April 12, 2024
Image default
What's New

Hari Musik Nasional Begini Pendapat Sandhy Sondoro Tentang Musik Indonesia

South Jakarta – Tanggal 9 Maret telah ditetapkan pemerintah sebagai Hari Musik Nasional. Perayaan Hari Musik Nasional sendiri pertama kali digelar pada 9 Maret 2013 silam. Penetapan tanggal 9 Maret sebagai Hari Musik Nasional bukanlah tanpa dasar karena hal tersebut bersamaan dengan hari lahir dari komposer besar tanah air Wage Rudolf Supratman atau WR Supratman, pahlawan nasional yang menciptakan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. Dengan ditetapkan tanggal 9 Maret sebagai Hari Musik Nasional diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri dari para musisi Indonesia dan lebih memotivasi menciptakan karya terbaik dan mencetak prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Meskipun musik Indonesia telah berkembang pesat, namun juga ternyata masih menyisakan sejumlah persoalan di bidang tersebut seperti masalah royalti hak cipta pencipta lagu dan juga nasib para musisi di hari senja. Salah satu musisi tanah air yang memberikan perhatian dan pendapat tentang Hari Musik Nasional adalah Sandhy Sondoro. Nama Sandhy Sondoro sendiri dikenal sebagai pelantun hits single “Malam Biru” dan “Tak Pernah Padam”. Tak hanya di tanah air, Sandhy Sondoro yang telah lama malang melintang berkarir di benua Eropa tersebut, juga telah banyak mendapat banyak penghargaan di bidang musik. Ditemui sebelum tampil di acara Late Night Checkout XXX by Leon Goldstein, di Hotel Le Meridien, Jakarta pada hari Sabtu (9/3), Sandhy Sondoro mengungkapkan,

“Saya ucapkan Selamat Hari Musik Nasional untuk para musisi semua. Musik nasional itu berkembang banget sih sekarang. Maju banget sih. Dari genrenya sendiri semua udah ada, mau apa saja ada sih dari A sampai Z. Musik Indonesia keren banget sekarang. Cuma mungkin urusan sound engeneering mungkin ya, mungkin harus ada standarisasi kayak di negara-negara maju kayak Jepang dan di Jerman. Saya tahu kualitas Sound Engeenering Jerman. Tapi kalau diverse musicnya, Indonesia keren banget sih. Penyanyi dan musisinya apalagi. Boleh dikatakan, ‘World Class’ banyak.”.

Namun demikian, Sandhy juga memberikan sejumlah catatan yang harus mendapat perhatian, “Yang masih kurang mungkin tempat-tempat yang proper untuk konser ya. Buat live performance yang benar-benar didesain untuk (pertunjukan). Jadi bukan (hanya) di Ballroom atau Stadion bola gitu, memang ada tempat khusus gitu ya. Tempat yang memang dibuat, didesain sedemikian rupa. Memang sudah ada sih cuman mungkin bisa diperbanyak lagi. “

Sementara mengenai hal tata kelola royalti musik di tanah air, Sandhy juga mengungkapkan, “Itu juga PR banget sih. Pemerintah Indonesia dan kita semua terutama seni musik di Indonesia, mudah-mudahan bisa seadil-adilnya sih. Jadi uang itu bisa masuk ke kas si penulis itu bisa se-‘fair-fair-‘nya sih. “

Related posts

Yura Yunita Rilis Single ‘Keluarga’ Untuk Soundtrack “Glenn Fredly The Movieā€

AQK

SUM 41 Sukses Gelar Konser Perpisahan di Uptown Park Summarecon

AQK

Jason Ranti Kembali Luncurkan Single Baru ‘Hari-Hari Musik”

AQK

Leave a Comment