May 24, 2026
Image default
What's New

Hayley Williams Rilis Single “Good Ol’ Days”, Siap Gelar EGO NITE Jakarta

South Jakarta – Hayley Williams merilis single baru bernuansa R&B berjudul “Good Ol’ Days”. Untuk pertama kalinya Hayley membawakan langsung lagu tersebut di acara Rolling Stone ‘Musicians on Musicians’ di New York bersama Bleachers. Acara tersebut merayakan perilisan edisi November majalah Rolling Stone yang menampilkan Hayley dan Jack Antonoff dari Bleachers sebagai cover.

Single baru Hayley ini merupakan satu dari dua lagu baru yang akan hadir di tracklist final versi fisik album terbarunya ‘Ego Death at a Bachelorette Party’ yang akan dirilis pada 7 November 2025.

Untuk merayakan perilisan versi fisik album tersebut, ratusan toko musik di seluruh dunia akan menggelar acara bertajuk EGO NITE pada 5 November.

Di Indonesia, EGO NITE akan digelar di Jakarta, tepatnya di Millers Records Jakarta dan Fast Music Store yang berlokasi di lantai 1 Pasar Santa. Para penggemar setia Hayley akan berkumpul di sana untuk mendengarkan album ‘Ego Death at a Bachelorette Party’ secara penuh untuk pertama kalinya termasuk satu lagu yang belum dirilis. Mereka juga berkesempatan untuk membeli versi fisik album ini dua hari sebelum perilisan resminya pada 7 November.

Untuk informasi terbaru mengenai EGO NITE Jakarta, follow @millersrecordsjakarta dan @fastmusicstore di Instagram.

Temukan daftar lengkap kota dan toko musik yang akan berpartisipasi di EGO NITE secara global di tautan ini.

Album ‘Ego Death At A Bachelorette Party’ awalnya dirilis secara kejutan sebagai koleksi 17 single dengan urutan acak. Para fans kemudian membuat tracklisting atau urutan lagu favorit mereka sendiri dan membagikannya secara online di media sosial. Bahkan ada yang sampai membuat website hayleysingles.com di mana ribuan fans kemudian membagikan urutan favorit mereka dengan para fans lain di seluruh dunia.

Hayley kemudian merilis album tersebut pada 28 Agustus 2025 secara digital dengan 18 lagu, termasuk lagu baru berjudul “Parachute” yang hingga kini telah didengarkan lebih dari 110 juta kali sejak dirilis secara digital tujuh pekan yang lalu. Pre-order untuk versi fisik album terbaru Hayley masih dibuka.

Album ‘Ego Death At A Bachelorette Party’ diproduseri secara keseluruhan oleh Daniel James. Hayley menulis, memainkan, dan merekam berbagai instrumen di semua 18 lagu di album ini. Selain mereka, ada juga kontribusi dari Brian Robert Jones dan Joey Howard, serta kontribusi dari Jim-E Stack di lagu “True Believer” yang sukses membawa Hayley ke posisi #1 di chart Billboard Alternative Digital Sales dalam sejarah karir solonya. Setelah menyelesaikan kontrak 20 tahun lebihnya dengan Atlantic Records yang dulu Hayley tandatangani saat ia masih remaja, pada Desember 2023 Paramore akhirnya mengumumkan bahwa mereka resmi menjadi band independen. Album baru Hayley dirilis olehnya lewat Post Atlantic besutannya dan didistribusikan oleh Secretly Distribution.

Hayley telah merilis dua video musik yaitu untuk title track “Ego Death At A Bachelorette Party” yang disutradarai oleh Zachary Gray dan untuk single “Blum” yang disutradarai oleh Zac Farro (rekan satu band-nya Paramore) dan AJ Gibboney. Selain itu, awal bulan ini Hayley juga membawakan “True Believer” secara langsung di The Tonight Show with Jimmy Fallon.

Musikalitas dan talenta Hayley dipamerkan sepenuhnya lewat album barunya ini. Single “Mirtazapine” yang bernuansa alt-rock akhir dekade 90-an adalah sebuah surat cinta untuk obat anti depresan. Hayley menggunakan pendekatan lain dari segi vokal di lagu “Glum” di mana sejumlah vocal preset menghasilkan efek tertentu yang mencerminkan rasa kesepiannya. Di lagu “Whim”, Hayley menghormati kampung halamannya yaitu Nashville dari segi lirik yang ditulis di atas musik bernuansa Americana.

Sementara itu, di lagu “Ice in My OJ” kita dapat mendengar lirik-lirik paling berani dan humoris dari Williams, lengkap dengan produksi musik yang kuat. Para penggemar setia Paramore mungkin akan langsung mengenali chorus “Ice In My OJ”. Sebab, Williams pertama kali menyanyikannya pada tahun 2004 di lagu “Jumping Inside” oleh the Mammoth City Messengers.

Semua bakatnya bersatu padu di single barunya “Parachute” yang dirilis bersamaan dengan album barunya. Lagu ini mengingatkan kita akan kemampuan Williams untuk menyentuh hati, tak hanya lewat lirik-lirik penuh pengakuannya, tetapi juga delivery khas Hayley yang tak tertandingi. Album terbaru Hayley menampilkan berbagai sisi dan dinamisme musik Hayley sepanjang karirnya. Delapan belas lagu ini adalah hasil karya seorang seniman berbakat penuh hasrat, didorong oleh keinginan untuk terus mendobrak batasan genre dengan semangat eksplorasi kreatif yang kuat.

