Velodrome – Baru beberapa hari ini Indonesia kehilangan salah satu penyanyi pop berbakat, Mike Mohede meninggal dunia karena serangan jantung. Hari ini dunia rock berduka, Krisna J Sadrach seorang musisi rock Indonesia tutup usia. Krisna benama lengkap Mohammad Ridwan Khrisna ini dikabarkan sejak sebulan belakangan sakit kanker paru-paru dan dirawat di sebuah rumah sakit di Jakarta.
Dalam karirnya Krisna selain pembetot bass dari band Trash Metal ternama Sucker Head juga sempat memproduseri Ungu dan DMasiv serta menjadi tutor dikompetisi-kompetisi musik tingkat nasional sekelas A Mild Most Wanted.
[caption id="attachment_11781" align="alignnone" width="720"]
Foto : dapurletter.com[/caption]
Sejak tahun 1987, Krisna membentuk Sucker Head bersama Irfan Sembiring (gitar), Krisna J Sadrach (bass) dan Yaya Wacked (vokal) hingga saat ini beliau masuk kedalam jajaran rocker terbaik Indonesia. Selain Sucker Head, Krisna juga sempat membantu Rotor, sebuah band bergenre yang sama.
[caption id="attachment_11782" align="alignnone" width="330"]
Twit dari Oddie Getah[/caption]
Beberapa ucapan bela sungkawa ditulis dalam akun twitter para sahabat rocker diantaranya Roy Jaconiah menulis “Selamat jalan saudaraku humble giant rocker Krisna J Sadrach, GOD loves you,” ucap Roy Jeconiah, @Jecovox.
Sosok Krisna dikenal begitu hangat dan suka berbagi ilmu dalam bermusik baik saat dipanggung maupun saat menjadi seorang produser, tak jarang musisi-musisi rocker di era 2000an menyebutnya sebagai salah satu guru dalam panggung maupun produksi musik.
Setelah tak begitu aktif bermain musik, Krisna membuat sebuah event organizer yang diberi nama Revision Live. Inilah yang menjadi cikal bakal perhelatan festival musik metal terbesar di Indonesia, Hammersonic Festival.
Selamat Jalan Krisna, semoga mendapatkan tempat terbaik disisi Allah Swt.]]>
