April 15, 2026
Image default
Event & CommunityWhat's New

Hammersonic Festival 2024 Hari Ke-2, Lamb Of God, Suicide Silence dan As I lay Dying Sukses Membakar Penonton

South Jakarta – Hari ke-2 (6/5) penyelenggaraan Hammersonic Festival 2024, tetap ramai dihadiri puluhan ribu penonton sebagaimana di hari pertama. Festival gelaran Ravel Enterteinment yang berlangsung setahun sekali di Carnaval Ancol ini. layak dsematkan sebagai festival musik keras terbesar di Asia Tenggara. Tidak hanya mendatangkan penonton lintas usis dari berbagai kota di Indonesia bahkan dari internasional. rela datang jauh-jauh  untuk menyaksikan band favorit mereka ataupun hanya untuk berkumpul dengan teman-teman yang mempunyai selera musik sama. Meskipun di hari ke-2,tetap panas terik di siang hari, hal tersebut tidak menyurutkan semangat Hammerhead (sebutan untuk penonton Hammersonic Festival) untuk datang sejak siang hari.

Di panggung Empire hari MInggu 6 Mei 2024 menampilkan Saint Loco, Bleeding Through, Suicide Silence, As I Lay Dying dan Lamb of God. Panggung Hammer hari itu juga menyajikan Bearfours, Blood Red Throne, Venom Inc, Misery Index dan Cradle Of Filth, Sementara di panggung Sonic yang berselebelahan dengan panggung Hammer, menghadirkan Speedball, Dvrk, Nervosa dan Atreyu. Dua panggung yang berada di area makanan dan minuman yaitu panggung The Beast dan Avalanche masing-masing menghadirkan keseruan dengan lineup yang seru. Di panggung The Beast berturut-turut tampil Burning Flame, Haunted Era, SLFR, Tools of the Trade, Arcadia, Ghostline dan Straight Answer, Sementara di panggung Avalanche yang letaknya di samping panggung The Beast, menyajikan Engage In Vengeance, Speak Up, Remember Of Today, Bloodstone, Tabrak Lari, Annalyn dan Jakarta Flame.

Siang yang menyengat di Hammer Stage dibuat semakin panas dengan band death metal asal Norwegia yang memainkan karya mereka seperti “Epitaph Insicrebed”, “Itika”, “Smite”, “Every Silent Plea”, “Arterial Lust” dan “Mephitication”. Usai Blood Red Throne, Sonic Stage langsung dohajar oleh band Dvrk. Meski tampil seru, namun  band yang dikomando vokalis Peter Morgan ini beberapa kali mengalami masalah teknis. Beralih ke panggung Empire, tepat pukul 15.40, unit metalcore asal California, Bleeding Through, tampil membakar penonton yang hadir Nomor-nomor seperti “Revenge I Seek”, “For Love & Falling”, “Love Lost In A Hail of Gunfire Rage”, “Love In Slow Motion”, “No Friends”, “Rise” dan “Kill To Believe” menjadi bahan bakar penonton melakukan circle pit. Bleeding Through menutup penampian dengan nomor “On Wings Of Leap”.

Kembali ke panggung Hammer, band Venom Inc langsung menghajar penggung nomor-nomor thrash metal klasik seperti “Witchin Hour”, “War”, “Come To Me”, “Blackened Are The Priests”, “Carnivorous”, “Live Like an Angel” dan ditutup dengan “Black Metal”. Usai Venom Inc, giliran panggung Sonic yang diserbu para penonton untuk menyaksikan kuartet thrash/death metal wanita asal Sao Paulo, Brazil, Nervosa, Sejatinya Nervosa tampil pada Sabtu siang. Namun karena alasan teknis, jadwal mereka digeser ke hari ke-2.  Dengan formasi Prika Amarakl (vokal/gitar), Helena Kotina (gitar), Hel Pyre (bass) dan Gabriela Abud (drums), Nervosa menggelontorkan lagu-lagu yang diambil dari album mereka ‘Jailbreak’, ‘Perpetual Chaos’ sampai ‘Victim of Yourself’.

Bleeding Through ( foto : QB )

 

Venom Inc ( foto : QB )

 

Nervosa ( foto : QB )

 

Salah satu band yang ditunggu-tunggu di hari ke-2 Hammersonic Festival adalah band deathcore asal California, Suicide Slience yang tampil di panggung Empire. Dibuka dengan lagu “Bohemian Rhapsody” milik Queen, yang membuat paduan suara di antara penonton, Suicide Silence membuka penampilan dengan “”Revelations (intro)” yang berlanjut dengan “Unanswers” membuat tensi pertunjukan langsung naik. Berturut-turut kemudian band yang dikomando vokalis Hernan “Eddie” Hermida yang mengenakan kaos band Faith No More tersebut, membawakan “You Only Live Once”, “Fuck Everything”, “Love Me To Death”. “Disengage” dan “Slave To Subtance”. “Ini malam yang luar biasa, Hammersonic. Kalian sangat indah” ucap Hernan. Semakin panas, Suicide Silence kemudian membawakan “You Must Die”, “Wake Up”, “Fucked For Life” dan ditutup dengan “No Pity For A Coward”. Beberapa penonton meminta tambahan lagu, namun Hernan Hermida mengatakan, ‘Kalian gak mau nonton Lamb of God ? Ada As I Lay Dying, Misery Index, Atreyu. Mereka teman kami semua.”

