April 20, 2024
Uncategorized

Eksplorasi Biyan di Koleksi Spring Summer "Elsewhere"

Velodrome – Siapa yang tidak mengenal Biyan Wanaatmadja, salah satu desainer paling terkenal dari Indonesia. Rumah mode berlabel namanya sendiri baru saja menggelar pertunjukan mode untuk koleksi Spring-Summer 2018. Membawa tema Elsewhere, Biyan mengaku menantang dirinya untuk bereksplorasi dalam koleksi terbarunya tersebut.

Desainer kelahiran Surabaya, 20 Oktober 62 tahun silam ini memang sudah dikenal sebagai high fashion designer yang punya ciri khas desain untuk menggambarkan wanita yang feminin, anggun, dan elegan. Dalam tiga dekade karirnya, Biyan berupaya mempopulerkan desain yang menjadi ciri khasnya.

Terlihat dari desain terdahulu, Biyan banyak merilis koleksi busana yang loose seperti baju kurung, outer, dan fairy dress. Ia pun tak akan melepaskan sentuhan bordir yang diaplikasikan dalam motif bunga.

[caption id="attachment_27055" align="aligncenter" width="576"]Eksplorasi Biyan di Koleksi Spring Summer "Elsewhere" Image : Divertone/Rintang A[/caption]

Pertunjukan mode yang digelar melalui kerjasama dengan brand teknologi Samsung tersebut dibuat lebih menarik dengan menonjolkan kesan yang lebih muda. Biyan mencoba keluar dari zona nyaman setelah selama ini ia merasa bahwa kliennya memang terdiri dari wanita dewasa.

Meskipun dirinya berusaha menawarkan sesuatu yang baru dalam desain Elsewhere, ciri khasnya tidak dihilangkan sepenuhnya. Biyan pun mendekonstruksi beberapa desain dengan harmonisasi dari tradisi rumah mode yang salam ini ia bangun.

“Saya tertarik melihat dinamika pergerakan perputaran kehidupan itu sendiri. Kali ini saya mencoba untuk merangkai suatu komposisi yang soft deconstruction,” kata Biyan saat konferensi pers Elsewhere.

Pertunjukan mode yang digelar di Hotel Dharmawangsa tersebut menimbulkan respon positif dari para undangan yang juga penasaran melihat koleksi Biyan. Melihat rekam jejak desain sebelumnya, Biyan tetap mempertahankan gaun-gaun dan dress gantung yang hampir menyentuh lutut kaki.

Teknik bordir yang ia terapkan pun senada dengan tradisi desain gaun Valentino tetapi dibentuk dengan potongan khas Biyan yang atsannya selalu tertutup.

[caption id="attachment_27056" align="aligncenter" width="300"]Eksplorasi Biyan di Koleksi Spring Summer "Elsewhere" Image : Divertone/Rintang A[/caption]

Membandingkan dengan koleksi Elsewhere, Biyan banyak mendekonstruksi sartorial untuk mewujudkan siluet yang lebih kreatif selain siluet A dan I yang kerap ia jadikan panduan desainnya. Konsep tabrak dan kontras sangat dominan pada koleksi Biyan kali ini. Ia mempertemukan garis-garis dengan motif cetak, dan bordir yang malah memebrikan kesan yang baru dari keseluruhan desain.

Biyan tidak hanya membuat one pieces dress tetapi juga membuat two pieces dengan konsep atasan dan bawahan. Ia membuat bawahan seperti celana gantung yang lebih bertekstur dengan atasan yang punya potongan beragam. Tak ketinggalan, outer ala Biyan pun menghiasi tubuh para model yang berjalan di atang panggung mode.

[caption id="attachment_27057" align="aligncenter" width="308"]Eksplorasi Biyan di Koleksi Spring Summer "Elsewhere" Image : Rintang/A[/caption]

Dari segi warna, fabrikasi ringan yang mewarnai 120 potong desain itu cenderung playful dengan aksen azure, merah koral, kuning segar, hijau, dengan kombinasi warna netral seperti off white dan cream.

Desainer besutan Muller & Sohn Private Mode Schule Jerman itu memang menjadi salah satu perancang mode Indonesia yang sukses melebarkan sayap di kancah pasar fashion ritel internasional. Produknya kini bisa dibeli di Paris, Italia, Bangkok, Dubai, Hongkong, Chicago, dan beberapa negara lainnya di Timur Tengah.

Jika ketinggalan melihat pertunjukan BIyan SS 2018 Elsewhere, Anda bisa menontonnya di Youtube melalui kanal Davy Linggar yang menajdi partner kreatif Biyan selama ini.

Editor : MP Jathia

]]>

Related posts

Mari Mengenal Para Karakter Final Fantasy XV

Angga Foster

Album Terbaru Dropkick Murphy Masuk Top 10 Billboard

Angga Foster

"TEDI SMART", Inovasi termometer "SMART" karya anak bangsa

Angga Foster

Leave a Comment