March 28, 2026
Image default
Asian Hit ListEditor's PicksWhat's New

BTS Resmi Rilis Album ‘Arirang’, Gelar Konser Besar di Seoul

South Jakarta –  Boy group Korea Selatan, BTS,  menutup area Gwanghwamun Square di Seoul,  pada Sabtu, 21 Maret lalu, demi penampilan langsung pertama mereka sebagai sebuah grup dalam kurun waktu tiga setengah tahun. Grup beranggotakan tujuh personel tersebut terakhir kali tampil bersama pada Oktober 2022 dalam acara ‘Yet To Come in Busan’—sebuah konser gratis yang digelar di Asiad Main Stadium di kota Busan, menjelang keberangkatan grup tersebut untuk menjalani wajib militer. Konser yang digelar bertepatan dengan riis album ‘ARIRANG’ pada 20 Maret tersebut, juga disiarkan secara langsung di Netflix.

Dilansir dari NME. personil BTS, JIn, sempat menyapa penonton di awal konser dengan mengatakan, “Aku masih ingat dengan sangat jelas saat meminta kalian untuk menunggu kami di konser terakhir kami di Busan beberapa tahun yang lalu. Terima kasih banyak karena telah datang ke sini. Sejujurnya, aku sempat memiliki begitu banyak kekhawatiran sebelum berdiri di sini hari ini, namun setelah melihat kalian semua lagi, aku merasa sangat bersyukur dan bahagia.”

“Halo Seoul, kami kembali,” ujar sang pemimpin sekaligus rapper, RM, seraya mengumumkan kedatangan BTS pada pukul 20.00 KST, saat ia dan rekan-rekan satu grupnya berdiri berjejer di hadapan Gwanghwamun—gerbang yang mengarah ke Istana Gyeongbokgung. Sesaat kemudian, grup tersebut naik ke atas panggung untuk tampil di hadapan sebuah lengkungan persegi yang diselimuti layar-layar LED, yang membingkai gerbang tersebut tepat di bagian tengahnya. Mereka membuka pertunjukan berdurasi satu jam itu dengan ‘Body To Body’, lagu pembuka dari album baru mereka, ‘Arirang’.

“Sungguh sebuah kehormatan bisa tampil di Gwanghwamun, tempat paling bersejarah di Korea,” ujar rapper Suga di awal pertunjukan. “Kami ingin album ini menangkap identitas kami. Itulah sebabnya kami memilih ‘Arirang’ sebagai tema kami, dan dengan pertimbangan tersebut, kami memutuskan untuk tampil di sini.”

Personil lainnya V, menambahkan, “Bisa melakukan *comeback* di tempat yang begitu istimewa ini membangkitkan kembali banyak kenangan,” sebelum menyampaikan terima kasih kepada para penggemar yang “telah datang jauh-jauh ke Gwanghwamun, serta kepada para penonton yang menyaksikan kami dari seluruh dunia melalui Netflix.”

Selama pertunjukan berlangsung, BTS juga memberikan penghormatan terhadap sejarah dan warisan Korea Selatan; desain-desain yang menghiasi layar-layar LED di panggung merujuk pada elemen *geongongamri*—langit, bumi, air, dan api—atau simbol-simbol berwarna hitam yang terdapat di keempat sudut bendera nasional negara tersebut.

Rapper J-hope menyampaikan kepada para penonton bahwa grup mereka “memang sempat merasa cemas mengenai apakah orang-orang akan terus menanti kami, atau apakah kami akan terlupakan.” “Benar sekali,” timpal Suga. “Selama masa di mana kami harus sejenak beristirahat, kami menghabiskan banyak waktu untuk merenungkan apa yang harus kami pertahankan dan apa yang perlu kami ubah. Kami masih belum sepenuhnya yakin dan terkadang masih merasa cemas, namun menurut saya, emosi-emosi tersebut pun merupakan bagian dari jati diri kami saat ini.”

“Pada titik balik ini, kami terus bertanya kepada diri sendiri mengenai pilihan apa yang sebaiknya kami ambil, serta sebagai seniman seperti apa kami ingin dikenang,” tambah RM. “Pada akhirnya, kami menyadari bahwa jawabannya tidak terletak di luar sana, melainkan ada di dalam diri kami sendiri. Mendengarkan suara hati kami sendiri—serta merangkul segala pemikiran dan kecemasan itu tanpa menyembunyikannya—menurut saya, itulah esensi sekaligus tujuan dari album ini.”

Dalam konser tersebut, BTS juga mengenang kembali beberapa kesuksesan mereka di masa lalu. Daftar lagu yang terdiri dari 12 lagu tersebut menampilkan lagu-lagu berbahasa Inggris, yakni ‘Butter’ dan ‘Dynamite’, serta lagu-lagu favorit penggemar seperti ‘Mic Drop’ dan ‘Mikrokosmos’. Grup ini tampil mengenakan busana rancangan khusus dari rumah mode avant-garde Korea, Songzio, dengan mengusung konsep “baju zirah liris” serta pakaian yang merefleksikan masa lalu negara tersebut, yang “dibangun kembali untuk panggung dunia”.

Vokalis BTS, Jungkook, menambahkan—sambil berbicara dalam bahasa Inggris: “Selama kalian bersama kami, kami akan selalu melakukan yang terbaik untuk menyuguhkan musik dan penampilan yang luar biasa bagi kalian. Terima kasih!” Sebelumnya pada malam itu, J-hope menyampaikan: “ARMY [nama fandom BTS], aku sangat bahagia bisa kembali. Momen ini terwujud berkat kalian. BTS 2.0 baru saja dimulai.”

Setelah perilisan ‘Arirang’ dan penampilan mereka di Gwanghwamun Square, BTS kini akan mengalihkan fokus mereka ke tur dunia, yang akan dimulai di Goyang, Korea Selatan, pada tanggal 9 April, sebelum menyambangi Eropa, Amerika Utara dan Latin, Timur Tengah, dan berbagai wilayah lainnya. “Setiap hari kami bekerja sama untuk mempersiapkan segala hal demi konser ini, jadi kalian patut menantikannya,” janji sang penyanyi, Jimin. “Ada begitu banyak hal yang sedang kami kerjakan agar kami dapat menyuguhkan penampilan yang luar biasa bagi kalian. Mohon nantikanlah.”

Sementara itu, kerjasama BTS dengan Netflix akan berlanjut pada 27 Maret dengan penayangan perdana sebuah dokumenter baru, *BTS: The Return*. Film ini disutradarai oleh Bao Nguyen (*The Stringer*, *The Greatest Night In Pop*) dan menyajikan tayangan di balik layar saat ketujuh anggotanya kembali berkumpul di Los Angeles setelah menyelesaikan wajib militer untuk mengerjakan lagu ‘Arirang’.

Setlist :

‘Body To Body’ 
‘Hooligan’ 
‘2.0’ 
‘Butter’
‘Mic Drop’
‘Aliens’
‘FYA’
‘Swim’
‘Like Animals’
‘Normal’
‘Dynamite’
‘Mikrokosmos’

 

Related posts

Stereowall Sajikan Nuansa dan Warna Baru Lewat EP ‘terjebak imajinasi’

AQK

Grup K-Pop ATEEZ Lepas Mini Album Baru ‘GOLDEN HOUR : PART.1’

AQK

Rayakan Hari Jadi Ke-10 Ciputra Artpreneur Hadirkan Konser Resmi ‘ONE PIECE’ di Indonesia

AQK

Leave a Comment