March 19, 2026
Image default
Hot ReleasesWhat's New

Band Bandung, Morning Ego Menikmati Rasa Kehilangan Lewat Single “Pagi”

South Jakarta – Band asal Bandung, Morning Ego, kembali menghidupkan atmosfer melankolis dan reflektif lewat lagu “Pagi”, salah satu single yang cukup emosional dari album debut mereka, Dreamer. Lagu ini menjadi representasi kuat dari pencarian dan kehilangan — tentang seseorang yang hilang tanpa jejak, meninggalkan ruang kosong di antara kenangan dan harapan.

Dengan lirik sederhana namun sarat perasaan, “Pagi” membuka dirinya seperti catatan hati yang belum selesai ditulis. Baris seperti “Mencari hingga pagi, ternyata hilang lagi” dan “Ku tak tahu kamu di mana?” menggambarkan rasa kehilangan yang nyaris pasrah, tapi tetap mencoba mencari makna di tengah kabut rindu yang tak berujung.

Secara musikal, Morning Ego membalut liriknya dengan aransemen atmosferik yang lembut namun menghanyutkan. Nada-nada gitar yang melayang, pukulan drum yang tenang, serta vokal yang lirih menciptakan suasana seperti berjalan sendirian di jalan kosong saat fajar — dingin, sunyi, tapi penuh perasaan.

Morning Ego ( foto : istimewa )

 

“Pagi bukan sekadar tentang kehilangan seseorang,” ujar salah satu personel Morning Ego dalam keterangan singkatnya. “Ini tentang bagaimana kita mencoba menemukan kembali diri sendiri setelah semua yang kita cari ternyata menghilang.”

Sebagai bagian dari album Dreamer, lagu ini menegaskan posisi Morning Ego sebagai salah satu band pop alternatif yang mampu menyatukan lirik puitis dengan nuansa musikal yang intim dan sinematik. “Pagi” adalah pengingat bahwa kadang, di antara kehilangan dan kesunyian, kita justru menemukan keindahan baru dari sebuah perasaan yang tak sempat terucap.

Morning Ego juga telah merilis Music Video untuk single ini, hasil Kerjasama Kamidaka Music dan Stage Act Project.

Tentang Morning Ego

Morning Ego adalah band pop alternatif asal Bandung yang beranggotakan Renjana (vokal), Ari (drum), Luki (bass), Dewa (gitar), dan Catur (gitar). Melalui karya seperti “Semalam”, “Rasa”, “Hantu”, dan kini “Pagi”, mereka terus mengeksplorasi tema cinta, kehilangan, dan refleksi diri dengan nuansa hangat dan jujur.

(SPR)

Related posts

Trio JemSoy Memulai Debut Lepas 2 Single, “Tuang Rasa” dan “Cinta Telah Berlalu”

AQK

demajors Membuka Pre-Order Vinyl 4 Band Tanah Air

Qenny Alyano

Dee Lestari Kembali Dengan “( Jangan ) Jatuh Cinta”, Diproduseri Rendy Pandugo

Qenny Alyano

Leave a Comment