May 13, 2026
Image default
Hot ReleasesNew Comers

4 Finalis ‘Bintang Radio Indonesia 2024’ Luncurkan Single Perdana

South Jakarta – Radio Republik Indonesia atau RRI melalui Bintang Radio Indonesia bekerja sama dengan Radio Star Management meluncurkan single perdana untuk 4 finalis ‘Bintang Radio Indonesia 2024’. Keempat finalis tersebut adalah Ishak Oktavian, Sofie Novindri, Tito Aditya dan Nisrina Arija. Bertindak sebagai pencipta lagur adalah Dennis Hendrawan kecuali lagu “Seharusnya Aku” ciptaan Ananda Mahardhika Putra yang juga menjadi arranger.

Ishak Oktavian, adalah jebolan Bintang Radio RRI 2024,  merilis single perdana berjudul “Seharusnya Aku”. Nama baru namun tak asing bagi pendengar RRI Kupang, Ishak Oktavian, siap memulai langkah serius di dunia musik. Penyiar muda berbakat ini akan merilis single perdananya berjudul “Seharusnya Aku” pada 7 November 2025, sebuah karya yang merefleksikan perjalanan hati dan kisah cinta yang tak selalu berjalan sesuai harapan.

Ishak, yang lahir di Kupang, 3 Oktober 1999, dikenal publik sebagai salah satu finalis Bintang Radio RRI 2024, ajang bergengsi yang telah melahirkan banyak penyanyi berbakat di Tanah Air. Tak hanya memiliki suara khas dan karakter vokal yang kuat: Ishak juga dikenal sebagai penyiar RRI Pro 2 Kupang yang energik dan dekat dengan pendengarnya.

“Proses rekaman single pertama saya bisa dibilang cukup singkat tapi banyak cerita. Awalnya lagu yang diberikan tidak langsung cocok dengan karakter suara saya, jadi harus beberapa kali diganti dan diubah aransemen supaya lebih pas. Karena kesibukan pekerjaan, saya juga hanya rekaman di waktu-waktu larut malam, di studio kecil di Kupang yang fasilitasnya terbatas. Tapi saya bersyukur, dari setiap tantangan itu akhirnya lahir lagu ini,” ujar Ishak.

Langkah baru kembali diukir oleh salah satu talenta muda berbakat jebolan Bintang Radio RRI 2024, Nisrina Arija, Mahasiswi asal Ciamis, Jawa Barat, ini resmi memperkenalkan karya perdananya yang berjudul “Cinta Sia-Sia”, sebuah lagu pop melankolis yang mengisahkan tentang cinta yang berakhir tanpa kepastian,

Lagu “Cinta Sia-Sia” terinspirasi dari kisah seorang teman, bercerita tentang kisah cintanya yang bertepuk sebelah tangan, seperti yang diceritakan sang penulis lagu, Dengan vokal lembut namun kuat, Nisrina mampu menghadirkan kedalaman rasa yang membuat pendengar ikut hanyut dalam cerita lagunya.

Dalam proses rekaman single ini, Nisrina mengaku mengalami berbagai pengalaman menarik dan penuh pembelajaran. “Alhamdulillah proses rekamannya berjalan lancar dan saya bersyukur bisa ditemani orang tua. Tapi sempat ada kendala juga, terutama saat eksekusi lagu, jadi sempat stres sedikit. Tapi Alhamdulillah dengan bantuan Ibu dan semangat yangterus dijaga, hasil akhirnya justru saya suka banget,”ungkap Nisrina Arija.

Tidak hanya proses rekaman lagu, pembuatan video klip “Cinta Sia-Sia” juga menjadi pengalaman berkesan bagi Nisrina.

Foto bersama ( foto : QB )

Foto bersama ( foto : QB )

“Yang paling menarik itu waktu syuting video klip di Yogyakarta. Saya bareng teman-teman sesama jebolan Bintang Radio — Kak Tito, Sofie, dan Kak Ishak — seru banget! Kam i dibantu tim lokal yang ramah, cuacanya panas tapi suasananya menyenangkan. Selesai dari pagi sampai Sore, tapi rasanya puas banget karena bisa sekalian jalan-jalan bareng mereka juga,” tambahnya dengan senyum.

