ‘one day in the sun could make it alright’. Lirik tersebut adalah bagian yang sempat kami ragukan di hari kami merekam bagian backing vocal dan studionya sangat panas. Permainan saksofon dari Parthenope di lagu ini sangat luar biasa,” ujar Tom. “Kami sadar bahwa cara kami membangun sebuah lagu dan melodi yang kami pakai mengambil inspirasi dari generasi-generasi terdahulu. Namun kami selalu ingin membuat musik kami terdengar fresh dan memberikan elemen kejutan bagi kami dan semua yang mendengarkannya,”

Para pencinta musik PREP di sejumlah kota di Asia Tenggara dimanjakan oleh PREP lewat acara listening session yang digelar sehari sebelum EP ini dirilis. PREP bekerja sama dengan venue lokal di Singapura, Manila, dan Bangkok untuk menggelar acara listening session tersebut.

PREP telah mengumpulkan lebih dari 380 juta stream di berbagai platform dan masuk ke jajaran top 25 pop soul artists in the world menurut Chartmetric. PREP telah sukses menggelar tur sold-out mereka di Asia Tenggara salah satunya yang digelar pada 2024 yang mengunjungi JakartaSingapuraKuala LumpurBangkokManila, dan Taipei. Pada 2023 mereka tampil di VERY Festival di Thailand dan diikuti oleh sederet konser di China, sebelum akhirnya ditutup di Clockenflap Festival di Hong Kong. Cover lagu Harry Styles “As It Was” versi mereka telah dipakai oleh lebih dari 1.6 juta video di TikTok dengan lebih dari 5.8 mliiar view.

Asia Tenggara menjadi kawasan dengan pertumbuhan jumlah pendengar PREP paling pesat. Indonesia saat ini menduduki posisi #1 dalam daftar Top Global Audience PREP, diikuti oleh  #2 Thailand dan #3 Filipina. Sementara itu, Jakarta duduk di posisi ke #2 dalam daftar Top Cities mereka secara global. Tak heran jika mereka sudah tampil tiga kali di Jakarta, tepatnya pada 2018 di Hard Rock Cafe, pada 2022 di Joyland Festival, dan pada 2024 saat mereka menggelar tur mereka di Tennis Indoor Senayan.

“Aku rasa saat kami baru memulai proyek PREP ini, kami membuat musik yang terdengar sangat Amerika Serikat,” ujar Tom. “Namun aku kemudian sadar bahwa kami adalah sebuah band yang membuat musik groove-based yang smooth dengan melankolia ala Inggris. Seperti musik LA yang dibuat oleh orang-orang yang tumbuh di Inggris dengan cuaca khas Inggris! Sama seperti city pop yang dibuat oleh orang-orang Jepang di dekade 1980-an yang ingin membuat musik ala Amerika Serikat. Hasilnya adalah sesuatu yang baru. Kami belum tahu apa hal baru itu saat ini, tapi itulah PREP.”

Tracklist EP ‘One Day In The Sun’:

1. Do What You Gotta feat. Sunset Rollercoaster

2. Fade To Blue

3. One Day In The Sun

4. The Face

Tentang PREP

PREP adalah band asal London yang terdiri dari vokalis Tom Havelock, keyboardis Llywelyn ap Myrddin, drummer Guillaume Jambel, dan produser serta gitaris Dan Radclyffe. Semua anggota PREP juga merupakan penulis lagu dan produser. Dibentuk pada 2015, PREP telah dikenal lewat nuansa musik mereka yang khas, lembut, penuh groove, dengan sedikit perspektif Inggris yang melankolis. Mengambil inspirasi dari genre city pop Jepang yang berakar dari musisi-musisi Jepang di dekade 1980-an, PREP pun membentuk jati diri mereka sebagai sebuah unit musik secara perlahan.

Lewat dua album studio, empat EP dan, sebuah EP baru, PREP telah mengukuhkan sebuah nuansa musik yang membuat mereka berbeda dari band-band lain di Inggris dan membawa mereka tampil di berbagai arena di Asia. Identitas musik mereka yang kental dengan nuansa retro-future dengan world building yang kaya dan desain grafis yang menarik, sukses menarik perhatian banyak orang secara online.

Dengan intuisi kuat terhadap karya-karya bernuansa hangat nan timeless yang mengaburkan berbagai batasan, PREP telah mengukuhkan diri mereka sebagai sosok penting di skena indie-pop. Mereka telah berkolaborasi dengan sederet musisi ternama termasuk Eddie ChaconPhum ViphuritJames AlynVicky Farewell, dan Anomalie. Mereka juga mendapatkan dukungan dari musisi Korea Selatan ternama Dean.

PREP sedang mempersiapkan tur Asia 2026 mereka selain mempersiapkan sejumlah tanggalan konser di Inggris dan berbagai belahan dunia. Setelah satu dekade bersama, mereka pun terus membangun karir mereka yang didasari oleh musik bernuansa indie-pop yang imersif dan penuh groove.

(SPR)

Related posts

Sleaford Mods Rilis Single “Megaton” Seluruh Keuntungan Untuk War Child

Qenny Alyano

Alan Walker Undang Guru Musik dan Murid di Medan Tampil Bersama di Konser Jakarta

AQK

Mestro Jazz Indra Lesmana Rilis Album ‘Sydney Reunion’ Tampil di Festival di Australia

AQK

Leave a Comment