April 12, 2024
Uncategorized

Info Tekno: Program Lisensi MP3 Dihentikan Penciptanya

Velodrome – MP3 yang merupakan kependekan dari MPEG-1 Audio Layer 3 merupakan salah satu fomat berkas pengkodean suara yang cukup baik. Kualitas audio yang cukup baik dengan ukuran file yang kecil membuat format audio ini begitu populer dalam dua dekade terakhir. MP3 ini sudah rilis sejak tahun 1993 yang lalu, dan seiring perkembangan zaman, format suara ini perlahan-lahan mulai ditinggalkan. Berdasarkan sumber yang dilansir dari telegraph.co.uk, ada sebuah kabar menyedihkan pun datang terkait MPEG-1 Audio Layer 3. Fraunhofer Institute for Integrated Circuits sang pencipta sekaligus pemilik format MP3 yang berbasis di Jerman dikabarkan telah menghentikan program lisensi untuk format audio ini. Meski MP3 tetap populer untuk berbagai jenis musik, Fraunhofer menyebutkan jika saat ini sudah ada codec audio yang jauh lebih efektif dan canggih. Baca Juga : Teknologi Transportasi Masa Depan ala Elon Musk Sebagian besar perangkat modern juga telah menggunakan format pengkodean seperti advanced audio coding (AAA), OGG, atau juga ada MPEG-H, standar audio baru yang dikembangkan untuk penyimpanan yang lebih efisien dan audio 3D yang lebih mendalam. “Format-format baru tersebut dapat menghadirkan lebih banyak fitur dan kualitas audio yang lebih tinggi pada bitrate yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan MPEG-1 Audio Layer 3,” papar Institut tersebut. Sekarang ini diketahui codec AAA sudah menjadi format utama layanan seperti i-Tunes dan juga YouTube. [caption id="attachment_26410" align="aligncenter" width="900"]MP3 Pemutar MP3 Klasik
Image by bbystatic.com[/caption] Meski izinnya sudah dicabut tidak serta merta MP3 tak lagi bisa digunakan. Bagi Anda yang masih menggunakan iPod retro dan juga pemutar MP3, teknologi tersebut masih bisa digunakan seperti biasanya. Jadi Anda tenang saja karena berbagai file dalam format tersebut di komputer atau perangkat lainnya masih tetap bisa dimainkan secara normal. Bahkan kabar baiknya, lantaran formatnya sudah tak lagi dilindungi hak paten, maka para penggunanya sudah tak perlu membayar biaya lisensi ke Fraunhofer. Pihak Fraunhofer Institute pun mengucapkan terima kasih banyak kepada para pembeli lisensi dan dukungannya dalam menjadikan MP3 sebagai audio codec defacto di dunia yang kurang lebih berkuasa selama dua dekade terakhir.]]>

Related posts

Mampir di Pameran Seni Instalasi Sejauh Mata Memandang

Angga Foster

Aplikasi Anti Razia Greyball Milik Uber di Amerika Serikat

Angga Foster

Kerennya hasil penggabungan Pahlawan Super DC & Marvel

Angga Foster

Leave a Comment