June 25, 2026
Image default
Event & Community

AXEAN Festival Umumkan Lineup Pertama, Siap Jadi Melting Pot Komunitas Musik Dunia

South Jakarta – Platform konferensi dan showcase musik terbesar se-Asia Tenggara, AXEAN Festival, akan kembali digelar tahun ini. Pulau Dewata kembali dipilih menjadi rumah pagelaran dan melting pot bagi seluruh pelaku industri musik sedunia. Festival yang kini memasuki edisi keenam ini akan dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 29-30 Agustus 2026 dan bertempat di Jimbaran Hub, Bali.

AXEAN Festival kini telah berkembang menjadi platform pertemuan penting bagi para pelaku industri musik Indonesia, bahkan dunia. Ada banyak sekali aktivasi yang dapat dilakukan oleh para pelaku industri musik, seperti membuka jejaring dengan banyak lapisan industri musik. Ruang ini menjadi terbuka untuk semua, mulai dari kurator festival, A&R label, jurnalis musik, publisis, hingga tentunya sang artis yang juga akan tampil memperkenalkan karya mereka masing-masing.

Indonesia Penuhi Lineup Gelombang Pertama
Gelombang pertama lineup AXEAN Festival 2026 menempatkan Indonesia sebagai salah satu sorotan utama. Sejumlah nama dari berbagai spektrum musik dipastikan tampil, mulai dari penyanyi-penulis lagu Ndarboy Genk, kuartet eksperimental Basajan, band asal Yogyakarta LOR, trio Babon, band alternative rock Satu Per
Empat, singer-songwriter Jo Soegono, trio jazz rock Emptyyy, hingga penyanyi R&B dan soul Noni. Kehadiran mereka menunjukkan keberagaman lanskap musik Indonesia yang terus berkembang dan semakin mendapat perhatian di tingkat regional maupun internasional.

Artis Internasional dari Asia Tenggara dan Dunia Turut Meramaikan
Selain Indonesia, AXEAN Festival 2026 juga menghadirkan sederet musisi dari berbagai negara di Asia Tenggara. Malaysia diwakili oleh MASDO, Pitahati, serta kolaborasi Lil Asian Thiccie x dj magn3sium. Filipina membawa tiga wakil mereka yakni PLAYERTWO, ALYSON, dan Novocrane, sementara Singapura menghadirkan Subsonic Eye serta kolektif eksperimental sub:shaman. Salah satu negara Asia Tengga lain, yakni Thailand, turut memperkuat lineup melalui Yellow Fang, INSPIRATIVE, SLOWWVES, dan Cupnoodle. Pada tahun ini AXEAN Festival kembali menghadirkan musisi-musisi di luar Asia
Tenggara. Ada Scamper yang akan mewakili Makau, serta Treaks dari Prancis yang semakin memperluas cakupan internasional festival ini.

 

Menurut salah satu pendiri AXEAN Festival, Piyapong Muenprasertdee, proses kurasi festival tidak hanya mempertimbangkan kualitas pertunjukan dan visi artistik, tetapi juga memberi ruang bagi ekosistem musik yang selama ini kurang mendapatkan sorotan. “Kami mencari musisi yang memiliki profesionalisme, kualitas
pertunjukan langsung yang kuat, serta visi artistik yang jelas. Namun di saat yang sama, kami juga ingin menghadirkan talenta dari berbagai skena musik yang mungkin belum banyak dikenal dunia. Harapannya, pengalaman mereka di AXEAN dapat membuka jalan dan menginspirasi generasi berikutnya di negara asal mereka,” cerita Piyapong.

Selain itu, salah satu co-founder AXEAN Festival, David Siow, turut menambahkan bahwa lineup tahun ini dipenuhi musisi yang memiliki potensi besar untuk menembus pasar internasional. “Kami memilih artis-artis yang memiliki pertunjukan live yang luar biasa dan siap melangkah ke panggung global. Pengunjung akan menemukan musisi yang sebentar lagi akan melejit, musisi yang mampu memberikan pengalaman pertunjukan yang tak terlupakan, hingga nama-nama yang perjalanan kariernya layak untuk terus diikuti,” jelas David.

