April 21, 2024
Image default
GearsicianHot GearWhat's New

Steve Vai dan Joe Satriani Kolaborasi Rilis Single dan MV “The Sea Of Emotion”

South Jakarta – Apa jadinya ketika 2 gitaris ternama bersatu untuk membuat sebuah karya.Dua gitaris asal Amerika Serikat,  Joe Satriani dan Steve Vai telah merilis single video musik resmi untuk lagu kolaborasi pertama dari tiga bagian atau trilogi mereka, “The Sea Of Emotion”. Video musik untuk lagu “The Sea Of Emotion” dikerjakan oleh putra Joe Satriani, Z,Z Satriani dan mengingatkan awal persahabatan Satriani dan Vai selama 50 tahun. Hasilnya digambarkan sebagai “banyak kehebatan dan perjalanan kembali ke tahun 70an.”

Dilansir dari Blabbemouth, Joe Satriani yang kelahiran New York, 17 Juli 1956 mengatakan tentang inspirasi lagu tersebut: “Ketika Steve dan saya memutuskan bahwa waktunya telah tiba bagi kami untuk berkolaborasi dalam sebuah album, saya langsung memikirkan awal mula kami yang sederhana, dari mana kami berasal, dan harapan serta impian rock ‘n’ roll remaja kami. Bagi orang lain, ini mungkin terlihat seperti sebuah lapangan, bagian dari kompleks Sekolah Umum Carle Place yang luas, namun bagi sebagian dari kita, di awal tahun 70-an, ketika matahari terbenam dan bulan terbit, [ladang itu ] menjadi ‘The Sea Of Emotion’. Kami akan nongkrong di sana hingga larut malam dan berbagi pemikiran terdalam kami. Kenangan yang kami bagikan di lokasi itu dulu sekali menjadi inspirasi perjalanan musik dalam tiga bagian. Setiap bagian dari lagu tersebut memiliki sedikit pengingat tentang apa yang kami sukai dalam bermusik saat itu, termasuk urutan akord yang kadang-kadang saya dan Steve ikuti selama pelajaran gitar.”

Sementara Steve Vai yang juga lahir di New York pada 6 Juni 1960 menambahkan: “Sebagai remaja muda, kami akan duduk memandangi ladang yang luar biasa ini dan mengobrol selama berjam-jam tentang makna kehidupan dan banyak diskusi mendalam dan kaya lainnya. Kami menganggap bidang ini sebagai ‘Lautan Emosi’: 50 tahun kemudian, bidang ini telah diabadikan dalam melodi dan alur. Terhubung dengan Joe di lagu ini, dan musik lain yang sedang kami kerjakan, mungkin merupakan kolaborasi musik paling bermanfaat yang pernah saya lakukan. Meskipun kami telah melakukan tur dan merekam lagu bersama selama beberapa dekade, untuk musik ini kami dengan erat menyatukan impuls melodi dan teknik permainan kami dan menciptakan sesuatu yang lebih besar dari sekedar gabungan bagian-bagiannya.”

Joe Satriani dan Steve Vai membawakan “The Sea Of Emotion, Pt. 1” secara live untuk pertama kalinya pada awal tur bersama mereka pada tanggal 22 Maret di Hard Rock Live di Orlando, Florida dan berlanjut untuk tur dengan mengusung nama “Satch/Vai” yang rencanya dijadwalkan mulai bulan Mei mendatang.

Dalam wawancara tahun 2022 dengan LifeMinute, Seteve Vai merefleksikan pembelajarannya di bawah bimbingan Joe Satriani saat masih muda dan bagaimana pelajaran tersebut menginspirasinya dalam bermusik sejak tahap awal,  “Saya bahkan tidak dapat membayangkan seperti apa hidup saya tanpa dia. Ketika saya berusia 12 tahun, seorang teman saya, John Sergio, yang merupakan teman kami saat kami memakai popok, juga merupakan mentor yang hebat, karena dia memperkenalkan saya pada semua musik yang tidak saya sadari – rock progresif dari tahun 70an. Dia membawa saya ke konser Queen pertama saya. Dia membawa saya ke bandnya; itu adalah band pertama yang saya ikuti ketika saya berusia 13 tahun. Dia telah menjadi teman baik. [Dia memiliki] selera musik yang luar biasa. Dan dia bermain gitar ketika saya berusia 12 tahun, dan saya tidak dapat mempercayainya, karena dia tinggal dua rumah jauhnya. Dan kemudian dia berkata, ‘Jika menurut Anda saya ‘Bagus, kamu harus menemui guru gitarku, Joe Satriani.’ Jadi dia memberi saya nomor telepon Joe, dan saya mulai mengambil pelajaran. Dan pelajaran saya dengan Joe adalah yang terpenting bagi saya.

“Ketika saya melihatnya bermain, ketika saya berumur 12, 13, 14, 15, 16, semua yang dia sentuh pada alat musik itu terdengar seperti musik. Saat keluar dari jarinya, itu terdengar bagus; terdengar seperti ada jiwa di dalamnya. Itu bukan sekedar ketiadaan, semacam latihan akademis dan hal-hal seperti itu. Maksud saya, kami melakukan beberapa dari itu; itu bagian dari pelatihan… Jadi saya selalu menghargai itu. Dan tetap saja, dia sangat solid dan dia sangat musikal. Telinga musik batinnya terinspirasi, bahwa dia terus menjadi inspirasi sepanjang hidupku.” tambah Steve Vai.

 

Related posts

We The Fest Edisi Ke-10 Umumkan Lineup Pertama Digelar Juli 2024

AQK

vaultboy Kolaborasi Dengan salem ilese Hadirkan “closer”

AQK

Sam Morton Umumkan Debut Album ‘Daffodil & Dirt’ Lepas Single , “Let’s Walk In The Night”

AQK

Leave a Comment