South Jakarta – Bertepatan dengan momen penuh makna Hari Kartini, penyanyi muda berbakat Alala Zahra resmi merilis single perdananya yang berjudul “Bundaku Tersayang”, sebuah karya musik pop akustik yang hangat, emosional, dan menyentuh hati. Mengusung genre Pop Akustik, lagu ini menghadirkan nuansa yang intim dan autentik melalui penggunaan instrumen musik akustik seperti gitar akustik, perkusi, violin, viola, cello, hingga contra bass.
Aransemen yang sederhana namun kuat menghadirkan “feel” yang khas dan berkarakter, menjadikan lagu ini mudah diterima oleh berbagai kalangan terutama mereka yang memiliki kedekatan emosional dengan sosok ibu.
Tentang Lagu “Bundaku Tersayang”
“Bundaku Tersayang” mengisahkan tentang bakti dan cinta seorang anak kepada ibunya, yang ingin terus membahagiakan dan membalas kasih sayang tanpa batas sepanjang hidupnya. Lagu ini menjadi refleksi perasaan universal yang bisa dirasakan oleh siapa saja baik sebagai anak maupun sebagai sosok ibu.
Dengan lirik yang tulus dan aransemen yang menyentuh, lagu ini diharapkan dapat menjadi pengingat akan besarnya pengorbanan seorang ibu, sekaligus menjadi penyemangat spiritual dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Tim Produksi
Single ini diproduksi secara serius dengan melibatkan nama-nama berpengalaman di industri musik:
• Executive Producer: Okii Syarif & Icha Anwar (Chakiiyama Production)
• Music Producer & Songwriter: Edward Faisal
• Mixing & Mastering: Reggie Chasmala
Dirilis di bawah naungan indie label Chakiiyama Production, karya ini menjadi langkah awal yang kuat bagi perjalanan musikal Alala Zahra.
Harapan di Balik Karya
Melalui perilisan single ini, Alala Zahra berharap lagu “Bundaku Tersayang” bisa menginspirasi generasi muda untuk lebih mencintai dan menghargai orang tua. Selain itu juga bisa menjadi sumber energi positif dan semangat dalam menjalani kehidupan Alala Zahra juga ingin mengingatkan kembali akan pentingnya peran ibu dalam kehidupan setiap individu
“Semoga lagu ini bisa jadi teman untuk semua yang ingin selalu mengingat dan membahagiakan bundanya,” ungkap Alala.
Tentang Alala Zahra
Alala Zahra adalah remaja berusia 13 tahun yang tumbuh dalam keluarga Muslim berketurunan Aceh dan Sunda. Saat ini ia merupakan pelajar kelas 7 di salah satu SMP swasta ternama di Tangerang Selatan. Sejak kecil, Alala telah menunjukkan ketertarikan besar terhadap dunia musik, khususnya bernyanyi dan bermain gitar. Dalam single perdananya ini, ia bahkan turut berkontribusi memainkan gitar akustik sebuah pencapaian yang menunjukkan dedikasi dan keseriusannya dalam bermusik. Di luar dunia musik, Alala juga merupakan seorang atlet figure skating berprestasi dengan sejumlah pencapaian, antara lain:
• Juara 3 – Skate Malaysia 2025 (Technical Alpha)
• Juara 2 – Skate Asia 2025 (Technical Alpha)
• Juara 1 – Skate Surabaya 2025 (Technical Beta)
• Juara 1 – Indonesia Ice Skating Open 2026 (Technical Gamma)
• Juara 1 – Skate Jakarta 2026 (Technical Gamma)
Keseimbangan antara akademik, musik, dan olahraga membentuk Alala menjadi sosok remaja yang disiplin, kreatif, dan penuh semangat positif.
Dengan kombinasi bakat, dedikasi, dan pesan yang kuat, “Bundaku Tersayang” bukan sekadar lagu debut melainkan sebuah karya yang berpotensi menjadi anthem cinta untuk ibu bagi banyak orang. Single ini kini telah tersedia di seluruh Digital Streaming Platform, dan video liriknya dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Alala Zahra.
(SPR)

