May 5, 2026
Image default
What's New

Ecce Shnak Merilis Single “Vincent” Menjelang Tur Bersama EMF

South Jakarta – Band art-rock asal NYC, Ecce Shnak, kembali dengan “Vincent”, single pertama dari album penuh mereka Dandy Variances yang akan dirilis akhir tahun ini melalui Records, Man Records. Lagu ini memadukan lengkingan vokal dengan teknik operatik yang membawa energi rock yang bergetar dahsyat dalam sebuah serangan dalam frekuensi dan desibel yang tinggi, terhadap seorang sosok antagonis yang klise, melalui kekuatan suara diri sendiri. Video musiknya disutradarai dan diedit oleh DJay Brawner, serta diproduksi oleh DJay Brawner, Brooks Jones, Beth Narducci, dan David Roush.

Terbentuk pada pertengahan tahun 2000-an dan ditempa dalam skena eksperimental NYC, Ecce Shnak (dibaca Eh-kay sh-knock) terdiri dari David Roush (komposer, pemain bass, dan salah satu dari dua vokalis), Bella Komodromos (vokal), Chris Krasnow (gitar), Gannon Ferrell (gitar), dan Henry Buchanan-Vaughn (drum).

“Ini adalah lagu Hardcore bertempo sedang, gelisah, mengalir secara cepat, dengan vokal khas musik klasik. Awalnya saya menulisnya untuk film yang tidak pernah jadi dibuat, namun hanya dibayangkan oleh teman sekelas saya di Temple University di Philadelphia pada tahun 2015. Karakter Vincent adalah arketipe orang yang sok tahu dan tidak peduli, yang kadang kita temui meskipun sudah berusaha menghindarinya. Vincent bukan penjahat mutlak, tapi cukup menyebalkan untuk pantas mendapat lirikan kesal dari orang lain pada umumnya” ujar David Roush.

“Pada akhirnya, sang narator pun memutuskan untuk menyudahi ‘perilaku  menyebalkan’’ dari Vincent di bagian refrain terakhir: ‘Aku akan menghancurkan perlengkapanmu dengan suaraku!’ Jika seumpama kalian punya musuh di kategori ‘menengah’ dalam hidupmu yang ingin kamu singkirkan, kamu bisa menyanyikan baris ini dalam hati. Semoga ‘Vincent’-mu akan pergi menjauh!”

Ecce Shnak memiliki reputasi yang baik karena penampilan mereka yang luar biasa, dengan musik yang menggambarkan sebuah ekosistem liar namun terstruktur rapi, di mana ketepatan dan presisi teknis bertemu dengan inspirasi yang datang dari kekacauan. Pada bulan Mei tahun ini, mereka akan menjalani tur daerah East Coast bersama legenda musik asal Inggris yang sudah berstatus platinum-selling artist, EMF, dilanjutkan dengan jadwal tur di Inggris pada bulan Juni 2026. Tahun lalu, mereka juga melakukan tur West Coast bersama Spacehog. Selain itu, Ecce Shnak turut tampil dalam lagu EMF yang berjudul “LGBTQ+ Lover”, dengan kontribusi vokal dari Davey dan Bella. Video tersebut direkam selama tur tahun 2025.

Ecce Shnak – photo 4 by Tommy Krause

 

“Video musik ini adalah penghormatan kepada salah satu video musik yang penting dalam ingatan musikal para generasi milenial, yaitu ‘Down’ dari 311. Tempo, nuansa, dan produksi musik kedua lagu cukup mirip, sehingga ketika saya membayangkan konsep videonya, ide untuk membuat penghormatan secara sinematografis terhadap karya tahun 90-an itu terasa menarik. Kami meminta sutradara sekaligus editor DJay Brawner untuk membuatnya semirip mungkin secara shot-for-shot, dan menurut kami ia berhasil dengan sangat baik. Namun, kami juga sedikit bermain-main dengan beberapa perbedaan,” ungkap David Roush.

“Ada juga referensi ke video musik penting lain dalam 20 tahun terakhir, yaitu sosok iblis berambut perak pucat yang menjadi ‘Vincent’ dalam video ini—reinterpretasi dari sosok seperti biarawan bernuansa S&M dalam video ‘Bleed’ milik Meshuggah. Namun, tidak seperti karakter yang malang dalam video ‘Bleed’, para ‘tokoh baik’ (anggota Ecce Shank) berhasil membebaskan diri dari pengaruh spiritual Vincent dengan ‘sihir penuh welas asih’, lalu melemparkan orang tersebut ke langit biru, dengan tangan mereka yang terangkat bergetar seperti gerakan jazz hingga video berakhir.”

Pada tahun 2025, Ecce Shnak merilis EP Shadows Grow Fangs, yang direkam dan diproduksi oleh Jeff Lucci, proses mixing dilakukan oleh Nicholas Vernhes (Animal Collective, Deerhunter, Wild Nothing, War on Drugs), dan proses mastering dilakukan oleh engineer pemenang Grammy, Joe LaPorta (David Bowie, The Weeknd, Foo Fighters, Vampire Weekend).

“Vincent” sudah tersedia di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan Bandcamp. Tiket tur juga sudah dapat dibeli secara online.

 

TOUR DATES

MAY 07 Philadelphia, PA, USA – Nikki Lopez

MAY 08 Buffalo, NY, USA – Town Ballroom

MAY 09 Toronto, ON, Canada – Dance Cave

MAY 10 Montreal, QC, Canada – Bar Le Ritz

MAY 11 Boston, MA, USA – City Winery

MAY 13 New York, NY, USA – Sony Hall

MAY 14 Millersville, PA, USA – Phantom Power

MAY 15 Baltimore, MD, USA – Metro Gallery

MAY 16 Hamden, CT, USA – Space Ballroom

JUN 02 Manchester, UK – Gorilla

JUN 03 Worthing, UK – The Factory Live

JUN 04 Portsmouth, UK – Kola

JUN 05 Southend, UK – Chinnerys

JUN 06 London, UK – The Garage

JUN 07 Leeds, UK – Brudenell Social Club

(SPR)

 

 

Related posts

Lucien Sunmoon, Dari Malang, Rilis Debut Album ‘Nothing Blooms At Midnight’

Qenny Alyano

Nadin Amizah Gelar Showcase ‘Kita Akan Selesai’ di Toko Merah

AQK

Barasuara Eksplorasi Musik Ekletik di Album Ketiga ‘Jalaran Sadrah’

AQK

Leave a Comment