South Jakarta – Kuartet pop asal Bekasi, Jalabiya, kembali merilis karya terbarunya bertajuk “Boys of Glory”. Lagu ini menjadi penanda semangat baru mereka, sekaligus bentuk refleksi atas geliat budaya casuals dan semangat kolektif yang tumbuh subur di kalangan remaja penikmat musik dan sepak bola akhir – akhir ini.
Terinspirasi dari suasana pementasan tribute The Stone Roses yang mereka jalani secara konsisten selama tiga tahun terakhir, Jalabiya yang beranggotakan Pitra (vokal), Angga Morrissky (gitar), Dodi Pras (bass) dan Gin Atmadja (drum) menangkap energi penonton yang hadir dengan gaya khas terrace wear, lengkap dengan tracktop, sneakers klasik, dan scarf bola. Fenomena tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam lagu dengan semangat anthemik yang membakar.
“Setiap manggung, saya lihat penonton, kebanyakan anak muda, datang dengan gaya casuals dan aura kebersamaan yang kuat. Dari situ muncul dorongan untuk menulis lagu yang mewakili semangat mereka,” ungkap Angga Morrissky, gitaris sekaligus penulis lagu utama Jalabiya.


“Boys of Glory” hadir sebagai rallying cry, seruan penyemangat bagi generasi muda untuk bersatu, bergerak, dan tidak terpaku pada masa lalu. Dengan lirik yang optimis dan aransemen yang menggugah, lagu ini merayakan persatuan, kebanggaan, dan perjuangan dalam meraih kemenangan dimasa depan.
Diproduseri secara mandiri dan dirilis secara digital, “Boys of Glory” sudah dapat dinikmati di seluruh platform streaming mulai akhir Juni 2025. Bersamaan dengan itu, video lirik resmi, juga akan dirilis di kanal YouTube Jalabiya, menampilkan visual yang memperkuat pesan lagu secara emosional.
“Boys of Glory” bukan sekadar lagu, melainkan sebuah pernyataan identitas, tentang kebersamaan, semangat juang dan merayakan kemenangan dalam versi masing-masing.
(SPR)

