April 25, 2024
Uncategorized

Sejarah perkembangan Cosplay di Dunia

VelodromeCosplay (Kosupure) adalah penggabungan kata Costume dan Play. Cosplay berarti hobi mengenakan pakaian beserta aksesori dan rias wajah seperti yang dikenakan para tokoh dalam anime, manga, game, dongeng, musisi idola dan film kartun. Pelaku cosplay biasa dikenal dengan nama cosplayer, dikalangan penggemarnya biasa dikenal juga sebagai coser. Penggemar cosplay, terlepas dari apakah dia seorang cosplayer maupun bukan cosplayer sudah tersebar di seluruh penjuru dunia, yaitu Amerika, RRC, Eropa, Filipina, maupun Indonesia. Sejarah Cosplayer-itu-orang-orang-yang-jago-acting-825x1246 Sejak tahun 1960, penggemar film dan cerita fiksi ilmiah di Amerika Serikat sering mengadakan konvensi fiksi ilmiah, umumnya para peserta mengenakan kostum seperti yang dikenakan para tokoh film. Tradisi ini kemudian sampai ke Jepang pada dekade 1970-an dalam bentuk acara peragaan kostum dan pertama kali diselenggarakan tahun 1978 di Ashinoko, Prefektur Kanagawa. Hal ini dimulai pada acara Nihon SF Taikai ke-17. Pada tahun 1980, kontes cosplay dijadikan acara tetap pada acara Nihon SF Taikai ke-19. Dikarenakan banyaknya penggemar acara cosplay ini maka acara ini semakin sering digelar tidak hanya pada perhelatan itu saja namun juga berdirinya acara – acara mandiri yang di khususkan untuk kompetisi cosplay. Kratos_cosplayer Penyebaran ini dipercepat juga oleh majalah anime di Jepang yang sedikit demi sedikit mulai memuat berita tentang acara cosplay di pameran. Majalah Fanroad adalah majalah perdana yang meliput tema cosplay secara besar – besaran dan mengorbit pada edisi perdananya di bulan Agustus 1980.

Baca Juga: Mengenal Karakter dalam Final Fantasy XV
Pada Edisi tersebut memuat berita khusus tentang munculnya kelompok anak muda yang disebut “Tominoko-zoku”. Mereka melakukan cosplay di kawasan Harajuku dengan mengenakan kostum Gundam. Kelompok ini dikabarkan muncul sebagai tandingan bagi Takenoko-zoku, yaitu kelompok anak muda berpakaian aneh yang saat itu meramaikan kawasan Harajuku. img_0941 Penyebutan “Tominoko-zoku” diambil dari nama sutradara film animasi Gundam, Yoshiyuki Tomino yang sekaligus merupakan parodi dari istilah “Takenoko-zoku”. Sekitar tahun 1985, hobi cosplay semakin meluas di Jepang karena cosplay telah menjadi hal yang mudah dilakukan. Kegiatan cosplay dikabarkan mulai menjadi kegiatan berkelompok sejak tahun 1986, dan sejak itu pula mulai bermunculan fotografer amatir yang senang memotret kegiatan cosplay.]]>

Related posts

David Guetta Dan Nicki Minaj Rilis Video Musik "Light My Body Up"

Angga Foster

Inilah Para Pemenang Grammy Awards 2017

Angga Foster

Setelah 4 Tahun, Green Day Bakal Merilis Single Terbaru

Angga Foster

Leave a Comment