April 17, 2026
Image default
Editor's PicksWhat's New

Laufey Rilis Single Baru “How I Get”, Umumkan Deluxe Album ‘A Matter of Time: The Final Hour’

South Jakarta – Musisi, komposer, produser, dan multi-instrumentalis pemenang dua Grammy Awards asal Los Angeles berdarah Islandia-Tiongkok, Laufey, resmi mengumumkan ‘A Matter of Time: The Final Hour’, edisi deluxe dari album ‘A Matter of Time’ yang baru saja membawanya meraih GRAMMY® Awards keduanya awal tahun ini. Proyek album ekspansi ini akan dirlis pada 10 April melalui AWAL/Vingolf Recordings dan menghadirkan empat lagu tambahan, termasuk single terbaru “How I Get” yang telah dirilis hari ini.

“How I Get” bercerita tentang seseorang yang biasanya disiplin dan terkendali, namun berubah saat berhadapan dengan satu orang tertentu. Melalui lagu ini, Laufey menggambarkan bagaimana perasaan bisa membuat kita kembali melakukan hal-hal yang dulu berjanji tidak akan diulangi, menangkap sisi rapuh dari emosi yang kerap lebih kuat dari logika dalam narasi yang personal dan reflektif.

Diproduseri bersama Spencer Stewart, dan Aaron Dessner (Taylor Swift, Ed Sheeran), ‘A Matter of Time: The Final Hour’ merekam fase kebangkitan emosional Laufey saat ia merangkul kecemasan dan kerentanan yang hadir bersama pengalaman cinta yang nyata dalam berbagai bentuk. Edisi deluxe ini akan membuat total lima belas lagu dari album aslinya serta empat lagu yang belum pernah dirilis.

Laufey – A Matter of Time – The Final Hour – Album Artwork -Credit- Emma Craft}

Awal bulan ini, Laufey kembali mencatatkan prestasi di ajang GRAMMY® Awards ke-68 dengan memenangkan kategori Best Traditional Pop Vocal Album lewat albumnya, ‘A Matter of Time’. Kemenangan ini menandai kedua kalinya ia meraih piala di kategori yang sama, setelah sebelumnya pada tahun 2024 memenangkan kategori ini melalui album keduanya ‘Bewitched’, yang sekaligus menjadikannya musisi termuda yang pernah menerima penghargaan tersebut. Pada bulan Januari lalu Laufey menerima gelar kehormatan Order of the Falcon dari Presiden Islandia, Halla Tómasdóttir.

Saat ini Laufey juga tengah menjalani tur ‘A Matter of Time’ di Inggris dan Eropa dengan sejumlah tanggal yang telah terjual habis.

Selain itu, buku anak pertamanya ‘Mei Mei The Bunny’ akan dirilis pada 21 April melalui Penguin Random House, sementara album live ‘A Matter of Time: Live at Madison Square Garden’ dijadwalkan rilis pada 18 April dalam rangka Record Store Day.

Laufey – How I Get – Photo Credit Emma Craf

Tentang Laufey

Laufey (dibaca lay-vay) telah memikat generasi baru lewat lagu-lagu tentang cinta dan pencarian jati diri, menghadirkan visi pop yang diperkaya sentuhan jazz dan musik klasik. Dibesarkan antara Reykjavík dan Washington, D.C., ia mulai belajar piano dan cello sejak kecil sebelum melanjutkan studi di Berklee College of Music. Di sana ia menulis EP debutnya, ‘Typical of Me’ (2021), dengan single “Street by Street” yang debut di posisi No. 1 radio Islandia yang akhirnya menjadi awal dari rangkaian pencapaian global yang terus berkembang.

Kini, Laufey telah mencatat hampir 7 miliar streams secara global dan memiliki lebih dari 25 juta pengikut di media sosial. Ia memegang rekor sebagai debut album jazz terbesar dalam sejarah Spotify, mengoleksi berbagai sertifikasi Platinum, masuk daftar Forbes 30 Under 30, serta dinobatkan sebagai salah satu TIME’s Women of the Year 2025.

Laufey telah menjual habis tiket konser di panggung ikonik seperti Hollywood Bowl, Radio City Music Hall, Madison Square Garden, Crypto.com Arena, dan Royal Albert Hall di London. Ia juga tampil bersama LA Philharmonic, National Symphony Orchestra, dan China Philharmonic Orchestra; berbagi panggung dengan Noah Kahan, Hozier, Jon Batiste, dan Raye; serta berkolaborasi dengan Barbra Streisand, Role Model, Beabadoobee, dan Norah Jones.

Setelah tur sold-out di Asia dua tahun lalu, termasuk Singapura, Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, Jepang, dan Taipei, Laufey terus memperkuat posisinya sebagai fenomena global. Kawasan ini juga menjadi salah satu pasar terkuatnya, dengan Filipina, Indonesia, dan  Malaysia masuk dalam 10 negara top streamsnya  secara global.

(SPR)

Related posts

Blackpink Rilis Single Baru “Jump” Jelang Tur Dunia Termasuk Jakarta

AQK

Hammersonic Festival 2026 Tetap Digelar, Harga Tiket Turun, Lineup Baru

Qenny Alyano

AKB48 Umumkan Sister Group Malaysia KLP48, Begini Syarat Pendaftaran Anggota

AQK

Leave a Comment