August 19, 2026
Image default
Editor's PicksHot ReleasesWhat's New

Icona Pop Rilis Album ‘Ritual’, Lepas Single “Hurt”

South Jakarta – Duo pemenang penghargaan dan pemegang sertifikasi multi-platinum, Icona Pop, merilis album baru mereka, Ritual, yang kini sudah tersedia via Ultra Records/Iconic Sound Recordings. Bersamaan dengan perilisan album tersebut, Caroline Hjelt dan Aino Jawo memperkenalkan single utama yang sangat personal, “Hurt,” disertai dengan visualizer resmi baru yang disutradarai bersama oleh Icona Pop dan Nicole Walker.

Sebagai sebuah karya electro-pop emosional yang tercipta di tengah malam, Ritual menampilkan Icona Pop dalam kondisi paling terbuka secara emosional dan paling percaya diri secara kreatif. Melalui irama yang diciptakan untuk klub, synth yang menggembirakan, melodi pop yang bittersweet, serta lirik yang jujur dan rapuh, Caroline dan Aino mengeksplorasi persahabatan, penemuan diri, penyembuhan, motherhood, patah hati, dan kegembiraan—sekaligus merebut kembali lantai dansa sebagai ruang untuk melepaskan diri, menjalin hubungan, dan bertransformasi.

Pada intinya, Ritual adalah album tentang penerimaan diri. Caroline dan Aino menerima jati diri mereka saat ini—sebagai ibu, mitra kreatif, pengusaha, pemimpin, saudara perempuan, dan perempuan. Album ini menyalurkan evolusi tersebut menjadi sebuah penegasan identitas feminin, menciptakan ruang bagi emosi, katarsis, dan transformasi, sekaligus merayakan persahabatan yang tetap menjadi inti dari Icona Pop sepanjang perjalanan mereka.

“Selalu saja kami berdua melawan dunia,” kata Icona Pop. “Tapi kini, rasanya kami telah membangun dunia kami sendiri. Kami saling mendukung pertumbuhan satu sama lain; dan kami ingin satu sama lain bahagia. Sungguh indah memiliki seseorang yang menemani di masa-masa tersulit, sekaligus di masa-masa terindah. Kami tidak menganggapnya sebagai hal yang biasa.”

Album ini lahir pada masa yang penuh perubahan bagi kedua musisi tersebut. Caroline dan Aino menjadi ibu dalam selang waktu beberapa hari saja, kembali ke Swedia setelah bertahun-tahun tinggal di Los Angeles, dan menghadapi patah hati, kecemasan, serta perubahan besar dalam hidup mereka. Alih-alih menghindar dari emosi-emosi tersebut, mereka membangun lingkungan kreatif di mana mereka bisa sepenuhnya merasakannya.

 

Icona Pop ( foto : istimewa )

 

“Seluruh perjalanan bersama Ritual adalah saat-saat kami berada di studio bersama orang-orang yang membuat kami merasa cukup aman untuk tetap berada dalam situasi yang tidak nyaman dan terus mengeksplorasi,” jelas Icona Pop. “Kami tidak memiliki aturan apa pun saat membuat album ini. Semua perasaan diterima, dan itu terasa sangat membebaskan. Itulah mengapa album ini terdengar begitu jujur. Menulis album ini menjadi pengalaman yang sangat terapeutik dan penting agar kami bisa melangkah maju dan menyembuhkan luka.”
Kejujuran emosional itu sangat terasa dalam lagu “Hurt.” Dimulai dengan alunan piano yang sepi dan loop vokal yang terputus-putus sebelum berkembang menjadi melodi yang berdenyut dengan bass yang kental, lagu ini menangkap momen menyakitkan ketika patah hati mulai berganti menjadi penerimaan.

“Kami benar-benar menangis di studio,” kenang Caroline. “Lagu ini ditulis dari sudut pandang melepaskan dan mulai melangkah maju. Ini adalah lagu yang penuh kerapuhan dalam proses mengucapkan selamat tinggal. Pesannya adalah, ‘Meskipun kamu menyakitiku, aku masih hidup. Aku bisa mengenang masa lalu dan merasa kenangan itu indah. Aku bertanya-tanya apakah kamu melihatnya dengan cara yang sama. Aku harap begitu’.”
Dia melanjutkan: “‘Hurt’ bukanlah lagu penuh amarah tentang balas dendam. Lagu ini tentang penerimaan yang pahit atas kenyataan ditinggalkan oleh orang yang kamu cintai. Rasanya menyakitkan, tapi kamu menyadari bahwa kamu akan baik-baik saja dan kamu mulai melepaskannya. Saat lagu ini mencapai klimaks di bagian akhir, rasanya hampir seperti kamu sudah berada di sisi lain, menari bersama teman-temanmu lagi—meski masih terluka, tapi juga bahagia.”

