May 12, 2026
Image default
What's New

Hayley Williams Rilis Video Klip “Glum” Sebagai Musisi Independen

South Jakarta –  Awal bulan ini, Hayley Williams mengejutkan kita semua lewat perilisan koleksi 17 single yang diproduseri oleh Daniel James. Hari ini, Hayley merilis video klip single “Glum” yang disutradarai oleh rekan satu bandnya di Paramore Zac Farro dan AJ Gibboney. Tonton video klip “Glum” lewat tautan ini.

Setelah menyelesaikan kontrak 20 tahun lebihnya dengan Atlantic Records yang dulu Hayley tandatangani saat ia masih remaja, pada Desember 2023 Paramore akhirnya mengumumkan bahwa mereka resmi menjadi band independen. Koleksi 17 lagu yang Hayley rilis secara kejutan dirilis oleh Hayley lewat Post Atlantic besutannya dan didistribusikan oleh Secretly Distribution.

Hayley dan Daniel James menulis, memainkan, dan merekam berbagai instrumen di tiap lagu dalam koleksi 17 single baru ini. Selain mereka, ada juga kontribusi dari Brian Robert Jones dan Joey Howard, serta kontribusi dari Jim-E Stack di lagu “True Believer” yang saat ini duduk di posisi #1 chart Billboard Alternative Digital Sales.

Hayley baru-baru ini juga merilis video musik “Ego Death At A Bachelorette Party” yang disutradarai oleh Zachary Gray. Kampung halaman Hayley, Nashville, menjadi latar video klip tersebut. Hayley terlihat berkeliling kota seraya ia berkontemplasi bersama politisi Justin Jones, serta bernyanyi di sebuah bar karaoke.

Musikalitas dan talenta Hayley dipamerkan sepenuhnya lewat 17 single di koleksi musik ini. Single “Mirtazapine” yang bernuansa alt-rock akhir dekade 90-an adalah sebuah surat cinta untuk obat anti depresan. Hayley menggunakan pendekatan lain dari segi vokal di lagu “Glum” di mana sejumlah vocal preset menghasilkan efek tertentu yang mencerminkan rasa kesepiannya. Di lagu “Whim”, Hayley menghormati kampung halamannya yaitu Nashville dari segi lirik yang ditulis di atas musik bernuansa Americana. Sementara itu, di lagu “Ice in My OJ” kita dapat mendengar lirik-lirik paling berani dan humoris dari Williams, lengkap dengan produksi musik yang kuat. Para penggemar setia Paramore mungkin akan langsung mengenali chorus “Ice In My OJ”. Sebab, Williams pertama kali menyanyikannya pada tahun 2004 di lagu “Jumping Inside” oleh the Mammoth City Messengers. Koleksi musik terbaru dari Hayley ini menampilkan berbagai sisi dan dinamisme musik Hayley sepanjang karirnya. Tujuh belas lagu ini adalah hasil karya seorang seniman berbakat penuh hasrat, didorong oleh keinginan untuk terus mendobrak batasan genre dengan semangat eksplorasi kreatif yang kuat.

Lagu-lagu yang ia rilis hari ini menjadi proyek ketiga Hayley sebagai seorang musisi solo. Pada era pandemi COVID, Hayley merilis dua album yaitu ‘Petals For Armor’ pada 2020 dan ‘Flowers for Vases’ pada 2021. Kedua album tersebut merupakan meditasi akan rasa kehilangan dan menawarkan nuansa musik berbeda dari yang biasanya ia bawakan bersama Paramore.

Tentang Hayley Williams

Hayley Williams adalah penyanyi, penulis lagu, dan musisi peraih 3 GRAMMY® Award yang dikenal lewat perannya sebagai frontperson band rock legendaris Paramore. Kemampuan vokalnya yang luar biasa berhasil menempatkannya pada urutan #13 dalam daftar 50 Greatest Rock Singers of All Time yang menghujaninya dengan pujian sebagai berikut: “di ranah rock kontemporer, Hayley Williams adalah juaranya”. Ia kerap dijadikan sumber inspirasi oleh musisi kontemporer lainnya seperti Chappell Roan, Doechii, dan Billie Eilish. Hayley juga hadir sebagai kolaborator, di antaranya di lagu “Seein’ Stars” oleh Turnstile, “I Like It I Like It” dari Moses Sumney, dan “Castles Crumbling” dari Taylor Swift. Paramore juga menjadi musisi pembuka untuk show pertama The Eras Tour dari Taylor Swift sebelum akhirnya mereka didaulat menjadi musisi pembuka untuk tur bagian Eropa The Eras Tour.

Waktu ia masih berumur 16 tahun, Hayley membawa Paramore ke radar kita semua lewat album ‘All We Know Is Falling’ yang tersertifikasi Gold. Album itu baru merayakan ulang tahunnya yang ke-20 minggu lalu. Album ‘Riot!’ yang dirilis pada 2007 sukses di pasaran lewat single “Misery Business” yang berhasil meraih 6 sertifikasi platinum. Pada 2009, album ‘Brand New Eyes’ dirilis dan mengukuhkan posisi mereka di skena musik rock. Album self-titled Paramore yang dirilis pada 2013 menjadi tonggakan baru dalam karir mereka dari segi komersial dan pengakuan. Single “Ain’t It Fun” dari album tersebut berhasil membuat Paramore memenangkan Grammy pertama mereka untuk kategori ‘Best Rock Song’. Album tersebut juga mendapatkan nominasi ‘Best Rock Album’.

Album ‘After Laughter’ pada 2017 menunjukkan nuansa musik lebih pop yang berawal dari single “Hard Times”. Setelah melewati masa hiatus yang cukup panjang, pada 2023 Paramore kembali lewat album ‘This Is Why’ – sebuah album alternatif dewasa yang memenangkan dua Grammy yaitu untuk kategori ‘Best Alternative Song’ dan ‘Best Rock Album’. Prestasi tersebut menjadikan Paramore sebagai band rock dengan vokalis wanita pertama yang memenangkan kategori ‘Best Rock Album’ sejak kategori tersebut hadir 31 tahun yang lalu.

Rekan Hayley di band Paramore, Zac Farro, baru-baru ini merilis karya musik secara solo menggunakan namanya sendiri. ‘Operator’ oleh Zac Farro sudah dapat didengarkan di seluruh platform streaming musik dan dirilis lewat labelnya sendiri, Congrats Records.

(SPR)

Related posts

Coldplay Umumkan Daftar Lagu ‘Moon Music’, Jadi Band Rock Penghasilan Tur Tertinggi

AQK

Snoh Aalegra Umumkan Tampil di BNI Java Jazz Festival 2024

AQK

Elsa Japasal Rilis Single “Buku Karangan”, Kisah Indah Hanya Imajinasi

Qenny Alyano

Leave a Comment