April 15, 2026
Image default
Event & CommunityHot GearWhat's New

Cakra Khan, Balawan dan Harry Murti Ungkap Persiapan Akhir JDS All Stars Tampil di Java Jazz 2025

South Jakarta – Hanya dalam waktu beberapa jam ke depan, festival musik ‘BNI Java Jazz 2025’ akan segera dibuka. Mengambil tempat di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Java Jazz Festival tahun ini akan berlangsung selama 3 hari berturut-turut, mulai Jum’at, 30 Mei 2025 sampai dengan Minggu, 1 Juni 2025. Salah satu penampil yang wajib disaksikan digelaran ‘BNI Java Jazz’ tahun ini adalah Jakarta Drum School All Stars yang tahun ini akan mengangkat konsep ‘Reinterpretation to The Beatles’. Jakarta Drum School All Stars dijadwalkan tampil di Panggung Utama Java Jazz Festival pada hari Jum’at, 30 Mei 2025 jam 16.30. Sejumlah persiapan telah dilakukan dengan matang satu hari menjelang penampilan mereka.

Dalam sesi latihan terakhir yang berlangsung pada hari Kamis (29/5) di Ican Studio, Jakarta Selatan, hadir seluruh musisi dan penyanyi yang tergabung dalam ‘Jakarta Drum School All Stars’, Suasana latihan tampak serius namun juga sesekali ada canda. Latihan terakhir ini memang hanya mematangkan konsep setelah digelarnya latihan intens selama beberapa hari lalu. Lagu-lagu dari The Beatles dari berbagai era juga terdengar berbeda dan lebih kaya instrumen dari versi aslinya. Beberapa lagu yang sempat dimainkan dalam sesi latihan hari itu adalah “Drive My Car”, “Strawberry Field Forever” sampai “Hey Jude”. Ditemui di sela-sela latihan, Harry Murti yang merupakan salah satu founder Jakarta Drum School yang mengungkapan,

“”Persiapan sudah hampir seratus persen. Tinggal hitung time code nya aja. Semua lagu sudah aman. Selalu exciting, ada yang baru aja. Yang unik ada gitar 9 neck ini ya. Untuk membawanya, saya sampai punya tim khusus 5 orang hanya untuk ‘handle’ gitar ini. Karena gitar ini gitar satu-satunya di dunia yang dibuat Fender. Kebetulan untuk mendapatkannya itu juga gak mudah, harus diundi dulu. Terus kita harus berangkatkan dari California ke Jakarta dan itu effort-nya sangat besar. Benar-benar kita harus jaga. Kemudian juga kemarin baru dicoba sama Mas Balawan. Jadi Balawan juga jadi PR untuk setting segala macam. Memang perlu perlakuan khusus. Kami sempat berdiskusi siapa pemain gitar yang cocok untuk memainkan gitar ini, akhir sepakat cuma ada satu nama, Balawan”

Sesi latihan akhir Jakarta Drum School All’ Stars untuk Java Jazz 2025

 

Sesi latihan akhir Jakarta Drum School All’ Stars untuk Java Jazz 2025

 

Pada kesempatan tersebut, Balawan juga menjelaskan konsep yang akan dimainkan bersama Jakarta Drums School All Stars, “Sebenarnya ini pengaturan komposisi. Walaupun banyak pemain, harus sesuai porsinya masing-masing. Karena gitarnya udah ribet ini. Pemain gitar yang lain gak boleh ikut ribet. Mainnya simplify. Itu yang perlu diatur sama Mas Harry. Jadi ga semuanya harus muncul. Dari bermain bersama ini, mungkin muncul energi yang didapat ya. Banyak pemain yang udah ternama, profesional. Tapi karena main bareng harus mengatur atau menurunkan egonya. Menariknya di sana.”

Sementara Cakra Khan juga mengungkapkan, “Saya bersyukur sekali karena bisa ikut dalam sebuah project dimana salah satu yang diinterpretasikan adalah musisi yang saya sangat suka. Ketika saya dihubungi sama Mas Taufan (Goenarso), kebetulan Mas Taufan sama Mas Harry, saya udah gak pikir panjang, saya bilang manager saya, ‘Clear semua jadwal’,  Saya harus ada. Karena di sisi lain, saya sebagai seniman dan yang saya suka ini juga. Bukan hanya ada hal yang ditonjolkan tapi kebersamaan, porsinya sama semua, jadi sebuah harmoni dalam sebuah pertunjukan itu sangat bikin saya senang.”

Mengenai persiapan dalam proyek ini, Cakra Khan mengungkapkan, “Kalau saya yang paling penting, ngapalin lirik. Karena problemnya kalau setiap penyanyi itu, kita harus berusaha, bukan hanya engage dengan teman-teman di belakang kita, tapi juga yang di depan kita. Jadi saya berusaha sebisa mungkin, meskipun agak sedikit telat saya kalau menghapal sebuah lagu, saya dari pertama dapat undangan bisa di sini, saya langsung hapalin dari sana. Termasuk fisik juga.”

Related posts

First Love is Never Returned Memulai Tahun 2026 dengan “WHAT’S UP?”

Qenny Alyano

Konser Babyface di Jakarta Sukses Digelar, Hadirkan Raisa Sampai Marcell Siahaan

Qenny Alyano

DJ Oekon x Mila Cheah Rilis “Tresno Aku”, Kolaborasi Elektronik Campursari yang Unik

Angga Foster

Leave a Comment