April 21, 2024
Uncategorized

Katanya, Go-Jek Akan Dapat Investasi dari Salah Satu Raksasa

Velodrome – perkembangan Go-Jek memang selalu menarik untuk diikuti, mulai dari perkembangan fitur-fiturnya, investasi yang mereka lakukan, hingga dana invetasi yang mereka terima. Untuk yang terkahir disebutkan ini, salah satu raksasa internet yang kabarnya tertarik untuk memberikan dana segar. Adalah Tencent Holdings, sang raksasa internet asal negeri tirai bambu yang juga merupakan pemiliki layanan pesan singkat WeChat dan portal QQ, mereka kini dikabarkan tengah bernegosiasi dengan Go-Jek perihal investasi tersebut. Bocoran ini didapat dari sumber internal yang menolak disebutkan namanya, sang sumber juga menyebutkan bahwa hingga saat ini belum diketahui detil dana yang akan dikucurkan oleh Tencent, maupun seberapa besar potensi terjadinya investasi tersebut. Hingga saat ini, pihak transportasi layanan online ini masih bungkam terkait desas-desus kucuran dana tersebut. Sedangkan bagi pihak Tencent, desas-desus itu membawa dampak yang positif,  sebagaimana dilansir dari The Information, Jumat (17/2/2017). Karena pasca tersebarnya kabar tersebut, nilai saham Tencent Holdings naik hingga 2,61% dalam penutupan perdagangan pada Kamis (16/2/2017). Efek ini ditimbulkan karena saat ini Go-Jek merupakan salah satu perusahaan startup terbesar Indonesia dari sisi nilai pasar. [caption id="attachment_22234" align="aligncenter" width="900"]Go-Jek Salah satu produk milik Tencent Holdings
Image by marketingtochina.com[/caption] Nilai perusahaan yang identik dengan ojek online tersebut ditaksir mencapai 1,3 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 17,3 triliun. Nilai tersebut diperoleh Go-Jek pada tahun lalu ketika perusahaan mendapatkan suntikan dana sebesar 550 juta dollar AS dari KKR dan Warburg Pincus. Hingga saat ini bisa dikatakan Go-Jek sedang bersaing ketat dengan perusahaan serupa, yakni Uber yang berasal dari AS dan Grab yang berkantor pusat di Singapura. Grab malah baru saja mengumumkan komitmen investasi 700 juta dollar AS atau setara Rp 9,3 triliun untuk durasi empat tahun di Indonesia. Baca Juga : Tukar Go-Points Milikmu dengan Hadiah dari Go-Jek Pasar transportasi online di Indonesia memang bisa dikatakan didominasi oleh ketiga perusahaan ini, persaingan atar mereka pun semakin ketat. Mulai dari ide-ide pengembangan fitur pada aplikasi masing-masing hingga pelayanan yang terus menerus dikembangkan demi memenuhi kebutuhan pasar. Maka menarik untuk terus memantau perkembangan yang dimunculkan oleh masing-masing pihak.]]>

Related posts

Radiohead Umumkan Para Pemenang Kompetisi Design Album ‘A Moon Shaped Pool’

Angga Foster

Microsoft Perkenalkan Laptop Antarmuka Baru Berbasis Windows 10 S

Angga Foster

Red Hot Chili Peppers Rilis Video Musik ‘Goodbye Angels’

Angga Foster

Leave a Comment