April 18, 2024
Image default
Editor's PicksFlash NewsWhat's New

LØLØ Lepas “poser” Sebagai Lagu Anthem Putus Cinta

South Jakarta – Dikenal dengan gaya penulisan lagunya yang terus terang dan ganas, musisi powerhouse pop-punk. LØLØ kembali mempersembahkan sebuah anthem untuk para barisan patah hati dengan lagu terbarunya “poser”. Di mana pada liriknya ia memberikan sebuah pernyataan: “Why would you kiss me and pull me closer / just to leave me hanging of the edge?”

Pada lagu ini LØLØ bermain dengan jukstaposisi dengan menyandingkan lirik yang sinis dengan latar belakang nuansa musik grunge dan kemudian dipertemukan dengan suara cymbal untuk menggambarkan perasaan LØLØ yang sedang cemas, dan juga kesepian. Kata “poser” sendiri dipilih olehnya sebagai kata yang mewakilkan kenangan mantan kekasihnya tersebut ketika ia masih mencari jawaban dari apa yang terjadi dari hubungan mereka.

Kedalaman emosi yang pertunjukkan oleh LØLØ dalam lagu ini juga cukup besar. Pada bagian outro lagu ini, ia juga menyatakan bahwa mantan kekasihnya adalah orang yang “terlalu banyak omong kosong”. “‘poser’ adalah lagu mengenai seseorang yang berhasil meluluhkan hatiku dengan baik, seseorang yang bisa membuatku percaya kalau mereka benar-benar mencintaiku secara tulus, namun pada akhirnya semuanya terlihat jelas, bahwa mereka tidak menyukai faktanya bahwa seorang perempuan itu bisa bergaya dari waktu ke waktu, sedihnya aku juga sering sekali dikatakan seorang poser oleh banyak sekali orang di internet” ungkap LØLØ  mengenai lagu terbarunya.

“Aku berpikir bahwa kata ‘poser’ itu lumayan unik dan cantik, jadi aku menuliskannya di catatanku setelah melihat beberapa komentar di akun media sosialku. Sejak itu, aku selalu berpikir bahwa aku akan dianggap keren untuk mengaitkan kata ‘poser’ dengan tema cinta. Jadi lagu ini untuk para poser sesungguhnya di luar sana ;)” tambah  LØLØ.

“poser” mengikuti perilisan single LØLØ yang berjudul “2 of us” di awal tahun 2024 yang terinspirasi dari perjuangan LØLØ  untuk memutuskan hubungan dengan mantan kekasihnya yang toxic serta lagu “hot girls in hell”,  dimana ia mengeksplorasi rasa frustrasi, kemarahan, dan keputusasaan yang timbul dari melepaskan hubungan toxic dengan pasangan yang dicintai namun juga dibenci.

LØLØ – poser _ Single Artwork

Tentang LØLØ

Besar di Toronto dan kini berbasis di Los Angeles, LØLØ kini telah masuk ke deretan musisi baru yang menyegarkan di skena musik pop-punk. Penyanyi-penulis lagu ini tampil memukau baik secara daring maupun di panggung dengan karakternya yang keren dan lirik-lirik yang tajam. Di akhir 2021, LØLØ merilis EP ‘overkill’ yang ia rilis setelah tur Amerikanya dengan New Found Glory dan Less Than Jake. LØLØ telah disandingkan dengan berbagai musisi ternama seperti Paramore dan Avril Lavigne oleh Billboard, serta menuai pujian dari Paper Magazine, MTV, “Kerrang!”, American Songwriter, Ones to Watch, Alternative Press, dan banyak lagi. People Magazine menyebutnya sebagai “Musisi pendatang baru yang patut diperhatikan” dan ia kini telah mengumpulkan lebih dari 35 juta stream di Spotify, dan tentunya akan terus menanjak menuju kesuksesan.

(SPR)

Related posts

Legenda Punk Cock Sparrer Lepas MV “Here We Stand” Dari Album Mendatang

AQK

Beyoncé Resmi Luncurkan Album Baru ‘Act II: Cowboy Carter’

AQK

HINDIA Menjadi Solois Pria Indonesia Pertama Raih 1 Milyar Streams Spotify di Album ‘Menari Dengan Bayangan’

AQK

Leave a Comment