South Jakarta – Indonesia Kaya, bersama BOOW Live dan ADPRO, kembali menghadirkan #MusikalDiRumahAja melalui dua produksi terbaru yang mengangkat legenda Nusantara, Timun Mas dan Nyi Roro Kidul: Wahai Ratu Pantai Selatan. Menggabungkan unsur film dan musikal dalam format mikro-drama-musikal vertikal, kedua produksi ini melibatkan Bayu Pontiagust sebagai Sutradara Movie, Aldafi Adnan sebagai Sutradara Musikal, dan Palka Kojansow sebagai penulis. Dari sisi pemeran, Melody Asri memerankan Timun Mas dalam produksi yang telah tayang sejak 1 September 2026, sementara Galabby Thahira berperan sebagai Kanjeng Ratu Kidul dalam produksi Nyi Roro Kidul yang tayang sejak 14 Oktober 2026 melalui kanal TikTok Indonesia Kaya.
Kali ini, Indonesia Kaya mengeksplorasi cara baru untuk menghadirkan kekayaan cerita rakyat Indonesia di tengah perkembangan media digital. Format video vertikal menjadi medium alternatif untuk memperkenalkan legenda Nusantara kepada audiens masa kini, dengan tetap mempertahankan unsur drama dan musikal sebagai karakter utama #MusikalDiRumahAja.
“Melalui #MusikalDiRumahAja, kami ingin menghadirkan kekayaan cerita rakyat Indonesia dengan cara kekinian, khususnya generasi yang akrab dengan konten digital. Tahun ini, kami menghadirkan kisah Timun Mas dan Nyi Roro Kidul dalam format mikro-drama-musikalvertikal yang memadukan drama dan musik dalam durasi yang lebih ringkas. Kami melihat format ini sebagai peluang untuk membawa cerita-cerita Nusantara ke ruang digital yang semakin dekat dengan keseharian masyarakat sekaligus memberi ruang bagi cerita-cerita tersebut untuk dinikmati dari sudut pandang yang berbeda. Harapannya, kisah yang telah dikenal lintas generasi ini tidak hanya terus diingat, tetapi juga dapat menjangkau penonton baru tanpa kehilangan nilai dan kekayaan cerita yang terkandung di dalamnya,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Indonesia Kaya.
Sejak diperkenalkan pada 2020, #MusikalDiRumahAja telah menjadi salah satu upaya Indonesia Kaya untuk menghadirkan cerita rakyat Indonesia melalui pendekatan musikal dan kolaborasi lintas disiplin. Program ini terus mengeksplorasi beragam kisah dari berbagai daerah, sekaligus membuka ruang bagi seniman dan pekerja kreatif untuk menafsirkan kembali kekayaan budaya Indonesia melalui medium yang berkembang mengikuti zaman. Dalam produksi tahun ini, kolaborasi tersebut turut melibatkan alumni program Intensif Musikal Budaya (IMB) dari berbagai angkatan, yaitu Aldafi Adnan dan Palka Kojansow (batch 1), Galabby Thahira (batch 1), serta Melody Asri (batch 3). Keterlibatan alumni IMB lainnya juga mencakup berbagai peran di balik layar, seperti koreografer dan vocal director, serta para pemain yang mengisi sebagian besar peran dalam kedua musikal tersebut.


Mengadaptasi Timun Mas dan Nyi Roro Kidul, dua legenda Nusantara ke dalam format mikro-drama-musikal vertikal juga menghadirkan tantangan tersendiri dalam proses produksi. Format ini menuntut pendekatan visual yang berbeda dari film konvensional, mulai dari komposisi gambar dan pergerakan kamera hingga cara menampilkan ekspresi pemain serta membangun kedekatan penonton dengan karakter. Kedua produksi #MusikalDiRumahAja 2026 telah tersedia di kanal TikTok Indonesia Kaya, masing-masing dalam delapan episode yang membawa dua legenda Nusantara lebih dekat dengan penonton.
