South Jakarta – Penyanyi Fanny Soegi, kembali merilis single baru berjudul “Palum”. Menjadi lagu perdana yang diproduksi di Jakarta, Fanny bersama Lafa Pratomo, sang produser, menjadikan lagu ini sebagai penanda fase baru dalam perjalanan artistiknya. Di lagu ini, Fanny merepresentasikan transformasi dirinya yang lebih reflektif dan telah berdamai dengan perjalanan hidupnya. Proses produksi di Jakarta juga memberinya ruang untuk mengeksplorasi pendekatan musikal yang lebih personal, menjadikan karya ini bukan sekedar lagu, tetapi simbol pertumbuhan dan penerimaan diri.
Kata ‘Palum’ sendiri memiliki arti telah puas minum atau hilangnya rasa haus. Namun dalam lagulagu ini, ‘Palum’ dimaknai lebih dalam sebagai gambaran seseorang yang telah menempuhseparuh perjalanan hidupnya, melewati berbagai pengalaman baik dan buruk, hinggaakhirnya memilih untuk berdamai dan berserah dengan takdir, serta berada pada titik penuhsyukur dan cinta yang utuh.
“Palum, palumlah syukurmu. Penuh, penuhlah cintaku”
Potongan lirik tersebut menghadirkan elemen persuasif yang terasa halus dalam lagu ini. Jauh dari kesan menggurui, pesan yang disampaikan justru mengajak pendengar untuk berhenti sejenak, merasa cukup, dan menumbuhkan rasa syukur dalam diri. Nuansa ini menggambarkan suara seseorang yang lelah namun tidak pahit, letih namun tetap berserah dalam menerima perjalanan yang dijalani.
Credit Song Palum :
Palum Music Credits
Exc. Producer : VtmnD / vtmnd.id
Written by : Fanny Soegi / fannysoegi
Composed by : Fanny Soegi
Produced & arranged by : Lafa Pratomo / lafapratomo
(SPR)