Musikalitas dan talenta Hayley dipamerkan sepenuhnya lewat album barunya ini. Single “Mirtazapine” yang bernuansa alt-rock akhir dekade 90-an adalah sebuah surat cinta untuk obat anti depresan. Hayley menggunakan pendekatan lain dari segi vokal di lagu “Glum” di mana sejumlah vocal preset menghasilkan efek tertentu yang mencerminkan rasa kesepiannya. Di lagu “Whim”, Hayley menghormati kampung halamannya yaitu Nashville dari segi lirik yang ditulis di atas musik bernuansa Americana.

Sementara itu, di lagu “Ice in My OJ” kita dapat mendengar lirik-lirik paling berani dan humoris dari Williams, lengkap dengan produksi musik yang kuat. Para penggemar setia Paramore mungkin akan langsung mengenali chorus “Ice In My OJ”. Sebab, Williams pertama kali menyanyikannya pada tahun 2004 di lagu “Jumping Inside” oleh the Mammoth City Messengers.

Semua bakatnya bersatu padu di single barunya “Parachute” yang dirilis bersamaan dengan album barunya. Lagu ini mengingatkan kita akan kemampuan Williams untuk menyentuh hati, tak hanya lewat lirik-lirik oenuh pengakuannya, tetapi juga delivery khas Hayley yang tak tertandingi. Album terbaru Hayley menampilkan berbagai sisi dan dinamisme musik Hayley sepanjang karirnya. Delapan belas lagu ini adalah hasil karya seorang seniman berbakat penuh hasrat, didorong oleh keinginan untuk terus mendobrak batasan genre dengan semangat eksplorasi kreatif yang kuat.

Lagu-lagu ini menjadi bagian dari proyek musik ketiga Hayley sebagai seorang musisi solo. Pada era pandemi COVID, Hayley merilis dua album yaitu ‘Petals For Armor’ pada 2020 dan ‘Flowers for Vases’ pada 2021. Kedua album tersebut merupakan meditasi akan rasa kehilangan dan menawarkan nuansa musik berbeda dari yang biasanya ia bawakan bersama Paramore.

Tracklist album ‘Ego Death At A Bachelorette Party’ 

1. Ice In My OJ

2. Glum

3. Kill Me

4. Whim

5. Mirtazapine

6. Disappearing Man

7. Love Me Different

8. Brotherly Hate

9. Negative Self Talk

10. Ego Death At A Bachelorette Party

11. Hard

12. Discovery Channel

13. True Believer

14. Zissou

15. Dream Girl In Shibuya

16. Blood Bros

17. I Won’t Quit On You

18. Parachute

19. Good Ol’ Days

20. ????????

Tentang Hayley Williams

Hayley Williams adalah penyanyi, penulis lagu, dan musisi peraih 3 GRAMMY® Award yang dikenal lewat perannya sebagai frontperson band rock legendaris Paramore. Kemampuan vokalnya yang luar biasa berhasil menempatkannya pada urutan #13 dalam daftar 50 Greatest Rock Singers of All Time yang menghujaninya dengan pujian sebagai berikut: “di ranah rock kontemporer, Hayley Williams adalah juaranya”. Ia kerap dijadikan sumber inspirasi oleh musisi kontemporer lainnya seperti Chappell Roan, Doechii, dan Billie Eilish. Hayley juga hadir sebagai kolaborator, di antaranya di lagu “Seein’ Stars” oleh Turnstile, “I Like It I Like It” dari Moses Sumney, dan “Castles Crumbling” dari Taylor Swift. Paramore juga menjadi musisi pembuka untuk show pertama The Eras Tour dari Taylor Swift sebelum akhirnya mereka didaulat menjadi musisi pembuka untuk tur bagian Eropa The Eras Tour.

Waktu ia masih berumur 16 tahun, Hayley membawa Paramore ke radar kita semua lewat album  ‘All We Know Is Falling’ yang tersertifikasi Gold. Album itu baru merayakan ulang tahunnya yang ke-20 minggu lalu. Album ‘Riot!’ yang dirilis pada 2007 sukses di pasaran lewat single “Misery Business” yang berhasil meraih 6 sertifikasi platinum. Pada 2009, album ‘Brand New Eyes’ dirilis dan mengukuhkan posisi mereka di skena musik rock. Album self-titled Paramore yang dirilis pada 2013 menjadi tonggakan baru dalam karir mereka dari segi komersial dan pengakuan. Single “Ain’t It Fun” dari album tersebut berhasil membuat Paramore memenangkan Grammy pertama mereka untuk kategori ‘Best Rock Song’. Album tersebut juga mendapatkan nominasi ‘Best Rock Album’.

Album ‘After Laughter’ pada 2017 menunjukkan nuansa musik lebih pop yang berawal dari single “Hard Times”. Setelah melewati masa hiatus yang cukup panjang, pada 2023 Paramore kembali lewat album ‘This Is Why’ – sebuah album alternatif dewasa yang memenangkan dua Grammy yaitu untuk kategori ‘Best Alternative Song’ dan ‘Best Rock Album’. Prestasi tersebut menjadikan Paramore sebagai band rock dengan vokalis wanita pertama yang memenangkan kategori ‘Best Rock Album’ sejak kategori tersebut hadir 31 tahun yang lalu.

Rekan Hayley di band Paramore, Zac Farro, baru-baru ini merilis karya musik secara solo menggunakan namanya sendiri. ‘Operator’ oleh Zac Farro sudah dapat didengarkan di seluruh platform streaming musik dan dirilis lewat labelnya sendiri, Congrats Records.

(SPR)

Related posts

Album ‘Nusantara’ Kolaborasi Bintang Indrianto dan Atiek CB Rilis Versi CD

AQK

NOAHFINNCE Rilis Album Perdananya ‘GROWING UP ON THE INTERNET’

AQK

Jasmeen Grace Rilis Single Emosional “Harus Lebih Indah”, Potret Perjuangan Menghapus Bayangan Sang Mantan

Angga Foster

Leave a Comment