“Menggarap #MusikalDiRumahAja dalam format vertikal menjadi tantangan tersendiri, karena kami perlu menerjemahkan pengalaman bercerita melalui film dan pertunjukan musikal ke dalam ruang visual yang lebih terbatas. Komposisi gambar, pergerakan kamera, ekspresi pemain, hingga penempatan elemen musik harus dirancang agar tetap efektif dalam format tersebut. Di sisi lain, format vertikal juga membuka peluang untuk mengeksplorasi cara bercerita yang lebih intim, dengan membawa penonton lebih dekat pada karakter dan konflik yang mereka hadapi. Tantangannya adalah bagaimana membuat setiap adegan tetap menarik dan mengalir, sekaligus menjaga kedalaman cerita serta kekuatan musikalnya. Lewat Timun Mas dan Nyi Roro Kidul, kami mencoba menemukan pendekatan visual dan penceritaan yang sesuai dengan karakter masing-masing legenda, tanpa menghilangkan esensi cerita yang ingin disampaikan,” ujar Bayu Pontiagust, Sutradara #MusikalDiRumahAja 2026.
Timun Mas: Perjuangan Merebut Kebebasan
Legenda Timun Mas mengisahkan keberanian seorang anak perempuan dalam menghadapi ancaman Buto Ijo, raksasa yang menuntut dirinya sebagai bagian dari sebuah perjanjian. Kisah bermula ketika Mbok Randa, seorang janda yang mendambakan anak, membuat kesepakatan dengan Buto Ijo dan memperoleh biji mentimun ajaib. Dari biji tersebut lahirlah Timun Mas, dengan konsekuensi bahwa ia harus diserahkan kepada sang raksasa ketika beranjak dewasa.
Saat Timun Mas tumbuh besar dan menolak menjadi mangsa Buto Ijo pada hari ulang tahunnya yang ke-17, ia harus berjuang menghadapi ancaman yang membayangi hidupnya. Dengan petunjuk dari Dewi Sri dan empat benda ajaib pemberian seorang pertapa misterius, Timun Mas berusaha mengalahkan Buto Ijo demi merebut kembali kebebasannya.
Dalam produksi ini, Melody Asri memerankan Timun Mas, menghadirkan kembali tokoh yang telah dikenal luas dalam khazanah cerita rakyat Indonesia. Melalui perpaduan drama dan musik, kisah ini membawa penonton mengikuti perjalanan Timun Mas dalam menghadapi ketakutan, melawan ancaman, dan menentukan nasibnya sendiri.
Nyi Roro Kidul: Perjalanan Putri Kadita Menjadi Penguasa Laut Selatan
Berbeda dari kisah perjuangan Timun Mas, Nyi Roro Kidul menelusuri perjalanan Putri Kadita dari seorang putri kerajaan yang terusir hingga menjadi penguasa Laut Selatan. Dalam produksi ini, Kanjeng Ratu Kidul yang merupakan tokoh utama dalam cerita ini diperankan oleh Galabby Thahira.
Kisah bermula di Kerajaan Pakuan Pajajaran, ketika Kadita, putri kesayangan Prabu Siliwangi, menjadi sasaran kecemburuan Dewi Mutiara yang ingin memastikan putranya memperoleh takhta. Melalui ilmu sihir, Kadita dikutuk hingga menderita penyakit kulit parah dan akhirnya diasingkan oleh sang raja. Berbekal bisikan gaib dari ibunya, Kadita kemudian menuju Pesisir Selatan dan memasuki lautan. Di sana, ia terbebas dari kutukan dan terlahir kembali sebagai Nyi Roro Kidul, penguasa abadi yang memiliki kekuatan untuk menjaga laut dari keserakahan manusia.
Perjalanan Nyi Roro Kidul berlanjut saat ia bertemu Panembahan Senopati yang tengah bertapa di pesisir. Keduanya membentuk Perjanjian Dua Dunia, sebuah ikatan sakral antara penguasa daratan dan lautan untuk saling menjaga dan memelihara keseimbangan semesta. Perjanjian ini kemudian menjadi bagian penting dalam perjuangan menghadapi pasukan Pajang yang dipimpin Jaka Tingkir demi mempertahankan kedaulatan Mataram. Melalui kisah ini, penonton diajak menyelami perjalanan Kadita dalam menghadapi pengkhianatan, menemukan kekuatannya, dan menjalankan tanggung jawabnya sebagai penguasa Laut Selatan.
“Bagi kami, cerita rakyat bukan sekadar kisah yang diwariskan dari generasi ke generasi, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya yang selalu punya ruang untuk diceritakan kembali. Semoga melalui #MusikalDiRumahAja, semakin banyak orang yang tertarik mengenal cerita rakyat Indonesia dan ikut menjaga agar kisah-kisah ini terus hidup, dikenal, dan diwariskan kepa
(SPR)

