May 8, 2026
Image default
What's New

James F. Sundah, Pencipta Lagu “Lilin-Lilin Kecil”, Tutup Usia

South Jakarta – Dunia musik tanah kembali berduka. Musisi legendaris  pencipta lagu “Lilin-Lilin Kecil”, James Freddy Sundah atau dikenal dengan James F.Sundah, meninggal dunia pada 7 Mei 2026 di New York, Amerika Serikat di usia 70 tahun. Kabar duka tersebut disampaikan melalui WAG media musik.

*KABAR DUKACITA*

Telah berpulang ke Rumah Bapa di Surga dengan tenang, suami, papa, kakak, adik, saudara, sahabat kita tercinta:

*Bapak James Freddy Sundah* pada hari Kamis, 7 Mei 2026, pada pk. 11:28 am waktu New York EST pada usia 70 tahun.

*Viewing dan ibadah* akan diadakan pada Minggu, 10 Mei 2026 pk. 15:00-20:00 pm New York EST di:

📝 Schwartz Brothers Memorial Chapel

114-03 Queens Boulevard

Forest Hills, NY 11375

*Ibadah pelepasan* untuk pemakaman dilangsungkan pada Senin, 11 Mei 2026 pk. 09:00 am New York EST dari Funeral Home, dilanjutkan dengan pemakaman di:

📝 St. John Cemetery, 80-01 Metropolitan Ave, Middle Village, NY 11379

Kiranya Tuhan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta penghiburan dari Tuhan Yesus Kristus.

 

_Kami yang berduka,_

Priscillia Sundah Suntoso (Lia)

Erickjuno Jacob

Berserta keluarga besar.

*Dress code: merah, ungu, biru dan oranye atau ada unsur warna tersebut, bukan hitam / putih

Penerimaan bunga duka di Funeral home paling lambat jam 3 pm hari Minggu, 10 Mei 2026.”

 

 

James F.Sundah dilahirkan Semarang, Jawa Tengah pada 1 Desember 1955. Sejak kecil beliau telah ikut berkegiatan bermusik bersama sang Ayah, Alfred Sundah. Bahkan James F.Sundah telah ikut rekaman saat masih belia.Pada tahun 1977,James F. Sundah meraih terobosan dengan memenangkan penghargaan “Pilihan Favorit Pendengar” dalam Lomba Cipta Lagu Remaja (LCLR) yang diselenggarakan oleh Radio Prambors. Kompetisi dan lagu tersebut sering dianggap sebagai titik balik era pop dalam industri musik Indonesia. “Lilin-lilin Kecil” menduduki puncak tangga lagu Indonesia selama lebih dari satu tahun dan melambungkan nama Chrisye. Pada akhir tahun 1970-an, Sundah berkolaborasi dengan Yockie Soerjoprajogo dalam album Jurang Pemisah (Jurang yang Terputus). Album tersebut dianggap sebagai barang koleksi dan bernilai tinggi bagi kolektor Indonesia. [rujukan diperlukan]

Ia juga dikenal karena menemukan bakat-bakat Vina Panduwinata, Ruth Sahanaya, dan Krisdayanti, yang semuanya dianggap sebagai diva-diva Indonesia. Sepanjang kariernya, ia telah bekerja dengan berbagai musisi, termasuk Vina Panduwinata, January Christy, Sheila Majid (Malaysia), Ismi Azis, Fairuz Hussein (Malaysia), Blue Diamond (Belanda), Victor Wood (Filipina), Ruth Sahanaya, Krisdayanti, Chrisye, Yockie Soerjoprajogo, Erwin Gutawa, dan banyak lainnya. Sundah berperan penting dalam pembentukan grup Suara Persaudaraan pada tahun 1986, yang menurut sebuah artikel Rolling Stones, dianggap sebagai “jambore” musisi terbesar sepanjang masa. Sundah berpartisipasi dalam Pacific Harmony pada tahun 1995, dan berkolaborasi dengan artis dari AS dan Eropa termasuk Lois Walden dan Cathy Dennis. Bersama Titiek Puspa, Ahmad Albar, Bimbim Slank, Nicky Astria, Iwan Fals, Doel Sumbang, Franky Sahilatua dan Scorpions, ia menulis “When You Came Into My Life”, di album mereka tahun 1996, Pure Instinct. Lagu tersebut kemudian dirilis ulang sebagai single dan diproduseri oleh produser pemenang penghargaan, David Foster.

Selamat jalan James F. Sundah.

Related posts

Uncle Aie Rilis Debut Single “Jika Memang” Bersama ASKII Music Indonesia

AQK

Dere Cerita Tentang Jatuh Cinta dan Patah Hati di Album Ke-2, ‘Berbunga’

AQK

Elijah Woods Rilis Single Baru “2 thousand 10” Bernuansa Pop Rock

AQK

Leave a Comment