Keseruan kemudian  berpindah ke panggung Hammer yang menampikan Misery Index. Memadukan musik death metal dan grindcore, Misery Index menyajikan nomor-nomor bertampo cepat seperti “The Spectator”, “The Carrion Call”, “Partisans Of Grief”, Fed to Wolves”, “Calling”, “Conjuring the Cult” dan ditutup dengan “Traitors”. Tanpa jeda, panggung Sonic langsung menghadirkan Atreyu usai Misery Index. Band metalcore asal  Calfornia tersebut, langsung tancap gas membawakan “Drowning”, “Becoming The Bull” dan Right Side of the Bed”. Band dengan vokalis Brandon Saller tersebut, melanjutkan penampilan dengan “Save Us”, “Falling Down”, “The Time is Now”, “Gone” dan ditutup dengan “Blow”. Panggung Empire juga tengah bersiap lineup yang ditunggu-tunggu, As I Lay Dying.

As I Lay Dying yang tampil dengan formasi Tim Lambesis (vokal), Phil Sgrosso (gitar),  Ken Susi (gitar),  Ryan Neff (bass/vokal) dan  Nick Pierce (drums) langsung menghajar panggung denga nomor-nomor  “Nothing Left”, “Redefined” dan “An Ocean Between Us”. Kerap kali Tim Lambesis memintan penonton untuk melakukan circle pit dan wall of death. Penonton semakin beringas saat As I Lay Dying menyuguhkan “94 Hours”, “Shaped by Fire” dan “Blinded”. As I Lay Dying menutup penampilan dengan nomor “My Own Grave” dan “Confined”.  Hammersonic Festival 2024 ditutup dengan penampilan Lamb Of God yang tampil di panggung Empire.

Tampil usai Cradle Of Filth menuntaskan penampilan di panggung Hammer, Lamb Of God membuka dengan intro lagu “Memento Mori” membuat penonton langsung bersorak. Sebuah kain hitam yang menutup panggung di logo band Lamb Of God,  kemudian turun dan tampak lah personil Lamb Of God yang langsung disambut penonton yang melakukan circle dance dan slam dance. Tanpa jeda, Lamb Of God langsung menaikkan tensi dengan “Walk with Me in Hell” dan “Hourglass”. Randy Blythe tampil dengan potongan ambut pendek dan memakai kaos band Eyehategod tampil enerjik membuat penonton semakin bersemangat. Berturut-turut Lamb Of God membawakan “Resurretion Man”, “Ditch”, “Something To Die For” dan “Ruin”.  Penonton semakin panas saat “Blacken” dan ’11 Hour” dibawakan. Lamb Of God menutup penampilan di Hammersonic Festival 2024 dengan “Vigil”, “Laid To Rest” dan “Redneck”.

Suicide Silence ( foto : QB )

 

As I Lay Dying ( foto : QB )

 

Craddle Of Filth ( foto : QB )

 

Lamb Of God ( foto : QB )

 

Penyelenggaraan Hammersonic Festival 2024 menjadi penyelengaraan yang terbaik dari gelaran tahunan festival cadas ini. Jadwal penampilan setiap artis yang nyaris selalu tepat waktu dan ditunjang dengan sound system yang prima di setiap panggung menjadi kelebihan dari penyelenggaran Hammersonic Festival tahun ini. Namun demikian, ada yang menjadi catatan dan mendapat perhatian yaitu sedikitnya area untuk penonton untuk buang air kecil dan buang air besar sehingga menimbulkan antrian panjang mengular. Selain itu, terbatasnya ruang Musholla yang disediakan menjadi keluhan dari beberapa penonton. Semoga dalam penyelenggaraan Hammersonic Festival di tahun berikutya bisa menjadi semakin baik ke depannya.

 

Related posts

Rayakan Satu Dekade Berkarier, Isyana Sarasvati Gelar Konser Bertajuk ‘Lost in Harmony’

AQK

Jakarta International Java Jazz Festival Rayakan Ultah Ke-20 Umumkan Lineup Pertama

AQK

Coldplay Rilis “WE PRAY”, Single Kedua Album ‘Moon Music’, Kolaborasi Dengan Musisi Antar Negara

AQK

Leave a Comment