South Jakarta – Penantian panjang selama 29 tahun para penggemar band punk asal Amerika Serikat, Green Day, terbayar lunas di malam Minggu kemarin. Green Day sukses menggelar konser kedua mereka di Indonesia pada hari Sabtu, 15 Februari 2025 di Pantai Carnaval, Ancol, Jakarta. Konser yang telah diumumkan sejak Agustus 2024 lalu oleh promotor Ravel Entertainment tersebut, sukses menghadirkan puluhan ribu penonton. Meskipun konser Green Day kali ini digelar hampir bersamaan dengan konser musisi besar mancanegara lainnya, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat para penggemar band yang telah terbentuk sejak tahun 1987 tersebut untuk datang bahkan semenjak siang hari. Antrian panjang penonton mengular memasuki venue konser telah terlihat semenjak siang menjelang sore hari. Green Day sendiri dijadwalkan tampil sekitar menjelang pukul 8 malam setelah band pembuka Rebellion Rose.
Menjelang pukul 8 malam, lagu “Bohemian Rhapsody” dari Queen mulai berkumandang menjadi tanda konser akan segera dimulai. Lagu kemudian berganti dengan “Blitzkrieg Bop” dari Ramones yang membuat koor penonton ikut bernyanyi di kedua lagu tersebut. Maskot band, Drunk Bunny kemudian muncul di atas panggung dan berlari-lari memberi semangat kepada penonton. Musik kemudian berganti dengan sound dari film Star Wars dan kemudian satu persatu personil Green Day yang terdir dari Billie Joe Armstrong (vokal/gitar), Mike DIrt (bass) dan Tre Cool (drums) dan dibantu dua gitaris dan kibordis additional membuka pertunjukan dengan lagu “The American Dream is Killing Me” membuat penonton bergoyang dan bernyanyi bersama. “Ayo saya ingin melihat semua disini bertepuk tangan” ujar Billie Joe di tengah-tengah lagu.


Tanpa jeda, Billie Joe Armstrong yang tampil dengan setelan hitam-hitam sambil menyandang gitar Fernando Stratocaster ciri khasnya, langsung memainkan intro lagu “Welcome to Paradise” yang membuat penonton semakin panas. Tre Cool kemudian mulai memainkan intro lagu “Longview” yang disambut intro bass dari Mike Dirnt. “Para hadirin sekalian Tuan Mike DIrt pada bass” ujar Billie Joe. Tempo pertunjukan semakin panas saat Green Day memainkan nomor hits mereka “Basket Case”. Beberapa penonton bahkan sampai melakukan slam dance. Setelahnya masih dari album ‘Dookie’, Green Day memainkan lagu “She” dan dilanjutkan dengan “Paper Lanterns” dari EP ‘Slappy’. “Angkat tangan kalian ke atas” ujar Billie sambil mengajak penonton bernyanyi bersama.
Billie Joe Armstrong kemudian mulai memainkan intro lagu hits “When I Come Around” membuat penonton kembali bernyanyi bersama. Di tengah lagu, sebuah balon pesawat seperti di album ‘Dookie’ bertuliskan ‘Bad Year’ melayang di atas penonton. “Jakarta, Indonesia, Green Day” ujar Bilie di akhir lagu. Tre Cool yang pernah menjadi drummer band The Lookouts kemudian mulai memainkan intro lagu “Know Your Enemy” membuat penonton melompat mengikuti beat lagu. “Saya butuh seseorang ke atas panggung” ujar Billie Joe di tengah lagu. Billie Joe kemudian mengajak seorang penonton wanita berhijab naik ke panggung untuk bernyanyi bersama. “Forever Now” dan “Dilemma” menjadi sajian Green Day selanjutnya. Green Day kemudian mulai menurunkan tempo pertunjukan dengan membawakan “21 Guns” dan berlanjut dengan “Minority” dimana Billie memainkan harmonika d tengah lagu. “Terima kasih, terima kasih Jakarta.” ujar Billie sambil memperkenalkan formasi band malam itu.
Billie Joe yang kini berganti gitar Gibson kemudian naik atas monitor dan mulai memainkan intro lagu “Brainstew” dan langsung dilanjutkan dengan hits mereka “American Idiot”. “Ayo menggila” ucap Billie Joe di tengah lagu. Semakin panas, Green Day menaikkan sesi pertunjukan dengan lagu “Holiday” dan dilanjutkan dengan “Boulevard of Broken Dreams” Tre Cool kemudian mulai memainkan intro drums lagu “Are We the Waiting” yang mana kali ini Billie Joe bernyanyi tanpa bermain gitar. Seorang penonton melempar bendera Merah Putih ke Billie Joe yang lalu diambil dan dibentangkan dan dicium sambil terus bernyanyi.
Semakin panas Green Day kemudian melanjutkan penampilan dengan lagu “St. Jimmy” dan “Give Me Novocaine” yang mana kali ini Billie Joe bernyanyi sambil memainkan gitar akustik. Kembali Green Day menaikkan tempo dengan menyajikan “Letterbomb” setelahnya membuat penonton kembali bergoyang. “Saya akan menghitung satu, dua tiga saya ingin melihat semua mengangkat tangan ke atas dan berteriak” ucap Billie di tengah lagu.
Billie Joe lalu mulai memainkan intro gitar “Wake Me Up When September Ends” membuat penonton kembali bersemangat dan ikut bernyanyi bersama. Green Day tanpa jeda langsung melanjutkan penampilan dengan membawakan “Jesus of Suburbia” dan dilanjutkan dengan “Bobby Sox” yang menampilkan nuansa pink di atas panggung. “Terima kasih, Jakarta” ucap Billie di akhir lagu. Billie Joe Armstrong kemudian tampil sendiri di panggung sambil menyandang gitar akustik dan melantunkan “Good Riddance” (Time of Your Life)”. Tre Cool dan Mike Dirnt kemudian kembali ke panggung dan melantangkan “Terima Kasih” dalam bahasa Indonesia. Tre Cool yang membawa bucket berisi stik drums kemudian membagikan dan melemparkan ke arah penonton.