Dikenal sebagai pribadi ceria yang gemar menyanyi dan menari, Nisrina Arija kini membuktikan bahwa dirinya tak hanya berbakat di panggung kompetisi, tetapi juga siap melangkah ke dunia musik profesional.

Single “Cinta Sia-Sia” tersedia di seluruh platform musik digital mulai 7 November 2025. Sebuah awal perjalanan yang manis bagi Nisrina, sekaligus bukti bahwa semangat dan kejujuran dalam berkarya akan selalu menemukan pendengarnya.

Sementara  bintang muda bersinar darl ajang Bintang Radio RRI 2024 Sofie Novindri, finalis asal Pekanbaru yang memikat hati para pendengar dengan karakter vokalnya yang lembut namun kuat, kini siap melangkah ke dunia musik profesional dengan merilis single perdananya berjudul “Susah Lupakanmu”.

Lagu “Susah Lupakanmu” menjadi refleksi dari perjalanan perasaan yang dalam tentang kehilangan, kenangan, dan perjuangan untuk melepaskan seseorang yang pernah begitu berarti. Dengan aransemen pop ballad yang emosional dan lirik yang menyentuh, Sofie menghadirkan nuansa sendu yang tetap elegan, menegaskan kematangan musikalnya meski di usia muda,

“Lagu ini bercerita tentang kepergian kekasih tercinta tapi masih meninggalkan kenangan dan rasa cinta yang masih susah untuk dihapus” ujar sang penulis lagu.

Sofie lahir di Pekanbaru, 8 November 2006. Sejak kecil, ia sudah gemar bernyanyi dan membaca novel, dua hal yang membentuk kepekaan rasa dan imajinasi dalam setiap karya yang ia bawakan. Kini, di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Sofie terus menyalurkan passion bermusiknya dengan penuh semangat.

Single “Susah Lupakanmu” tersedia di seluruh platform musik digital mulai 7 November 2025. Nantikan suara lembut dan kisah emosional yang dibawakan oleh Sofie Novindri, suara baru yang siap mencuri perhatian penikmat musik Tanah Air.

Setelah sukses menorehkan prestasi sebagai Runner Up Bintang Radio RRI 2024, penyanyi muda berbakat Tito Aditya kini siap menunjukkan karya terbaiknya lewat single terbaru berjudul “Lelah Hati”, Lagu ini menjadi langkah awal Tito dalam menapaki perjalanan kariernya di industri musik Indonesia.

“Lelah Hati” bercerita tentang perasaan letih dan kecewa dalam hubungan yang tak lagi seimbang. Melalui lirik yang jujur dan vokal lembutnya, Tito berusaha menyampaikan emosi yang dalam kepada pendengar. Lagu ini dikemas dengan sentuhan pop ballad modern yang menonjolkan karakter vokal khas Tito. :

“Ada cerita menarik dalam proses pembuatan lagu ini, diawali dengan beberapa kali revisi lirik dan susunannya, terus berlanjut take vocal yang terpaut jarak, kemudian saat proses rekaman .juga Tito berkali kali mengulang beberapa part yang memang cukup tricky dan nada nya tinggi karena tito mau hasilnya maksimal. Dan terakhir saat proses take untuk MV juga banyak cerita lucu seperti berperang dgn cuaca panas di hamparan gunung pasir dan angin yang sangat kencang di pantai waktu itu.” ujar Tito yang kelahiran Palembang, 19 Juni 2004 yang mencintai dunia musik sejak kecil.

Related posts

Lyodra Rilis Album ‘Melangkah’ Luncurkan Single “Malu Malu Tapi Nyaman”

AQK

Unit Mathcore Asal Malang, Laissez Faire Kembali Dengan Single Terbaru, “Rancour”

AQK

Armada Merilis “Semalam”, Dapuk Gitaris MAI di Vokal Utama

Qenny Alyano

Leave a Comment