South Jakarta – Kabar duka datang dari dunia musik tanah air. Musisi dan juga produser musik, Harry Toledo, meninggal dunia pada hari Rabu, 4 November 2026 pukul 22.40 di usia 54 tahu . Berita dukacita tersebut, beredar di WAG media
“Innalilahi wainnailaihi rojiun
Telah berpulang HARRY TOLEDO pada malam ini pukul 22.40 di Serang.
Rumah duka :
Perumahan permata mansion, cluster emerald blok EB4/25 RT 02/10, Serua, Kec. Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat 16517
Mohon dibukakan pintu maaf seluas-luasnya buat beliau. Insyaallah Husnul Khotimah. aamiin”
Diketahui Almarhum menghembuskan nafas terakhir ketika sedang tampil di suatu acara.

Harry Toledo lahir pada 6 Juli 1972 di Maphosay, Indragiri Hulu. Mulai menekuni musik semenjak SD, Harry Toledo mulai memperdalam musik di Yogyakarta. Disponsori oleh Gita Wirjawan, Harry kemudian bergabung di group Cherokee dan merilis album ‘Inner Beauty’. Melalui Gita Wirjawan pula Harry tergabung di grup Bali Lounge bersama musisi dari Malaysia, Amerika Serikat, Prancis, dan Singapura.
Beberapa grup musik dan musisi nasional dan internasional yang pernah berkolaborasi dengan Harry antara lain Ireng Maulana n’ Friends, Cherokee, Bali Longe 1 & 2, Bob James, Phil Perry, Kenny Rankin, Harvey Mason, Jack Lee, Asia Beat, Incognito dan Akira Jimbo Hingga 2008, Harry tercatat telah merilis 3 album solo, yaitu Soul Emotion Bass 1 (2006), Soul Emotion Bass 2 (2007), dan Soul Emotion Bass 3 (2008).
Almarhum Harry Toledo juga diketahui merupakan Presiden Indonesian Bass Family (IBF).

