Oktober 28, 2026
Image default
Hot ReleasesNew Comers

Mantara Kolaborasi Dengan Romano Guitar Boy Hadirkan “Semestinya”

South Jakarta – Mantara, band rock asal Jakarta di bawah naungan Firefly Records, resmi merilis single terbaru berjudul “Semestinya”. Menggandeng gitaris Romano Jaya atau yang lebih dikenal sebagai Romano Guitar Boy sebagai featured artist, lagu ini menghadirkan pendekatan musikal yang lebih hangat melalui balutan pop rock dengan sentuhan alternative rock, tanpa meninggalkan karakter emosional khas Mantara.

Ditulis oleh sang gitaris, Risvandhya Surya Parmunawan (Dhio), “Semestinya” mengangkat gagasan mendasar tentang hubungan laki-laki dan perempuan yang diyakini diciptakan untuk saling berpasangan—sebagaimana Adam dan Hawa. Lagu ini disampaikan dari sudut pandang seorang laki-laki yang memiliki keyakinan penuh terhadap satu perempuan dalam hidupnya.
Melalui lirik yang lugas dan langsung,

“Semestinya” membangun narasi yang kuat. Verse pertama menjadi fondasi tentang hubungan yang seharusnya terjadi, sementara verse kedua menghadirkan sisi emosional yang lebih dalam—menggambarkan kehampaan dan kehancuran ketika sosok perempuan tersebut tidak ada, sekaligus harapan agar ia tetap tinggal dan menemani.

Bagian reff menjadi inti dari keseluruhan lagu, dengan lirik “kau wanitaku” dan “hidup dan mati bersamaku” yang tidak sekadar menjadi ungkapan cinta, tetapi juga deklarasi dan permintaan yang tegas, tanpa ruang untuk keraguan. Kehadiran Romano Guitar Boy menjadi elemen penting dalam single ini. Romano Jaya, yang dikenal melalui nama Romano Guitar Boy, memberikan warna baru pada aransemen

“Semestinya” melalui permainan gitar yang ekspresif dan emosional. Kolaborasi ini mempertemukan identitas rock Mantara dengan sentuhan gitar melodik yang kuat, menciptakan dinamika yang semakin mempertegas emosi lagu sekaligus memperluas jangkauan pendengarnya.

 

Artwork ( foto : istimewa )

Secara musikal, “Semestinya” menandai eksplorasi baru bagi Mantara. Jika pada tiga single sebelumnya mereka tampil dengan energi rock yang lebih agresif, kali ini Mantara memilih pendekatan yang lebih terbuka dan melodik. Distorsi tetap hadir, namun tidak lagi dominan—memberi ruang bagi vokal, melodi, dan lirik untuk menjadi pusat gravitasi lagu.

“‘Semestinya’ lahir dari momen ketika gue berhenti menahan apa yang sebenarnya gue rasakan. Ini bukan seperti lagu cinta pada umumnya, tapi sebuah pernyataan yang sewajarnya disampaikan seorang laki-laki kepada perempuan yang ia yakini. Ada keyakinan di situ, ada rasa memiliki, dan ada harapan untuk tetap bersama apa pun yang terjadi. Semuanya disampaikan apa adanya—jujur, tanpa dibuat-buat,” ujar Dhio.

Dengan “Semestinya”, Mantara menunjukkan bahwa kekuatan sebuah lagu tidak selalu terletak pada seberapa keras ia terdengar, tetapi pada seberapa dalam ia bisa dirasakan.

TENTANG MANTARA
Mantara adalah band rock asal Jakarta, Indonesia yang mulai mencuri perhatian sejak awal tahun 2024. Formasi band ini terdiri dari Hanif Waskito (vokal utama, gitar), Dhio Parmunawan (lead guitar, vokal), Armagadon Rafa (bass, backing vocal), dan Aditya Ahmad (drum, backing vocal). Nama Mantara diambil dari kata kuno Jawa “Jumantara”, yang melambangkan mimpi dan cita-cita tinggi.

(SPR)

Related posts

Penyanyi Cilik, Annisa Dalimunthe, Rilis Single “Anugerah Terindah” Karya Posan Tobing

Qenny Alyano

Grup Musik SAÉ Rilis Single Terbaru Berjudul “Ingat-Ingat Lagi”

AQK

Tissa Biani Rilis EP Perdana, ‘Apakah Kita?’, Lepas Single Remake “Gelora Asmara”

AQK

Leave a Comment