June 20, 2026
Image default
Hot ReleasesNew Comers

Aksaranata Rilis Single Baru “Tertinggal di Banyuwangi”, Tentang Trauma dan Janji Tak Tuntas

South Jakarta – Aksaranata kembali merilis single terbaru berjudul “Tertinggal Di Banyuwangi”. Lagu yang ditulis Jeropoint, yang diolah secara merdu oleh kelompok musik yang terdiri dari Kresti, Jeropoint, Arie, Rio, serta Ritchi ini hadir sebagai sebuah narasi melankolis tentang kehilangan, trauma, dan janji yang tak pernah menemukan penyelesaiannya.

Mengambil latar yang terinspirasi dari nuansa magis Banyuwangi, lagu ini menggambarkan sebuah rasa yang tertinggal begitu lama hingga melampaui batas kehidupan dan kematian. Lirik-liriknya menelusuri jejak luka, penyesalan, dan dendam yang terus hidup dalam ingatan, seolah membuat jiwa terombang-ambing di antara dunia nyata dan keabadian. Di balik atmosfer mistis yang dibangunnya, “Tertinggal Di Banyuwangi” berbicara tentang sesuatu yang sangat manusiawi: keinginan untuk menuntaskan hal-hal yang belum sempat selesai.

Tema tersebut melanjutkan benang merah yang selama ini hadir dalam karya-karya Aksaranata. Lewat “Tertinggal Di Banyuwangi”, mereka kembali mengajak pendengar menyelami hubungan manusia dengan kehilangan, kematian, dan berbagai kenangan yang terus bertahan bahkan ketika waktu telah berjalan jauh. Lagu yang didapuk sebagai soundtrack resmi dari film horor SIHIR TANAH KUBUR produksi MVP Pictures telah bisa didengarkan di seluruh platform musik

 

Aksaranata,( foto : istimewa )

 

 

Tentang Aksaranata

Band asal Bandung, Aksaranata, kembali menghadirkan karya terbaru mereka lewat singel berjudul “Berdansa di Pesta”. Band yang beranggotakan Arie, Ritchie, Resti, dan JeroPoint ini dikenal dengan warna musik unik yang mereka sebut Jazz Folk Horror—sebuah perpaduan antara nuansa folk, jazz, serta sentuhan atmosfer mistis yang khas.

Aksaranata memulai perjalanan musiknya pada tahun 2022 dengan album debut “Di Ambang Kematian”, yang memperkenalkan identitas musikal mereka melalui aransemen Folk Jazz. Album ini membuka jalan bagi eksplorasi artistik band, yang kerap menghadirkan eksperimen berani dengan menggabungkan unsur tradisi dan nuansa eksperimental.

Perjalanan mereka berlanjut pada tahun 2024 melalui singel “Koe Lan Aku”, yang sekaligus menjadi soundtrack film SUMALA. Dalam singel tersebut, Aksaranata mengeksplorasi dimensi baru dengan menggabungkan elemen Folk Horror dan kekayaan budaya Jawa melalui instrumen tradisional serta vokal sinden, menciptakan atmosfer musik yang magis dan penuh karakter.

(SPR)

Related posts

SXSx Rilis Versi Baru Lagu “Kopi Cinta” Menuju Album Ke-4

AQK

Dipha Barus Kolaborasi Dengan Ciara Hadirkan Remix Lagu “GOODIES”

AQK

KIMIKA Penyanyi dan Pencipta Lagu Remaja, Merilis Single “Rewritten”

AQK

Leave a Comment