AXEAN Festival Perkenalkan Program Baru
Namun, pertunjukkan musik bukanlah satu-satunya program andalan AXEAN Festival yang harus didatangi. AXEAN Festival juga memiliki program lain yang dapat membantu para seniman adalah Songwriting Camp. David Siow
menjelaskan bahwa Songwriting Camp sejak awal memang dirancang sebagai ruang yang mengutamakan kolaborasi dibanding kompetisi.

“Program ini lahir dari keinginan kami untuk memberikan pengalaman terbaik bagi para musisi. Kami menciptakan suasana yang santai dan kasual agar kreativitas serta pertemanan dapat tumbuh secara alami. Kami percaya lingkungan seperti itu berkontribusi pada lahirnya karya-karya terbaik. Dan tentu saja, Bali dengan vila-vila dan atmosfernya yang khas menjadi tempat yang ideal untuk mewujudkan hal
tersebut,” cerita David.

Selain memperluas ruang kolaborasi kreatif, AXEAN Festival 2026 juga menghadirkan konsep kuliner baru yang terinspirasi dari budaya hawker center dan food court khas Asia Tenggara. Berbagai hidangan dari sejumlah negara akan
dikurasi dalam satu area festival, memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal keberagaman budaya kawasan melalui cita rasa.
Selain rangkaian pertunjukan musik dan program baru tersebut, AXEAN Festival 2026 tetap mempertahankan komitmennya sebagai platform pengembangan industri musik melalui berbagai panel diskusi, business matchmaking, dan sesi
networking terstruktur yang mempertemukan musisi, label, festival, media, hingga profesional industri dari berbagai negara.

AXEAN Festival Sudah Membuka Penjualan Tiket
Tiket AXEAN Festival sudah dapat dibeli melalui Loket.com. Saat ini, tiket AXEAN Festival dapat dimiliki dengan harga Rp75.000 per harinya dalam kategori early bird. AXEAN Festival juga membuka tiket terusan untuk 2 hari yang dibanderol seharga Rp150.000.

AXEAN Festival 2026 didukung oleh Jimbaran Hub sebagai venue partner dan TuneCore sebagai main stage sponsor. Festival ini juga berkolaborasi dengan EMPIRE sebagai stage sponsor; Embassy of France in Indonesia & Institut Français Indonesia, Embassy of France in Singapore, serta Centre National de la Musique & Institut Français sebagai festival partner; The Orchard sebagai VIP partner; MADVERSE sebagai primary sponsor untuk Songwriting Camp; KSR dan Musicway sebagai secondary sponsor Songwriting Camp; Sounds Australia
sebagai music exchange partner; serta DEBEAT Sunset Road dan Millers Records sebagai equipment partner.

Tentang AXEAN Festival
AXEAN Festival merupakan platform konferensi dan showcase musik terkemuka di Asia Tenggara yang menghubungkan musisi, pelaku industri, dan audiens melalui konferensi industri musik serta festival showcase. Sejak diluncurkan pada 2020 oleh para profesional musik dari berbagai negara Asia Tenggara, AXEAN telah sukses menyelenggarakan edisi virtual pada 2020–2021
dan edisi tatap muka sejak 2022.

Selama enam edisi penyelenggaraannya, AXEAN telah menghadirkan lebih dari 200 musisi dari 20 negara, menarik 420 delegasi dari 32 negara, menjangkau lebih dari 46.000 penonton virtual, serta menyambut hampir 18.000 pengunjung langsung. Rekam jejak tersebut semakin mengukuhkan AXEAN Festival sebagai salah satu platform ekspor musik paling berpengaruh di kawasan, sekaligus ruang bertemunya talenta Asia Tenggara dengan jejaring industri musik global.

(SPR)

Related posts

Cakra Khan, Balawan dan Harry Murti Ungkap Persiapan Akhir JDS All Stars Tampil di Java Jazz 2025

AQK

Nadin Amizah Sukses Gelar Intimate Showcase ‘Kita Akan Selesai’

AQK

Rayakan 10 Tahun DoggyHouse Records Gelar WOOF Live Session in JNM Bloc

AQK

Leave a Comment