South Jakarta -Untuk anda para penggemar musik 80-an dan 90-an, pastinya tidak akan melewatkan konser yang satu ini. DEHENG HOUSE bersama DMC Production mempersembahkan TRIBUTE TO 2D, konser penghormatan terhadap perjalanan karya dan persahabatan dua musisi penting Indonesia, Deddy Dhukun dan Dian Pramana Poetra, yang akan digelar pada 26 Agustus 2026 di deCONCERT Room – Lantai 4 DEHENG HOUSE, Kemang, Jakarta Selatan. Konser akan ini menghadirkan Deddy Dhukun sebagai Main Tribute, bersama Wijaya 80, Pesona Tiga Suara, Andien, dan Sandhy Sondoro sebagai Guest Performers yang akan membawakan kembali sejumlah lagu hits dan karya pilihan 2D dalam beragam interpretasi musikal.
Seperti diketahui, nama 2D menjadi salah satu grup musik yang menghiasi blantika musik Indonesia di era 80-an dengan beberapa hits seperti “Keraguan”, “Masih Ada”DNA dan “Semua Jadi Satu” bersama almarhumah, Malyda. Dalam acara konferensi pers konser TRIBUTE TO 2D yang digelar pada Senin (20/7). Deddy Dhukun menjelaskan,
“Konser akan digelar untuk mengenang karya-karya saya bersama 2D. Karena generasi sekarang mungkin tidak tahu ada grup 2D di musik Indonesia. Lagu-lagu kami masih dinyanyikan sampai sekarang. Semua yang tampil adalah sahabat-sahabat saya yang dengan tulus mengikuti perjalanan karya kami.’
Sementara dari pihak DEHENG House yang diwakili Amelia Ananda Abadi selaku Direktur DEHENG House mengungkapkan, “Konser Tribute 2D menjadi penghormatan untuk karya-karya Om Deddy dan almarhum Dian Pramana Poetra. DEHENG House akan akan selalu menjadi ruang bagi musisi Indonesia untuk berkarya.”


Pemilihan nama-nama yang akan tampil mewakili karakter dan generasi musikal yang berbeda. Wijaya 80 membawa semangat musik era 1980-an dengan pendekatan segar yang mampu menjembatani nostalgia dan generasi baru. Andien, dengan karakter pop-jazz dan interpretasi musikalnya yang elegan, akan memberikan perspektif baru terhadap kekayaan harmoni karya 2D
Sementara Sandhy Sondoro menghadirkan kekuatan vokal soulful dan emosional yang memberi warna berbeda pada lagu-lagu 2D.
Salah satu bagian paling personal dalam konser ini adalah kehadiran Pesona Tiga Suara, yang beranggotakan dua putra Deddy Dhukun dan
satu putra Dian Pramana Poetra. Kehadiran mereka menjadi simbol kuat dari regenerasi: jika dahulu kedua ayah mereka dipertemukan oleh persahabatan dan musik, kini generasi putra mereka berdiri bersama untuk meneruskan karya dan semangat yang telah diwariskan.
Melalui TRIBUTE TO 2D, lagu-lagu yang telah dikenal publik akan hadir kembali dengan interpretasi berbeda tanpa meninggalkan jiwa karya aslinya. Pertemuan Deddy Dhukun dengan musisi lintas generasi menjadikan konser ini bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga tentang bagaimana sebuah karya dapat terus relevan di masa depan.
Bagi DEHENG HOUSE dan DMC Production, TRIBUTE TO 2D merupakan bagian dari komitmen untuk memberikan ruang bagi apresiasi terhadap karya dan sejarah musik Indonesia, sekaligus mendorong regenerasi
serta kolaborasi lintas generasi.
Nama 2D bukan sekadar kolaborasi dua musisi, tetapi juga cerita tentang persahabatan Deddy Dhukun dan Dian Pramana Poetra yang melahirkan karya-karya berkarakter kuat dalam perjalanan musik Indonesia. Perpaduan pop, jazz, soul, harmoni yang khas, serta lirik yang dekat
dengan kehidupan membuat karya mereka tetap dikenang lintas generasi. TRIBUTE TO 2D dihadirkan bukan semata sebagai nostalgia, melainkan sebagai upaya menjaga warisan musik Indonesia agar terus hidup, dimainkan, dan diperkenalkan kepada generasi baru. Kepergian Dian Pramana Poetra meninggalkan kehilangan besar, namun karya yang diciptakannya bersama Deddy Dhukun tetap hidup. Konser ini menjadi penghormatan terhadap perjalanan tersebut sekaligus perayaan bahwa sebuah karya besar dapat terus menemukan kehidupan baru dari
generasi ke generasi.

Tiket konser ‘TRIBUTE To 2D’ dibandrol sebagai berikut,
Platinum : Rp 1.500.000
Gold : Rp 1.000.000
Silver: Rp. 500.000