“Hurt” bergabung dengan lagu-lagu yang telah dirilis sebelumnya, yaitu “Yellow Top,” “Ritual” featuring Daya, “Dance To This,”dan“Butterfly Feelings,” masing-masing mengungkap dimensi berbeda dari dunia emosional dan musikal album ini. Sepanjang album Ritual, Icona Pop mengubah pengalaman-pengalaman yang sangat pribadi menjadi musik pop yang ekspansif dan siap mengguncang lantai dansa tanpa mengorbankan kejujuran emosional yang menjadi inti dari album ini. Album ini menangkap sisi paling otentik dari duo ini—merayakan ketangguhan, persahabatan, kerapuhan, dan kebebasan yang ditemukan di lantai dansa.

Lagu utama itu sendiri merangkum filosofi album ini ke dalam bentuk yang paling sederhana: ritual-ritual kecil yang kita lakukan untuk bertahan hidup, menjalin kembali hubungan dengan diri sendiri, dan melangkah maju.

Pada akhirnya, Ritual merupakan perayaan atas keberadaan Icona Pop saat ini sekaligus penegasan kembali atas hal-hal yang selalu menghubungkan mereka: persahabatan, gerakan, dan kekuatan transformatif musik.

“Tidak apa-apa jika kamu sedang tidak baik-baik saja, tapi tetaplah keluar dan menari,” kata Caroline. “Tidak apa-apa berada di posisi kamu saat ini. Temukan ritualmu, temukan teman-temanmu, dan temukan energimu.” Aino menambahkan, “Pergilah menari, gerakkan tubuhmu, temui orang-orang, berpelukan, berciuman, dan jangan bersembunyi.”

Musim gugur ini, Icona Pop akan membawakan album Ritual ke atas panggung melalui serangkaian konser utama di Amerika Serikat, termasuk pertunjukan di Brooklyn, Chicago, Las Vegas, dan Los Angeles, sebelum melanjutkan tur ke Skandinavia. Tiket sudah mulai dijual di laman tur resmi Icona Pop. Untuk tiket dan informasi tur lebih lanjut, kunjungi iconapop.com/tour.

Nantikan kabar menarik lainnya dari Icona Pop yang akan segera diumumkan.

 

TRACKLISTING:

Hurt

Ritual (feat. Daya)

Dance To This

Butterfly Feelings

Cooler

Yellow Top

Mad Love

Didn’t Mean It Like That

Never Over

Foreverness

 

Tentang Icona Pop

Icona Pop selalu menjadi simbol kebebasan berekspresi yang sejati bagi kedua anggotanya sekaligus sahabat karib, Caroline Hjelt dan Aino Jawo. Pendekatan berani mereka sebagai perempuan dan seniman telah memperkuat pengaruh mereka sebagai salah satu kekuatan musik pop paling inovatif dan memikat yang meraih sertifikasi multi-platinum serta menduduki puncak tangga lagu. Kini, mereka terus berkembang—menerima jati diri mereka sebagai ibu, mitra kreatif, pengusaha, dan pemimpin, sambil membawa semangat pemberdayaan dan keaslian yang sama ke dalam setiap karya yang mereka ciptakan. Caroline dan Aino beralih dari menjadi anak-anak klub di Stockholm menjadi penguasa klub, arena, dan festival di seluruh dunia. Setelah berjuang secara independen, Icona Pop pertama kali mencapai popularitas besar pada tahun 2012 dengan single terobosan mereka “I Love It” [feat. Charli xcx], sebuah lagu ikonik generasi yang meraih 5x Platinum, terjual lebih dari 10 juta kopi, dan melampaui 1 miliar stream global.

Album debut mereka pada tahun 2013, This Is… Icona Pop, mendapat sambutan luas dan disusul oleh serangkaian single bersertifikat Gold, tur yang selalu terjual habis, serta penampilan pembuka untuk artis-artis ternama seperti Miley Cyrus, One Direction, The Chainsmokers, dan mendiang Avicii. Selain di dunia musik, mereka telah menampilkan penampilan yang menonjol di The Tonight Show Starring Jimmy Fallon, The Today Show, Good Morning America, dan America’s Got Talent, serta tampil di serial HBO Girls, Saturday Night Live, dan sebagai Satin dan Chenille dalam franchise film Trolls.

Dikenal karena kolaborasi dinamis mereka dengan Joel Corry, Galantis, Sofi Tukker, dan lainnya, Icona Pop kembali pada 2023 dengan CLUB ROMANTECH, album pertama mereka dalam satu dekade, yang mendapat pujian kritis dari The Guardian, Forbes, Rolling Stone, Pitchfork, dan lainnya. Kini, dengan musik baru termasuk single terbaru mereka “Ritual” yang menampilkan Daya, Icona Pop terus melangkah maju—menggabungkan kejujuran emosional dengan produksi yang euforik dan siap untuk klub. Musik mereka tetap berakar pada koneksi, transformasi, dan kekuatan lantai dansa, menangkap semangat dua seniman di puncak kepercayaan diri kreatif mereka

.(SPR)

 

 

Related posts

Wolf Alice Lepas Single “The Sofa”, Jelang Rilis Album Baru ‘The Clearing’

AQK

Kojek Rap Betawi Ajak Menikmati Hidup Lewat Single Baru “ENJOY TERUS”

AQK

Rapper Muda Daniel Abraham Gandeng Kaiakassi, Lepas Single “Bukan Cuma Sekali”

Qenny Alyano

Leave a Comment