South Jakarta – Musisi dan penulis lagu Gavendri kembali hadir dengan karya terbaru berju.dul “Balada Ibukota.” Lagu ini lahir dari pengalaman pribadinya yang setiap hari selama bertahun-tahun harus menempuh perjalanan dari Tangerang Selatan menuju Jakarta. Rutinitas itu membuatnya melihat langsung wajah ibukota: macet, padat, dan penuh paradoks.
Lewat lirik yang ringan namun sarat makna, “Balada Ibukota” menggambarkan keseharian pekerja kota: dari bangun pagi, siap-siap, sarapan, berangkat kerja, hingga terjebak macet yang seolah tak pernah ada ujungnya. Dalam salah satu bait, Gavendri menyindir para pejabat dengan lugas:
“Dijalan kau berpikir, kok macetnya begini / Halo pejabat, puluhan tahun kok begini.”
Meski sarat kritik, lagu ini tetap dibawakan dengan aransemen upbeat bernuansa hiphop/R, lengkap dengan sentuhan spoken word khas Gavendri.
“Lagu ini upbeat, tapi aku sebut balada atau ballad karena di dalamnya ada kekecewaan terhadap para pemegang wewenang,” ujar Gavendri.
Selain itu, “Balada Ibukota” diproduseri oleh Cosmicburp, dengan proses mixing dan mastering oleh Macdalen, menghadirkan produksi segar dengan nuansa urban dan groovy.
Sebagai musisi sekaligus pengajar, Gavendri juga menyinggung kontras kehidupan: betapa enaknya menjadi anak-anak dibanding beratnya menjadi orang dewasa di Jakarta. “Balada Ibukota” pun menjadi refleksi sekaligus hiburan bagi siapa saja yang pernah merasakan getirnya bekerja di kota besar.
“Balada Ibukota” sudah tersedia di seluruh platform musik digital mulai 1 Oktober 2025.
(SPR)

