South Jakarta – Sebelum ia mengguncang panggung festival musik The Sounds Project 2025 tanggal 8 Agustus mendatang di Ecopark Ancol, penyanyi asal Kanada elijah woods hari ini merilis single baru berjudul “Ghost On The Radio”. Sebuah lagu bernuansa pop antemik, lagu baru elijah dibagikan bersamaan dengan pengumuman tentang album perdananya, ‘Can We Talk?’, yang akan hadir pada 14 Oktober 2025.
Single “Ghost On The Radio” kental dengan nuansa upbeat dan instrumentasi yang membius semua pendengarnya. Melodi-melodi vokal ala elijah tak hanya membuat lagu ini terdengar catchy, namun juga penuh makna seraya ia bernyanyi tentang sebuah hubungan di masa lalu. Lirik-lirik tentang ketidakmampuan seseorang untuk move on dinyanyikan oleh elijah lewat hook-hook yang mudah diingat. Lagu terbaru elijah merangkum perasaan yang hadir saat kita mengingat kembali suatu momen di masa lalu yang menghantui namun memberikan rasa nyaman. Yang rasanya jauh, namun terasa dekat. Seperti hantu di tengah-tengah frekuensi radio.
“Lagu ‘Ghost On The Radio’ adalah tentang mengingat-ingat sebuah hubungan di masa lalu yang terus menghantui diri kita. Ke mana pun kita pergi, suara mereka tetap mengikuti langkah kita, seperti lagu yang kita tidak ingin dengarkan namun tidak bisa dihentikan” ungkap elijah woods.
Album ‘Can We Talk?’ menjadi titik penting dalam karir elijah. Setelah merilis lima EP dan sederet single yang viral selama lima tahun terakhir, elijah telah mengukuhkan langkahnya sebagai seorang musisi independen yang sukses. Ia telah mengumpulkan lebih dari 1 miliar stream secara global dengan fanbase global melebihi 5 juta follower. Semuanya ia raih sambil terus tur ke berbagai belahan dunia dengan aturannya sendiri. Album perdananya merangkum berbagai emosi – keintiman, kejujuran, dan kedalaman emosi, semuanya dibawakan lewat gaya penulisan lagunya yang kental dengan warna musik pop khas elijah.
Penampilan elijah woods di The Sounds Project 2025 pada tanggal 8 Agustus mendatang merupakan bagian dari tur terbarunya bertajuk ‘Give Me The Sunlight Tour’ yang dimulai hari ini hingga akhir Agustus. Tur barunya siap mengunjungi 9 kota di Asia yaitu Manila, Cebu, Bangkok,Singapura, Taipei, Seoul, Osaka

Tahun lalu elijah menjadi musisi pembuka konser Niall Horan di Jakarta dan berbagi panggung dengan Lauv, Jeremy Zucker, dan JP Saxe di festival musik Seoul Jazz Festival. Saat ini Indonesia duduk di posisi #2 dalam daftar negara-negara yang paling sering memainkan musiknya secara digital.
Dengan single baru yang serba berani, sebuah album perdana yang siap dirilis, dan tur Asia yang siap mengguncang Jakarta, elijah woods dengan pasti melangkah masuk ke era terbesarnya. Dan ini semua baru dimulai.

Your message has been sent
Tentang elijah woods
elijah woods telah sukses membangun ruang uniknya sendiri di tengah hingar bingar landskap musik pop. Sebagai seorang musisi, penyanyi, penulis lagu, dan produser, elijah dikenal lewat melodi-melodi yang serba catchy, kemampuan storytelling-nya yang piawai, dan produksi musik yang prima. elijah dengan konsisten mengukuhkan dirinya sebagai salah satu solois berskala global yang patut diikuti perkembangannya. Karya-karyanya sarat akan perasaan serba jujur. Tak heran jika ia dengan mudahnya menarik para pendengar musiknya ke dalam ruang penuh patah hati hingga harapan.
Dengan lebih dari 1 miliar stream untuk seluruh katalog musiknya, beragam sertifikasi platinum dan gold untuk lagu-lagunya, dan 4 nominasi JUNO Awards, elijah merupakan bukti nyata bahwa ia dapat menggapai semua impiannya sebagai seorang musisi independen. Selama tiga tahun terakhir ia telah merilis lima EP termasuk ‘Elijah Would!’, ‘Hey There Elijah’, dan ‘silver lining’ sepanjang 2024. Ia akhir-akhir ini juga berhasil masuk ke deretan top 500 artists in the world. Semuanya merupakan hasil kerja keras dan visi kreatifnya yang membuatnya berbeda dari banyak musisi pop lainnya. Ia akhir-akhir ini terpilih sebagai cover star majalah Esquire Singapura
(SPR)

