May 22, 2026
Image default
Event & Community

Sajama Cut Kembali Menggelar RECOLLECTING no. 6

South Jakarta – Band indie rock Jakarta Sajama Cut kembali menggelar RECOLLECTING, seri acara kurasi musik independen mereka yang kini memasuki edisi keenam. RECOLLECTING no.6 akan berlangsung pada 29 Mei 2026 di COMA, M Bloc, Jakarta Selatan.

Sejak pertama kali diadakan, RECOLLECTING dikenal sebagai ruang kurasi yang mengedepankan musisi-musisi bertalenta yang masih berada di bawah radar arus utama — refleksi selera personal anggota Sajama Cut terhadap perkembangan musik independen Indonesia yang terus melahirkan nama-nama baru dengan karakter kuat.

Edisi kali ini menghadirkan Sajama Cut bersama Tamago, Vvachrri, Spitrage, Puremoon, Graf, Taktis, dan FILM – untuk pertama kalinya, delapan penampil sekaligus dalam satu malam.

“Untuk pertama kalinya kami mengikutsertakan delapan band sekaligus karena memang terlalu banyak talenta baru di bawah radar yang kami suka,” ujar Marcel Thee, vokalis sekaligus leader Sajama Cut. “Kami akhirnya tidak bisa memilih. Jadi kami pikir, ya sudah, kita ajak saja semua band yang kita sukai ini. Ini akan jadi perayaan yang sangat seru karena kami tahu band-band ini selalu tampil live dengan energi maksimal.”

Sajama Cut sendiri merupakan salah satu nama penting dalam sejarah musik independen Indonesia sejak akhir 1990-an – band yang dikenal melalui pendekatan musikal yang terus bergerak, dari noise rock, ambient, dan folk hingga electronica, lewat rilisan seperti The Osaka Journals, Manimal, dan Godsigma. Album terbaru mereka, Cowabunga (2025), memperluas jangkauan mereka ke generasi pendengar baru.

Lineup RECOLLECTING no.6 datang dari berbagai penjuru skena. Tamago dengan alternative rock yang melodius, Vvachrri dengan shoegaze dan nuansa melankolisnya, Spitrage yang lebih abrasif dan emosional, Puremoon dengan karakter dreamy dan introspektif. Graf dan duo drum-bas Taktis menawarkan pendekatan eksperimental terhadap alternative rock, sementara FILM dikenal lewat presentasi audio-visual yang sinematik di atas panggung. Lineup disusun bukan berdasarkan popularitas, tapi berdasarkan satu hal: kemampuan membangun pengalaman live yang terasa personal.

 

Bagi beberapa band yang terlibat, RECOLLECTING juga punya makna yang lebih dari sekadar konser.

“Recollecting yang udah beberapa volume ini menurut kami sebuah perayaan yang megah di tengah rasa jengah akan bagaimana negara, ekonomi maupun diri sendiri yang kian lama tergerus oleh pesimisme,” ujar David Adrianto dari Spitrage. “Terima kasih Sajama Cut telah mengundang kami ke dalam perayaannya. Mari kita jaga sedikit api yang tersisa ini dengan sukacita.”

FILM juga menyambut antusias malam yang akan mempertemukan banyak nama dari spektrum yang berbeda-beda.

“Senang banget diajak manggung di Recollecting,” kata mereka. “Bandnya juga banyak, jadi looking forward buat bertukar sapa dengan performers lainnya dan semua penonton yang jelas kami tunggu kehadirannya.”

Dalam beberapa edisi sebelumnya, RECOLLECTING telah menjadi ruang temu antara musisi lintas generasi, seniman visual, filmmaker, dan komunitas pendengar yang terus berkembang di Jakarta. Atmosfernya intim, lebih dekat ke perayaan kolektif daripada showcase biasa – dan COMA, M Bloc, yang semakin menjadi pusat budaya urban aktif di kota ini, terasa seperti pilihan yang tepat.

RECOLLECTING no.6, 29 Mei 2026, COMA, M Bloc, Jakarta Selatan. Acara ini berlangsung secara gratis, dan boleh dihadiri siapa saja, tanpa terkecuali.

(SPR)

Related posts

Here Comes The Sun Eater 2024 Sukses Digelar di Bali, Hadirkan Pentas Sihir, Drizzly dan Milledenials

AQK

Giliran GiantKilling, Vikri and My Magic Friend, Regar dan Kagum Panaskan SWAG Event

AQK

International Golo Mori Jazz 2025 Sukses Digelar, Hadirkan Venue Baru di Timur Indonesia

AQK

Leave a Comment