South Jakarta – Band pop Melayu Indonesia BianGindas resmi merilis album terbaru mereka yang bertajuk ‘Engkaulah Nyawaku’, yang mulai tersedia di seluruh platform digital pada 8 Mei 2026. Bersamaan dengan perilisan album, BianGindas juga menghadirkan music video untuk single utama mereka, “Tarik Ulur.”
BianGindas dibentuk pada tahun 2014 oleh Bian (vokal), Adji (bass), dan Safir (drum). Berawal dari inisiatif dan semangat Bian untuk tetap berkarya, setelah keluar dari band sebelumnya, D’Bagindas. Walau dalam perjalanannya, Bian juga kembali berkumpul dengan kawan-kawan lamanya dan membentuk D’Bagindas C.I.N.T.A, namun tidak mengurangi komitmennya terhadap BianGindas.
Dan pada momen perilisan album ini, BianGindas juga memperkenalkan personel baru yaitu Sony (keyboard), yang turut memberikan warna baru dalam musikalitas band. Album ‘Engkaulah Nyawaku’ memuat 11 lagu, yaitu: “Tarik Ulur, “Bersandiwara”, “Cinta Tanda Tanya’, “Apa Sih Maumu”, “Cepat-Cepat Jangan Terlambat”, “Jangan Sesali”, “Engkaulah Nyawaku”, “Memilikimu”, “Berdebar-Debar”, “Hidupku Kamu”, “Mau Nikah Gak Punya Biaya”, dan “Mencari Berkah”.
Sebagai single utama, “Tarik Ulur” mengangkat kisah seseorang yang terjebak dalam kebingungan perasaan karena dipermainkan dalam hubungan—ditarik dan diulur oleh orang yang dicintainya. Lagu ini merepresentasikan emosi yang dekat dengan banyak pendengar, dengan balutan musik khas BianGindas yang energik, sederhana namun menyentuh.
Album ini dikerjakan selama 3 bulan sejak Januari 2026. Mulai dari workshop sampai proses rekaman. Proses produksi album ini dilakukan di beberapa studio, yaitu BianGindas Studio, 5Suara Studio untuk pengambilan vocal, serta Yog’s Studio Gallery untuk pengambilan drum. Seluruh proses mixing dan mastering dikerjakan di BianGindas Studio.
Album ini juga melibatkan kolaborator musisi, di antaranya Hendri Lamiri yang mengisi biola dan string, serta Gege pada backing vocal, yang turut memperkaya nuansa musikal dalam keseluruhan album. Album ini menempatkan Bian sebagai Producer, yang bertanggung jawab atas arah kreatif dan musikal, sementara Bintang Artha Kreatif bertindak sebagai Executive Producer, yang mendukung keseluruhan realisasi produksi hingga perilisan karya. Album ini juga berada di bawah naungan BAM Management sebagai manajemen resmi BianGindas.

Judul ‘Engkaulah Nyawaku’ diambil dari salah satu lagu dalam album ini yang khusus dibuat untuk semua teman-teman yang telah mendukung perjalanan BianGindas, dan dipilih sebagai simbol rasa terima kasih kepada seluruh teman, keluarga, dan para fans yang telah memberikan dukungan dan doa selama perjalanan BianGindas.
“Kami menganggap semua yang terus mendukung BianGindas adalah nyawa dari BianGindas. Tanpa mereka, kami bukan apa-apa,” ungkap Bian.
Melalui album ini, BianGindas berharap dapat terus terhubung dengan para pendengar dan menghadirkan karya yang jujur, relevan, serta penuh makna.
Tentang BianGindas
BianGindas adalah band pop Melayu Indonesia yang dibentuk pada tahun 2014 oleh Bian, Adji, dan Safir, dan kini diperkuat juga oleh Sony. Dengan karakter musik yang kuat dan lirik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, BianGindas terus konsisten menghadirkan karya yang menyentuh hati para pendengarnya.
(SPR)

