South Jakarta – Penantian lama para penggemar band rock asal Seattle, Amerika Serikat, Foo Fighters, terbayar lunas pada hari Kamis, 2 Oktober 2025. Konser yang mengambil tempat di Carnaval Beach, Ancol, Jakarta ini, menjadi kali kedua Foo Fighters tampil di Jakarta setelah sebelumnya pada 14 Januari 1996 silam atau hampir 30 tahun lalu. Konser yang bertajuk ‘Foo Fighters : Live in Jakarta’ ini, diselenggarakan oleh Ravel Entertainment dan menjadi bagian dari perayaan 10 tahun ‘Hammersonic Festival’. Sebelumnya Ravel Entertainment juga telah menggelar konser band asal Inggris MUSE pada 19 September 2025 lalu. Meski konser Foo Fighters dijadwalkan dimulai pada jam 8 malam, namun semenjak sore, ribuan penonton yang didominasi pakaian hitam tersebut, telah mendatangi lokasi konser.
Menjelang dimulainya konser, perlahan penonton mulai memadati venue konser secara bergelombang, Sekitar pukul 20.30 atau mundur 30 menit dari jadwal, satu persatu personil Foo Fighters yang terdiri dari Dave Grohl (vokal/gitar) Pat Smear (gitar), Chris Shiflett (gitar), Nate Mendel (bass), Rami Jaffee (keyboards) dan personil teranyar Ilan Rubin (drums) muial naik ke panggung dan langsung disambut histeris penonton. Dave Grohl yang menyandang gitar Gibson DG-335 langsung menyapa penonton dengan suara menggelegar ciri khasnya,
“Sudah lama sekali, sudah lama sekali, Apakah kalian siap ? Apakah kalian siap ?” teriak Dave yang dilanjutkan memainkan intro lagu “All My Life” yang membuat penonton bergoyang dan bernyanyi bersama. Tanpa jeda, Foo Fighters kemudian melanjutkan penampilan dengan membawakan, “Time Like These” yang membuat penonton semakin bersemangat. Foo Fighters kemudian membawakan “The Pretender”, “Stacked Actors” dan “La Dee Da”. Setelahnya Dave Grohl mulai menyapa penonton,



“Terima kasih semuanya. Kalian tahu, terkadang ketika kami tampil di banyak kota dan kami tidak tampil lagi dalam 5 tahun. Kemudian di kota lain, kami tidak tampil selama 10 tahun. Dan di kota lain, kami tidak tampil dalam 20 tahun, Tapi di kota ini, kami tidak main lagi selama 30 tahun. Sesungguhnya, terakhir kali kami di sini, itu adalah malam dan pertunjukan yang indah. Dan itu saat ulang tahun saya. Dan malam ini adalah kado ulang tahun terbaik bisa kembali ke depan kalian. Dengar, terakhir kali kami bermain di sini kami hanya punya 12 lagu. Kalian mau lagu yang banyak ? Kalian mau lagu-lagu dalam 30 tahun ? Kalian mau kami bermain selama 30 tahun? Tidak. Malam ini kami akan memainkan sesuatu dari salah satu dari tahun-tahun tersebut, jadi ini akan menjadi malam yang panjang”
Foo Fighters kemudian melanjutkan penampilan dengan membawakan “These Day” dan “Walk”. Dave Grohl kemudian mengungkapkan bahwa lagu yang akan dibawakan berikut dedikasi untuk semua penonton dan fans Foo Fighters di Jakarta. Dave kemudian memainkan intro lagu “My Hero” dan mengajak penonton untuk bernyanyi bersama yang menciptakan koor massal. Setelah itu Dave Grohl kembali menyapa penoton yang menceritakan bahwa dirinya masih mengingat pengalaman tampil di Jakarta sekitar hampil 30 tahun lalu.
“Kami pernah main di sini 30 tahun lalu. Siapa saja (yang datang) ? Benarkah ? Kamu tua seperti saya” ujar Dave kepada seorang penonton, “Ketika kami tampil terakhir kali, kami tampil bersama Sonic Youth dan Beastie Boys. Dan band yang bernama Pas, saya menyebutnya Pas. Saya rasa drummernya ada di sini malam ini. Pat (Smear) dapat CD mereka. Jadi, siapa yang tidak pernah menonton Foo Fighters ? Kami datang dari tempat jauh. Jadi saya mengerti. Kalau kami tinggal di sini, kami pasti main tiap minggu.”
Setelah gitaris Chris Shiflett memainkan solo gitar pendek, Foo Fighters kemudian membawakan “Learn To Fly” membuat penonton kembali bergoyang dan bernyanyi bersama. Tanpa jeda, Foo Fighters kemudian membawakan nomor “Rescued” dan “Aurora” yang sedikit menurunkan tempo. Dave kemudian berkata, “Ini lagu yang diciptakan 30 tahun lalu. Lagu awal Foo Fighters. Ada yang tahu ?”. Foo Fighters kemudian membawakan 2 lagu dari debut album self tittle mereka, “Big Me” dan “This is a Call”. Tak ingin menurunkan tempo, Foo Fighters kemudian melanjutkan penampilan dengan lagu “No Son of Mine” yang mana di bagian tengah diselipkan potongan lagu “Ace of Spades” dari Motohead. Setelahnya berturut-turut Foo Fighters membawakan “Shame Shame”, “White Limo” dan “Under You”.
“Jakarta, bagaimana perasaan kalian ? Kami masih punya 2 lagu terakhr. Apakah kalian mau kami bermain 1 jam ? Apakah 2 jam ? Apakah 3 jam ? 1 jam 30 menit ? 2 jam 30 menit?” ujar Dave kembali menggoda penonton. “Ini adalah lagu lama Foo Fighters dari album self tittle kami, Ini judulnya ‘Winnebago”. Setelah itu Dave Grohl memperkenkan satu-satu persatu formasi Foo Fighters malam itu. Sebelum sesi encore, Foo Fighters membawakan lagu hits “Best of You” yang membuat penonton kembali bersemangat. Kemudian satu-persatu personil Foo Fighters menghilang dari panggung. Tak berapa lama Foo Fighters kembali ke panggung dan membuka sesi encore dengan “Alone + Easy Target”, “Monkey Wrench”, “Exhauted” dan menutup konser dengan “Everlong” yang membuat koor massal di antara penonton.
- All My Life
- Times Like These
- Rope
- The Pretender
- Stacked Actors
- La Dee Da
- These Days
- Walk
- My Hero
- Learn to Fly
- Rescued
- Aurora
- Big Me
- This Is a Call
- No Son of Mine
- Shame Shame
- White Limo
- Under You
- Winnebago
- Best of You
Encore:
- Alone + Easy Target
- Monkey Wrench
- Exhausted
- Everlong

